Cara Mudah Tanam Bawang Merah Secara Hidroponik

Bawang merah adalah tanaman asli indonesia. Tanaman ini merupakan jenis tanaman umbi umbian. Tepatnya umbi lapis. Bawang merah terdiri dari berbagai lapisan umbi yang saling melekat dan menyatu.

Bawang merah juga termasuk dalam kategori tanaman rempah rempah. Sebagai rempah rempah, bawang merah memiliki fungsi sebagai penambah cita rasa pada masakan.

Untuk teknik penanaman sendiri, mayoritas petani masih menggunakan cara lama. Yaitu cara tradisional dengan menggunakan media tanah . dan bahkan sistem pengairannya tidak sedikit yang masih mengandalkan air hujan.

Baca: 3 Inspirasi Cantik dari Produk Pertanian

Adakah media lain yang dapat digunakan sebagai media penanaman bawang merah?

Bawang Merah Hidroponik dengan Media Kotak Telur

Jawabannya ada. Salah satunya adalah dengan media kotak telur. Bagaimana caranya? Mari simak penjelasan berikut ini:

  1. Persiapan bibit.
  2. Pilihlah bibit dengan kualitas baik. Ciri cirinya yaitu tidak memiliki cacat, berukuran besar, dan sudah tua.
  3. Siapkan gelas plastik atau wadah lain lalu di isi air hingga agak penuh.
  4. Tusukkan lidi ditengah- tengah umbi bawang dan gantungkan bawang di atas gelas dengan mengaitkan ujung lidi pada mulut gelas.
  5. Usahakan bagian akar bawang merah terendam air namun jangan sampai seluruh bagian umbi terendam. Cukup bagian akarnya saja.
  6. Tempatkan media pembibitan di tempat yang gelap.
  7. Tunggu hingga muncul tunas sekitar 2 hingga 5 cm . dan bibit siap untuk ditanam.
  8. Media tanam
  9. Siapkan cairan nutrisi hidroponik atau pupuk cair kemudian campurkan dengan air yang sudah di campur dengan tumbukan bawang merah.
  10. Siramkan campuran cairan tersebut pada media kotak telur agar merangsang pertumbuhan akar bawang merah dan mempermudah bawang merah untuk beradaptasi.
  11. Tumpuklah 5 hingga 6 buah kotak telur menjadi satu serta pastisak kotak telur tidak terbuat dari plastik dan kondisinya masih baik.
  12. rendamlah tumpukan kotak telur tersebut dengan cairan yang telah kita campur tadi. Usahakan semua lapisan terendam .
  13. Angkatlah kotak telur dari rendaman. Diamkan sehingga tidak ada cairan tergenang pada permukaan kotak telur namun masih dalam kondisi lembab.
  14. Campurkan sekan, tanah yang memiliki tekstur gembur, dan pupuk kandang atau kompos dengan perbandingan 1:1:1.
  15. Isilah cekungan kotak telur dengan campuran sekam, tanah dan kompos tadi.
  16. Penanaman bibit bawang merah
  17. Setelah media tanam siap, anda bisa mulai membuat lubang tanam pada media tanam menggunakan alat seperti sekop kecil ataupun dengan tangan anda.
  18. Setelah itu, anda bisa mengambil bibit yang telah siap ditanam, sebelumnya pastikan anda telah melepaskan lidi yang menancap pada umbi bawang dan mencuci bibit dengan air bersih terlebih dahulu.
  19. Setelah bibit siap, masukkan bibit pada lubang tanam dan tutupi lubangnya menggunakan tanah campuran yang sama. Jangan lupa untuk memadatkan tanah terlebih dahulu agat bibit dapat berdiri kokoh.
  20. Perawatan
  21. Untuk penyiraman pada 3 hari pertama setelah masa tanam, anda bisa menyiramnya dengan air biasa menggunakan media spray.
  22. Untuk hari berikutnya akan lebih baik jika anda menyiramnya dengan cairan nutrisi.
  23. Adapun alternatif lain jkika anda tidak bisa menemukan cairan nutrisi yang tepat, anda bisa menyiram tanaman bawang menggunakan cairan teh, cairan kulit telur yang diblender dan air cucian beras.

Itulah cara menanam bawang merah dengan sistem hidroponik, keuntungannya selain menghemat lahan juga lebih mudah mengurusnya dan bisa dilakukan secara sambilan.

Baca: Berkebun! Cara Sederhana Mengatasi Baby Blues Sindrom

Penulis Rusdi


Sudah download aplikasi Pak Tani Digital? Klik di sini

Solusi Digital Pertanian Indonesia | Mempertemukan petani dan pembeli akhir produk pertanian Indonesia - Sejahteralah Petani Indonesia

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Back to Top