Budidaya Bayam Merah - GU

Apakah kamu membutuhkan bayam merah sebagai kebutuhan sehari-hari? Maka, tidak ada salahnya untuk mencoba budidaya bayam merah di pekarangan rumah.

Bayam merupakan salah satu jenis sayur yang paling banyak disukai mulai dari anak- anak hingga orang dewasa. Ada dua jenis bayam yang sering dikonsumsi oleh masyarakat yaitu jenis bayam berdaun hijau dan daun berwarna merah keunguan.

Untuk artikel pertanian kali ini, kami akan fokus untuk mengulas tentang jenis bayam merah.

Bayam merah (Amaranthus tricolor L.) merupakan jenis sayuran yang berasal dari Amerika tropik, kemudian tersebar secara global di seluruh dunia. Kandungan gizi bayam merah diantaranya yaitu zat besi, kalori, protein, lemak, kalsium, karbohidrat, vitamin C, dan serat.

Manfaat kandungan serat yang ada pada bayam merah tidak hanya baik untuk kelancaran sistem pencernaan tetapi juga kandungan oksidan yang sangat tinggi, sehingga baik sekali untuk kesehatan tubuh karena dapat mencegah adanya penyakit kanker.

Bayam merah diketahui juga memiliki kandungan antosianin yang berfungsi untuk mencegah pembentukan radikal bebas. Dalam menanam bayam merah, ada syarat tumbuh yang harus terpenuhi agar ptoduktivitas dapat meningkat.

Baca Juga: 5 Tips Mudah Menanam Bayam Hidroponik

Syarat tumbuh tersebut diantaranya yaitu suhu antara 16-20oC, pH tanah 6-7, dan tanah humus. Setelah syarat tumbuh bayam merah terpenuhi, langkah selanjutnya untuk budidaya bayam merah dapat dilakukan.

7 Langkah Budidaya Bayam Merah

Penjabaran tentang budidaya bayam merah yaitu sebagai berikut:

Lahan Tanam

  1. Dalam menanam bayam merah, ada syarat tumbuh yang harus terpenuhi agar produktivitas dapat meningkat.
  2. Syarat tumbuh tersebut diantaranya yaitu suhu antara 16-20o C, pH tanah 6-7, dan tanah humus.
  3. Selanjutnya pengolahan lahan tanam, berupa pengemburan tanah, mencampurkan pupuk organik, membuat bedengan dengan ukuran 100×30 cm, membuat drainase, serta penyiraman dan pemupukan tiap 2 minggu.

Benih Bayam Merah

  1. Penyiapan benih dilakukan sebelum budidaya bayam merah
  2. Benih bayam merah dapat dengan mudah diperoleh di tempat penjualan bibit dan dinas pertanian, atau pembenihan sendiri yang berasal dari bunga bayam merah yang sudah tua.
bibit bayam merah
twitter.com

Penyemaian

  1. Siapkan media semai tray semai atau polybag.
  2. Aduk rata campuran tanah, pupuk organik, dan sekam (rasio 2: 1: 1) dan masukkan ke dalam tray atau polybag,
  3. Sebar benih di atas tray atau polybag, lalu tambahkan tanah campuran sedikit saja.
  4. Benih yang disemai disirami dengan metode spray (2 kali/hari), dan pastikan tanah tetap lembab.
  5. Letakkan tray atau polybag berisi benih yang telah disemai di tempat yang teduh.

Penanaman Bibit Bayam Merah

  1. Penanaman bibit bayam merah dilakukan pada kondisi lahan tanam yang sudah terpupuki dan disiram dengan baik, sehingga tanah sudah gembur dan sedikit lembab.
  2. Lalu setelah benih bertunas dan memiliki ukuran 3-6 cm, maka bibit tersebut sudah layak untuk di tanam.
  3. Gunakan bibit yang sudah bertunas dan kondisi baik.
  4. Buat lubang tanam untuk menanam bibit tersebut dengan jarak 10-15 cm/lubang.
  5. Gunakan bibit bayam merah dari tray atau polybag. Ambil bibit dengan hati- hati agar akar tidak rusak.
  6. Pindahkan bibit ke dalam lubang tanam yang telah disiapkan, lalu tutup lubang tanam dengan campuran pupuk yang telah disiapkan, serta lapisi tanah dengan mulsa organik (contoh jerami atau mulsa plastik untuk mencegah gulma).

Baca Juga: Cara Menanam Basella di Pekarangan

Perawatan Bayam Merah

  1. Terdiri dari penyiraman dan pemupukan lanjutan.
  2. Penyiraman dilakukan 2x/hari.
  3. Agar tanaman tumbuh subur, lakukan penyiraman awal dengan menggunakan campuran air dan pupuk cair selama 7 hari setelah masa tanam. Maka selanjutnya dapat menggunakan air biasa hingga masa panen.
  4. Pemupukan dilakukan 1x/2-3 minggu.
  5. Gunakan pupuk kompos atau pupuk kandang.
  6. Selama proses pemupukan, lakukan penyiangan dan penggemburan tanah.
  7. Proses pemupukan dapat dihentikan seminggu sebelum panen.
Lahan Budidaya Bayam Merah
tabloid-desa.com

Pengendalian Hama dan Penyakit

  1. Untuk mencegah serangan hama dan penyakit, lakukan penyemprotan pestisida atau fungisida pada bagian daun tanaman bayam merah ataupun batangnya.
  2. Hama daun dan kutu daun merupakan hama utama tanaman ini.
  3. Sedangkan penyakit busuk daun akibat\pathogen cendawan menjadi penyakit utama pada tanaman ini.

Pemanenan

  1. Bayam merah siap panen, memiliki ciri daun yang banyak dan memiliki ukuran besar yang cenderung sama. Selain itu, tinggi tanaman sekitar 20-30 cm.
  2. Panen bayam merah biasanya dilakukan dengan memetik daun atau batang muda, maupun mencabut akarnya.

Demikian beberapa cara mudah dalam budidaya bayam merah di rumah yang dapat diterapkan. Tentu dengan berpikir kreatif dan kita dapat menyelesaikan masalah ada, dan dapat melakukan segala hal dengan mudah.

Jangan lupa SHARE artikel ini kepada teman-teman kamu ya!

Baca Juga: Cara Menanam Basella di Pekarangan

Penulis: RM Winnie

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini.

Referensi:

  • https://ilmubudidaya.com/cara-menanam-bayam-merah
  • http://tabloid-desa.com/cara-mudah-budidaya-bayam-merah/
  • Rangkuti NPJ, Mukarlina, Rahmawati. 2017. Pertumbuhan Bayam Merah (Amaranthus tricolor L.) yang diberi Pupuk Kompos Kotoran Kambing dengan Dekomposer Trichoderma harzianum.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.