budidaya paprika

Mau tau cara budidaya paprika dengan benar? Berikut Pak Tani Digital akan membagikan informasi mengenai hal tersebut. Simak ulasannya!

Tanaman Buah Paprika

budidaya paprika
pxhere.com

Baca juga: 6 Syarat Tumbuh Paprika Supaya Hasilnya Maksimal

Paprika atau Capsicum annumm L merupakan salah satu jenis yang dilihat dari bentuknya perpaduan antara cabai dan tomat.

Namun, tanaman ini termausk keluarga terong-terongan yang dapat tumbuh sempurna di dataran tinggi dengan ketinggian lebih 800 mdpl.

Buah ini memiliki berbagai warna warna yaitu kuning, hijau, merah, bahkan ada yang berwarna keunguan dengan rasa sedikit manis dan pedas karena mengandung senyawa  Capsaicin.

Kandungan ini terdapat pada daging buah dengan konsentrasi yang tinggi pada daerah sekitar bijinya. Paprika banyak dimanfaatkan sebagai salah satu bahan makanan namun popularitasnya masih kalah jauh dengan cabai.

Dengan melihat permintaan pasar yang terus meningkat. Selain digunakan untuk konsumsi rumah tangga, paprika juga digunakan untuk industri makanan dan minuman, industri farmasi, industri kosmetik hingga industri makanan ternak.

Dengan semakin banyaknya wisatawan asing dan dan berkembangnya makanan eropa sehingga permintaan paprika terus  miningkat.

Dari aspek sumberdaya alam,tersedianya dataran tinggi dan lahan yang sesuai untuk pertumbuhan paprika merupakan peluang mengembangkan usaha paprika.

Sejalan dengan peningkatan jumlah penduduk dan perkembangan industri pengolahan berbahan baku paprika, penggunaan dalam berbagai keperluan industri pangan dan farmasi menyebabkan permintaan paprika meningkat.

Langkah Budidaya Paprika

Pengolahan Tanah

Bersihkan lahan dari gulma dan bisa dimanfaatkan menjadi pupuk kompos untuk memutus siklus hidup hama dan penyakit yang terdapat pada tanaman sebelumnya.

Gemburkan  tanah sedalam 25-30 cm, pembajakan dilakukan 2-3 kali. Taburkan dolomit jika pH tanah dibawah 5,5, lahan dibiarkan selama 1 – 2 minggu untuk penjemuran dan buat bedengan  dengan tinggi  15 cmx100 cm.

budidaya paprika
pxhere.com

Baca juga: Rici Solihin, Petani Muda Paprika yang Bergelar Magister

Persiapan Bibit

Benih paprika bisa didapatkan di toko pertanian dan pilih benih yang berkualitas. Benih akan disemai, terlebih dahulu rendam dengan air hangat selama 2 jam.

Masukkan benih kedalam polybag dengan campuran sekam dan pupuk kandang. Setelah 7-10 hari benih sudah bisa berkecambah.

Penanaman  

Bibit paprika bisa dipindahkan pada umur 30-35 hari setelah semai.pilih bibit yang sehat, memiliki vigor yang baik dan bebas penyakit.

Lepaskan polybag dengan hati-hati agar tidak pecah dan rusak. Penanaman sebaiknya dilakukan pada sore hari agar bibit tidak stres dan layu, Setelah penanaman siram bibit secukupnya.

Perawatan

Lakukan pemasangan aijr agar tanaman tetap kokoh ketika terkena hujan serta buat naungan karena setiap fase pertumbuhan memerlukan intensitas dan waktu penyinaran yang berbeda.

Penyiraman sebaiknya dilakukan ketika tanah kering dan tanaman layu. Frekuensi penyiraman dilakukan dengan memperhatikan kondisi cuaca, jika turun hujan tanaman tidak perlu disiram.

Lakukan penyiangan pada lubang tanam dan parit antar bedengan jika terlihat adanya gulma/rumput liar yang tumbuh. Jangan biarkan gulma tumbuh tinggi, gulma bisa menjadi inang bagi hama dan penyakit dan mengganggu pertumbuhan tanaman.

Berikan pupuk makro diaplikasikan pada tanah untuk memberikan asupan nutrisi melalui akar tanaman. Sedangkan pupuk mikro berupa pupuk daun yang diaplikasikan dengan cara disemprotkan kedaun tanaman. Jenis pupuk makro yang digunakan antara lain pupuk ZA/Urea, TSP/SP36, KCL, KNO3 atau NPK.

Pemanenan

Pemanenan dilakukan pada umur 60 hari setelah tanam dan buah hijau dipanen pada saat buah sudah tua tapi belum matang.

Ciri-ciri buah hijau siap panen adalah daging buah keras, tebal, buah berwarna hijau tua, buah mudah lepas dari tangkai, sehat, tidak cacat dan bebas hama penyakit.

Buah paprika lainnya dipenen setelah matang dengan ciri-ciri daging buah tebal, warna merata, sehat dan bebas penyakit. Pemanenan dilakukan pada pagi hari setelah embun kering.

Buah dipetik bersama dengan tangkainya dan pemanenan bisa dilakukan setiap 2 -3 hari sekali. Jika budidaya dilakukan dengan tepat, satu tanaman paprika bisa menghasilkan 1 – 2 kg buah, bahkan bisa lebih tergantung teknik budidaya dan kondisi tanaman.


itulah informasi mengani cara menanam buah paprika dengan benar. Selamat mencoba dan semoga berhasil ya sobat PTD!

Baca juga: Ingin Budidaya Cabe Keriting? Ini Dia langkah-Langkahnya

Penulis: Rini Itona

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini

Sumber:

  • https://mitalom.com/panduan-teknis-budidaya-paprika-di-lahan-tanah/

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.