Cara Pemanenan beserta Pasca Panen Bawang Merah

Bawang merah menjadi kebutuhan dapur yang sangat penting bagi masyarakat sebagai penyedap makanan dan pelengkap masakan. Pasalnya bawang merah menjadi komoditas pertanian yang memiliki nilai ekonomi tinggi. Sehingga, ada banyak petani yang membudidayakan tanaman bawang merah sebagai peluang usaha.

panen bawang merah

Sumber: https://petaniindo.com/menanam-bawang-merah-dengan-5-tahap-jitu/

Untuk mendapatkan hasil yang berkualitas dari budidaya bawang merah, harus menjalankan proses panen serta pasca panen bawang merah dengan benar. Ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan dalam memanen tanaman ini.

Pemanenan dan Pasca Panen Bawang Merah

Selain sebagai bumbu dapur, bawang merah pun dapat dijadikan obat, karena memiliki segudang manfaat seperti mengobati luka, menurunkan dan mengontrol kadar gula, masuk angin, kolesterol dan maag.

Untuk mendapatkan hasil yang maksimal, diperlukan teknik pemanenan dan pasca panen bawang merah dengan sesuai. Karena, proses tersebut dapat meningkatkan daya beli, mengurangi resiko turunnya kehilangan hasil dan dapat disimpan lebih lama.

Baca juga: Beginilah Proses Pengolahan Pasca Panen Bawang Merah

Berikut ini merupakan uraian mengenai panen dan pasca panen bawang merah yang perlu Anda ketahui, diantaranya adalah:

Pemanenan Bawang Merah

Tanaman bawang merah siap panen mempunyai ciri diantaranya, tanaman mulai pada roboh, daun bawang layu dan menguning sebanyak sepertiga hingga dua pertiga, umbi tanaman sudah mulai terlihat di permukaan tanah.

Adapun teknik pemanenan bawang merah harus dilakukan dengan hati-hati agar tidak merusak hasilnya. Yaitu dengan mencabut tanaman, baik umbi maupun daun bawang merah dan pastikan tidak satupun yang tertinggal. Kemudian, kumpulkan semua hasilnya dan diikat menjadi satu.

Panen bawang merah dilakukan ketika cuaca sedang cerah dengan standar umum pemanenan. Jika tanah keras, basahi dengan air 1-2 hari sebelumnya agar mudah pencabutan, tidak ada umbi yang tertinggal, serta menghindari luka.

Penanganan Pasca Panen

Setelah melakukan pemanenan bawang merah, Anda perlu melakukan penanganan pasca panen dengan baik dan benar seperti berikut,

1. Penjemuran

Lakukan penjemuran bawang merah di atas para para. Agar umbi bawang tidak terkena luka bakar, Anda bisa menutupinya menggunakan daun batang. Penjemuran dilakukan sesuai dengan tujuan akhir pengelolaan bawang merah.

Apabila Anda ingin menjual bawang merah dengan keadaan basah, Anda cukup menjemur bawang merah selama 2-5 hari atau sampai daun bawang layu.

Apabila Anda ingin menggunakan hasil bawang merah sebagai bibit, lakukan penjemuran hingga selama 3-5 minggu. Setelah itu,  gantung ikatan bawang pada rak ataupun gantungan yang telah diberi pestisida. Simpan bawang selama 4-5 bulan (sesuai dengan varietas bawang merah)

Baca juga: Ingin Budidaya Bawang Merah di dalam Pot? Ikuti 5 Langkah Ini

2. Pembersihan

Setelah penjemuran atau pengeringan, Anda perlu melakukan pembersihan agar hasilnya lebih bersih, baik, serta berkualitas. Gunakan sarung tangan untuk melakukan pembersihan dan potong daun kering pada leher umbi bagian atas.

Setelah itu, potong akar tanaman, lalu bersihkan umbi dari kotoran dan kulit kering. Pisahkan hasil yang bagus dan yang cacat, supaya tidak tertular mikroba pembusuk.

3. Memasarkan Bawang Merah

Setelah melakukan pasca panen dengan baik, Anda bisa memasarkan bawang merah sesuai dengan tujuan tersendiri.

  • Pemasaran Untuk Dikonsumsi

Apabila bawang merah di jual untuk dikonsumsi, lakukan grading serta sortasi bawang merah berdasarkan ukuran besar dan kecilnya umbi setelah pembersihan bawang.

  • Pemasaran Sebagai Bibit

Bawang merah yang dijadikan bibit pastikan bersifat kering (sesuai dengan varietas bawang)

  • Pemasaran Berbentuk Olahan

Anda bisa memasarkan hasil bawang merah berbentuk bentuk olahan, seperti bawang goreng. Caranya dengan menggoreng bawang yang sudah diiris tipis, lalu dikemas pada wadah plastik.

Itulah beberapa penjelasan mengenai pemanenan serta pasca panen bawang merah yang harus Anda ketahui. Semoga bermanfaat.

Baca juga: Cara Mudah Tanam Bawang Merah Secara Hidroponik

Referensi:

http::/cybex.pertanian.go.id/mobile/artikel/74238/panen-dan-pasca-panen-bawang-merah

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.