Budidaya Lele dengan Buis Beton

Apakah Anda ingin mencoba budidaya lele dengan menggunakan buis beton? Anda sudah berada di artikel pertanian yang tepat.

Lele merupakan salah satu jenis ikan air tawar yang banyak diminati oleh masyarakat Indonesia. Tak haya rasanya yang enak, kandungan gizi yang terkandung dalam ikan lele juga bermanfaat bagi kesehatan.

Daging ikannya mengandung protein sebesar 15,6 gram dan mengandung vitamin B sebesar 40%, serta asam lemak sehat yaitu omega 3 dan omega 6 sebesar 220 mg. Dengan besarnya permintaan ikan lele, banyak petani melakukan budidaya ikan lele.

Selain menguntungkan, pemeliharaan juga relatif lebih mudah. Namun, tetap saja banyak kendala yang dihadapi salah satunya adalah ketersediaan lahan yang kurang.

Untuk menyiasati lahan yang kurang, saat ini banyak petani melakukan budidaya ikan lele di buis beton. Selain penggunaan yang mudah, buis beton juga dapat ditemukan dengan mudah dan dapat diperoleh dengan harga lebih murah.

Keuntungan budidaya ikan lele dengan buis beton antara lain: lebih hemat tempat, lebih murah dari kolam fiber, dan lebih awet karena mampu bertahan di cuaca ekstrem.

Budidaya Ikan Lele dengan Buis Beton

Bagi Anda yang ingin melakukan budidaya ikan lele dengan buis beton, Anda dapat mengikuti 5 tips mudah berikut supaya kegiatan budidaya dapat berjalan dengan baik.

Mencari buis beton yang kuat & berkualitas

Buis beton dapat dengan mudah ditemukan di toko-toko bangunan. Pilihlah buis beton yang kuat dan berkualitas tinggi. Selain kualitas buis beton, tempat budidaya juga harus Anda perhatikan karena harus dekat dengan sumber air, karena air kolam harus diganti minimal 3 sampai 5 bulan sekali.

Untuk membuat buis beton menjadi kolam lele, Anda harus menutup 1 bagian lubang sebagai alas kolam dengan adukan cor sehingga kuat melekat di tanah.

Baca Juga: Pakan Lele Bisa Dibuat dari Kotoran Kambing, Ini Dia Caranya

Memilih benih lele yang berkualitas

Burayak Ikan Lele

Setelah kolam lele siap, yang perlu Anda perhatikan selanjutnya adalah bibit lele. Pilihlah bibit ikan lele yang berkualitas dengan umur 3-4 minggu.

Ciri bibit ikan lele yang berkualitas adalah lele bergerak dengan lincah, tahan penyakit, dan memiliki anggota tubuh yang lengkap. Bobot benih ikan lele yang baik adalah 0,5 gram dengan panjang 1-2 cm.

Memperhatikan kondisi air sebelum menebar ikan lele

Sebelum Anda menebar ikan lele, Anda harus memperhatikan kondisi air kolam. Walaupun lele terkenal dengan kemampuan adaptasi yang tinggi, tentu lele dapat stres dan mati karena keadaan air.

Air kolam ikan lele yang ideal adalah warna kehijauan dan sedikit berlumpur. Sebelum menebar benih lele, pastikan benih sudah beradaptasi dengan air kolam.

Masukkan ikan lele dengan hati-hati supaya tidak stres. Waktu yang paling baik untuk menebar benih ikan lele adalah pagi atau sore hari dengan cuaca yang tidak terlalu terik.

Baca Juga: 5 Tips Mudah Ternak Ikan Lele dari Telur

Perawatan ikan selama budidaya

Perawatan budidaya ikan lele di buis beton hampir sama dengan menggunakan kolam umum lainnya. Yang Anda harus perhatikan adalah pemberian pakan dan menjaga kebersihan kolam.

Anda perlu memberi pakan sebanyak 3 kali sehari dengan jumlah yang tidak terlalu banyak sehingga pakan tidak tersisa. Kemudian, Anda perlu melakukan pembersihan kolam dari sisa-sisa pakan yang mengambang karena dapat menjadi sumber penyakit untuk ikan lele.

Selain itu, yang perlu Anda perhatikan lagi adalah pada saat berumur 20 hari, Anda perlu melakukan penyortiran berdasarkan ukuran. Saat itu, Anda dapat memeriksa lele yang memiliki penyakit sehingga tidak dapat menular ke lele lainnya.

Kolam Lele dari Buis Beton
Kolam Lele dari Buis Beton

Pemanenan

Anda dapat memanen ikan lele 90 hari setelah penebaran benih. Saat memanen, Anda perlu menggunakan sarung tangan sehingga tidak melukai ikan lele. Lele yang terluka dapat mengurangi kualitas dan nilai jualnya.

Selain itu, dengan menggunakan buis beton,  Anda dipermudah dalam pemanenan karena ukuran kolam yang tidak terlalu luas.


Itulah 5 tips budidaya ikan lele dengan menggunakan kolam buis beton yang dapat Anda ikuti.

Semoga bermanfaat dan jika dilakukan dengan kegigihan dan keuletan, kegiatan budidaya dapat dilakukan dengan baik dan menghasilkan keuntungan yang luar biasa.

Jangan lupa SHARE artikel ini kepada teman-teman kamu ya!

Baca Juga: Panduan Lengkap Ternak Lele di Kolam Terpal dengan Mudah

Penulis: Dino Laferda

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini.

Sumber gambar utama: fishgame.com

Daftar Pustaka:

  • https://ilmubudidaya.com/cara-budidaya-lele-dengan-buis-beton
  • https://m.detik.com/finance/solusiukm/d-4631647/5-cara-budidaya-ikan-lele-dengan-terpal-yang-mudah-bagi-pemula

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.