Kenali 3 Teknologi Sensor Pada Lahan Sawah

Dalam kegiatan sehari-hari, mungkin kita sudah tidak asing dengan teknologi sensor, secara zaman sekarang gitu loeh!. Contoh sederhana yang kita temukan sehari-hari adalah teknologi sensor pada kartu seperti kartu ATM, Voucher, hingga sensor sidik jari pada Smartphone.

Teknologi sensor diartikan sebagai alat yang dapat merespon kondisi tertentu secara otomatis dengan menggunakan sistem kendali dan sistem kontrol yang merupakan kumpulan alat dengan  kemampuan mengendalikan, memerintah, dan mengatur keadaan dari satu sistem.

Saat ini, teknologi sensor juga sudah banyak digunakan pada dunia pertanian atau yang dikenal dengan “Smart Farming”. Petani yang sudah mengenal dan mampu menggunakan smartphone dapat dengan mudah memantau kondisi lahan dan tanamannya dari rumah.

Tidak hanya memantau, dengan menggunakan teknologi sensor pada lahan sawah dan tanaman, petani bisa mendapatkan informasi dan rekomendasi tindakan yang harus dilakukan dalam menghadapi kondisi tertentu pada lahan maupun tanamannya. Pesan akan otomatis diterima oleh smartphone, apabila kondisi lahan atau tanaman mengalami masalah.

Berikut ini adalah teknologi sensor pada lahan sawah yang sudah dan sedang dikembangkan:

Soil and Weather Sensor (Sensor Tanah dan Cuaca)

Teknologi ini diperkenalkan oleh PT. Mitra Sejahtera Membangun Bangsa (MSMB) pada 24 September 2018 dengan konsep bernama “Smart Farming 4.0”.

Alat sensor ditempatkan pada lahan sawah dan secara otomatis akan mengirim informasi berupa pesan yang diterima oleh smartphone petani. Alat ini akan melaporkan kondisi tanah dan cuaca terbaru secara akurat sehingga petani dapat mengetahui keadaan dan kebutuhan serta tindakan yang harus dilakukan pada lahan dan tanaman. Selain itu, juga tidak terjadi kesalahan dalam pemberian perlakuan seperti pengairan, penyemprotan pestisida, dan pemupukan.

Soil & Weather Sensor MSMB Indonesia
Foto: msmbindonesia.com

Teknologi Soil and Weather Sensor juga dapat memprediksi serangan hama dan penyakit sehingga petani dapat menghindari terjadinya serangan hama dan penyakit pada satu musim pada tanaman mereka.

Baca juga: Sensor Cerdas dalam Dunia Pertanian

Teknologi Pengairan Otomatis Berbasis Mikrokontroler

Alat ini terpasang dan terhubung dengan pintu sistem irigasi Primer, Sekunder, Tersier, hingga saluran pembuangan sehingga mampu mengontrol debit air yang mengalir ke sawah secara otomatis. Petani tidak perlu bersusah payah mendatangi irigasi untuk membuka dan menutup pintu air irigasi sawah mereka.

Teknologi Otomatis Irigasi Pipa Lahan Sawah Berbasis Tenaga Surya

Dengan berlatar belakang kondisi sumber daya air yang semakin terbatas dan terganggu akibat perubahan iklim dan degradasi lingkungan, kebutuhan air untuk semakin terbatas. Lahan sawah sangat bergantung pada ketersediaan air untuk tanaman padi dapat berproduksi secara maksimal.

Untuk itu, teknologi ini diperkenalkan supaya penggunaan air yang terbatas dapat dioptimalkan. Teknologi ini mengacu pada kendali tinggi permukaan air di lahan sawah. Pengaturan tinggi air menggunakan rotasi kran air elektris Valworx 561086 dan mikrokontroler Alduino Uno ATMega328P dengan perancangan sistem perpipaan jaringan irigasi otomatis di lahan sawah.

Dengan adanya teknologi ini, petani dapat dengan mudah mengatur tinggi muka air di lahan sawah, sekaligus meningkatkan efisiensi penggunaan air irigasi dan efisiensi tenaga kerja.

Baca juga: Mengenal Sistem Irigasi Otomatis Tanpa Kabel (Wireless Sensor Network)


Ketiga sistem sensor untuk lahan sawah yang sudah dan sedang dikembangkan tersebut akan mengubah banyak hal dalam kegiatan pertanian. Tidak hanya meningkatkan produksi dan efisiensi kegiatan pertanian, namun akan mengubah citra petani sebagai individu yang berada di level bawah.

Metode Smart Farming akan terus berkembang sehingga di masa depan bukan tidak mungkin petani yang mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi dapat melakukan kegiatan pertanian di manapun mereka berada. Segalanya bisa dilakukan dalam jarak dan waktu yang tidak terbatas.

Semangat Bertani
Petani Berdaya, Kaya dan Bahagia!

Baca juga: 5 Teknologi Tepat Guna yang Dibutuhkan Petani Padi

Sumber gambar utama: onesoil.ai

Penulis: Sulassky
Farmer – Traveller – Blogger

Sudah download aplikasi Pak Tani Digital? Klik di sini

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.