[Review Buku] Pemanfaatan Data Penginderaan Jauh untuk Pertanian dan Kehutanan

Penginderaan jarak jauh (inderaja) untuk pertanian dapat dijadikan sebagai salah satu solusi yang efektif untuk menyelesaikan beragam masalah di bidang pertanian secara umum di Indonesia. Di sini, akan dijabarkan secara detail agar Anda sekalian yang masih awam bisa memahaminya lebih jauh.

Buku ini merupakan hasil dari kerja sama antara Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) dengan penerbit IPB Press. Dalam cetakan pertamanya di tahun 2017, tidak dicantumkan nama penyusun dari buku tersebut. Hanya tertulis editornya saja. Hal ini disebabkan oleh bukunya berisi kumpulan beberapa penelitian yang diambil dari studi kasus di berbagai wilayah Indonesia.

Tentu saja penelitiannya melibatkan data penginderaan jauh yang dimanfaatkan dalam bidang pertanian. Dari beberapa penelitian itulah, bisa diketahui hasilnya bahwa penginderaan jauh memang bermanfaat dalam mencarikan solusi dari masalah pertanian dan kehutanan di berbagai pelosok Indonesia.

Adapun solusi yang juga bisa diterapkan untuk masalah-masalah yang sama di daerah lain yakni menentukan klasifikasi areal tanaman padi, perubahan penggunaan lahan, identifikasi potensi konflik penggunaan lahan, dan lain sebagainya. Setiap penelitian yang ditulis di buku ini lengkap dari awal hingga akhir, mulai dari judul penelitian hingga daftar pustaka. Dengan begitu, Anda bisa membaca dan memahaminya lebih jelas.

Ilustrasi 1 : Potensi penggunaan areal pertanian

Pendahuluan Buku

Awal pembahasan buku dimulai dari pengertian penginderaan jauh. Menurut American Society of Photogrammetry, penginderaan jauh adalah pengukuran atau perolehan informasi dari beberapa sifat objek atau fenomena. Pengukuran tersebut menggunakan alat perekam yang secara fisik tidak terjadi kontak langsung dengan objek atau fenomena yang dikaji.

Mungkin definisi tersebut dapat disederhanakan, penginderaan jauh adalah pengukuran, perekaman, dan pengambilan data yang dilakukan di permukaan bumi dari atas dengan bantuan alat perekam atau kamera digital. Sementara untuk pengambilan data atau foto tersebut, tentu saja membutuhkan wahana atau peralatan.

Pada zaman dulu, perekaman data digital menggunakan balon udara yang diterbangkan ke atas. Ada juga metode yang menggunakan pesawat udara untuk mengambil foto dari atas.

Sekarang, sudah ada drone atau pesawat tanpa awak yang juga bisa dimanfaatkan untuk mengambil data digital di permukaan bumi. Bahkan, inderaja juga melibatkan satelit yang mengorbit di luar angkasa atau di luar atmosfer bumi. Satelit tersebut bisa merekam dan mengambil data permukaan bumi, lalu mengirimkannya di database pusat.

Penginderaan Jarak Jauh untuk Pertanian

Keterkaitannya dengan Pertanian dan Kehutanan

Bidang pertanian merupakan salah satu sektor kehidupan manusia yang sangat penting karena menyangkut ketahanan pangan. Begitu juga dengan bidang kehutanan yang berpengaruh penting bagi kehidupan manusia. Kehutanan lebih dilihat dari faktor lingkungannya yang secara langsung atau tidak mempengaruhi kehidupan seluruh makhluk hidup di bumi. Tak terkecuali, hewan dan tumbuhan.

Kedua bidang tersebut yang menyajikan data-data fisik yang bisa dijadikan acuan penelitian. Sementara itu, tujuan akhir dari semua penelitian tersebut adalah memberikan solusi bagi berbagai permasalahan yang menyangkut bidang pertanian dan kehutanan. Nah, di sinilah inderaja bisa masuk dan menjadi komponen penting untuk menyuksesan penelitian di bidang pertanian dan kehutanan yang dilakukan oleh banyak orang.

Ternyata, manfaat penginderaan jauh untuk pertanian dan kehutanan begitu besar. Bukan hanya bagi orang per orang saja yang kebetulan beraktifitas di kedua bidang tersebut. Namun, bisa menjadi sumbangsih dan rekomendasi untuk wilayah negara tertentu agar dapat menentukan arah kebijakan yang benar.

Dengan kata lain, hasil penelitian yang dilakukan dalam buku ini bisa dijadikan dasar dan acuan bagi pemerintah daerah maupun kota di seluruh Indonesia untuk menentukan kebijakan strategisnya di bidang pertanian dan kehutanan di wilayahnya masing-masing. Anda pun bisa membaca keseluruhan penelitian tersebut di buku ini.

Baca Juga : [Review Buku] Lahan Rawa, Sifat dan Pengelolaan Tanah Bermasalah Sulfat Masam

Penelitian yang Dibahas di dalam Buku

Ada beberapa penelitian mengenai penginderaan jauh untuk pertanian dan kehutanan yang dilakukan oleh para akademisi dari LAPAN dan IPB. Semua penelitiannya berbasis pada ilmu sains atau ilmu pengetahuan alam secara umum. Sangat menarik dan menginspirasi terutama bagi para mahasiswa atau akademisi di program studi terkait yang ingin melakukan penelitian untuk menyelesaikan tugas akhirnya atau tujuan lainnya. Berikut beberapa judul penelitian yang bisa Anda baca selengkapnya dalam buku ini, yakni :

  1. Akurasi Klasifikasi Areal Tanaman Padi Berdasarkan Fase Menggunakan Data Landsat 8, Studi Kasus di Pangkajene Kepulauan, Sulawesi Selatan.
  2. Penentuan Training Sampel pada Metode Segmentasi untuk Klasifikasi Sawah dan Non-Sawah Menggunakan Data SPOT-6 (Kabupaten Maros, Sulawesi Selatan).
  3. Kalibrasi Reflektansi Data Landsat 8 dengan Menggunakan Alat Spektrometer.
  4. Perubahan Penutup/Penggunaan Lahan di Kabupaten Bekasi Jawa Barat Menggunakan Data Landsat Tahun 1990 – 2013.
  5. Pemanfaatan Data Landsat 8 untuk Identifikasi Lahan Hutan, (Studi Kasus: Lombok).
  6. Klasifikasi Multi-Temporal Hutan dan Non-Hutan Menggunakan Data Mosaik Landsat untuk Mengisi Piksel Kosong (Studi Kasus: Kabupaten Tanah Bumbu dan Tanah Baru, Kalimantan Selatan).
  7. Analisis Kawasan Hutan untuk Identifikasi Potensi Konflik Pemanfaatan Ruang, Studi Kasus Provinsi Kalimantan Selatan.
  8. Analisis Perubahan Debit Aliran Permukaan Daerah Tangkapan Air Singkarak, Sumatra Barat, 2000 – 2011 dengan Menggunakan Data Landsat

Drone PertanianIlustrasi 3 : Pengambilan gambar oleh drone

Itulah beberapa judul penelitian penginderaan jauh untuk pertanian dan kehutanan yang bisa Anda baca secara detail di buku ini yang memang disajikan sangat lengkap. Tidak ada salahnya membacanya untuk menambah pengetahuan di bidang inderaja. Dimana bidang ini semakin populer seiring perkembangan teknologi yang menyertainya. Pasalnya, sekarang inderaja tidak bisa dilepaskan dari teknologi berbasis komputerisasi untuk mengolah data digitalnya.

Baca Juga : [Review Buku] PERTANIAN ORGANIK (Persyaratan, Budidaya, dan Sertifikasi)

Kekurangan Buku Ini

Dilihat dari isi bukunya, tak perlu diragukan lagi kelengkapan dan detail substansi yang disajikan dari tiap judul atau laporan penelitian. Semua sudah lengkap, terstruktur, dan sesuai dengan format penulisan penelitian ilmiah pada umumnya. Dengan begitu, Anda dapat membacanya dengan nyaman.

Akan tetapi, bagi orang yang awam di bidang ini, tentu kurang menarik karena cukup banyak istilah yang tidak populer dan familiar. Berbeda dengan mereka yang memang belajar dan berprofesi di bidang ini, mereka pasti menyukainya karena menambah pengetahuan sekaligus inspirasi untuk melakukan penelitian dengan konsep atau tema yang sama.


Buku ini diterbitkan tahun 2017 oleh IPB Press. Tidak menutup kemungkinan distribusinya hanya untuk kalangan-kalangan terbatas atau tidak di seluruh Indonesia. Dengan begitu, Anda mungkin kesulitan untuk menemukan bukunya dalam format hardcopy kecuali Anda berkunjung langsung ke kantor atau toko yang dimiliki IPB Press.

Namun, tak perlu khawatir, Anda dapat memiliki buku berjudul Pemanfaatan Data Penginderaan Jauh untuk Pertanian dan Kehutanan ini dalam format softcopy atau digital. Tentu saja, Anda perlu menemukan situs yang menyediakannya, lalu bisa diunduh secara gratis.

Penulis : Arifin Totok

Sudah download aplikasi Pak Tani Digital? Silahkan klik di sini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.