Ingin Tanam Bunga Melati Belanda Tapi Masih Pemula? Ikuti 5 Tips Ini

Tertarik untuk tanam bunga melati belanda, tapi masih pemula? Jika ya, maka artikel ini cocok buat kamu. PTD akan membagikan apa sajakah yang perlu dilakukan pada saat ingin menanamnya.

Salah satu tanaman hias yang saat ini mulai banyak digemari orang adalah bunga melati belanda.

Bunga ini sendiri tergolong unik karena memiliki kombinasi warna yang sangat menarik mulai dari hijau, putih, merah, hingga pink.

Campuran warna ini memiliki banyak warna karena tanamannya sendiri memiliki banyak sekali kuncup bunga.

Tips Tanam Bunga Melati Belanda Bagi Pemula

Tak heran jika tanaman hias yang hidup dengan cara merambat ini memiliki banyak sekali peminat.

Walaupun begitu, tahukah Anda jika warna bunga ini tidak mutlak dari kombinasi 4 warna tadi? Karena kuncup bunga yang banyak, sejatinya bunga ini menghasilkan warna yang berbeda ketika mulai mekar.

Bagi Anda yang tertarik untuk menanamnya, berikut beberapa tips yang harus dilakukan:

Baca Juga: Terapkan Cara Ini Untuk Merawat Bunga Mawar Agar Tidak Layu

Pilih Lokasi yang Sesuai

Pemilihan lokasi penanaman yang tepat merupakan langkah awal yang harus diperhatikan ketika akan menanam  bunga melati belanda. Agar bisa berbunga banyak, pilihlah lokasi yang bisa memiliki akses sinar matahari secara penuh.

Memilih lokasi yang sesuai dengan kebutuhan tanaman sangatlah penting. Jika tanaman hias ini ditanam di tempat yang lembab, maka kemungkinan bunga yang dihasillkan tidak akan berkembang banyak.

Selain itu pastikan juga tanah yang akan dijadikan tempat menanam, memiliki kondisi air tanah yang baik.

melati belanda
tokopedia.com

Perhatikan Proses Penanaman Bibit

Agar tanaman yang dirawat dapat menghasilkan bunga yang indah, maka sangat penting untuk memilih bibit yang berkualitas. Selain itu, proses penanamannya juga tidak boleh sembarangan.

Anda disarankan untuk menanam bibit ketika memasuki musim hujam agar tanaman terhindar dari ancamana kekeringan.

Proses penanamannya juga memiliki proses yang berbeda sesuai dengan tujuannya. Jika ingin menanam bunga melati belanda sebagai tanaman yang merambat, maka buatlah jarak 6-30 cm dari tanaman lain.

Namun jika ingin menjadikan tanaman hias ini sebagai penutup tanah, maka tanamlah secara terpisah dengan jarak sekitar 20-25 cm.

Beberapa tahap penanaman yang harus dilakukan antara lain:

  1. Buat lubang pada tanah selebar akar tanaman. Lubang yang dibuat harus 2 hingga 3 kali lipat lebih lebar dari wadahnya.
  2. Setelah lubang dibuat, campurkan media kompos atau pupuk kandang kedalam lubang, lalu masukkan bibit melati belanda kedalamnya.
  3. Tambahkah campuran tanah kedalam lubang, lalu airkan sehingga kantong udara bisa keluar.
  4. Setelah selesai diairi, tutup lubang yang telah ditanami bibit dengan campuran tanah dan kompos.
  5. Jika Anda ingin membuat tanaman yang merambat, maka buatlah penyangga dan ikat tanaman pada bagian penyangga tersebut.
bibit melati belanda
tokopedia.com

Baca Juga: 5 Tips Mudah Membudidayakan Tanaman Hias

Lakukan Perawatan Setelah Tanam yang Tepat

Agar tanaman dapat tumbuh dan berkembang dengan baik setelah proses penanaman, maka ada beberapa perawatan yang harus diperhatikan

  1. Lakukan penyiraman secara teratur. Hal ini sangat penting untuk dilakukan terutama jika daerah Anda termasuk kedalam daerah panas atau kering dengan curah hujan yang sedikit.
  2. Lapisi bagian dasar melati belanda yang telah ditanam dengan kompos dan juga mulsa setebal 7 cm. Fungsi dari lapisan ini yaitu untuk membantu menahan air terutama ketika memasuki musim penghujan.
  3. Pangkas tanaman secara teratur terutama ketika daunnya sudah tumbuh dengan lebat.

Lakukan Trik Perawatan Harian yang Sesuai

Secara umum perawatan tanaman hias yang satu ini tidaklah sesulit yang dibayangkan. Walaupun begitu, ada beberapa trik perawatan harian yang harus dilakukan agar tanaman dapat berkembang dengan baik. Apa saja itu?

  1. Gunakan gunting daun yang sesuai untuk memangkas daun-daun melati belanda sehingga keindahan tanaman tetap terjaga. Waktu yang tepat untuk melakukan pemangkasan adalah saat musim kemarau, karena pada waktu ini tanaman akan berada pada fase tidak aktif.
  2. Tanaman hias yang satu ini termasuk kedalam tanaman dengan pertumbuhan yang cepat. Oleh karena itu, agar tidak berkembang terlalu luas dan menjadi semak, Anda harus membuat pembatas.
  3. Anda tidak perlu khawatir jika bunga melati tidak berbunga setiap saat, karena bunganya akan mekar pada musim berikutnya.

Jangan Lupakan Pengendalian Gulma

Gulma merupakan salah satu gangguan yang berasal dari tanaman liar yang tumbuh disekitar melati belanda.

Jika tidak diatasi, hal ini tentu akan berdampak buruk karena nutrisi yang dibutuhkan oleh tanaman melati belanda akan diserap oleh gulma.

Untuk mengendalikan gulma, ada beberapa cara yang bisa dilakukan antara lain:

  1. Pelajari perbedaan tanaman hias ini dengan jenis gulma yang biasa menyerangnya. Karena termasuk kedalam tanaman merambat, maka banyak orang yang masih sulit membedakannya dengan gulma. Apalagi gulma melati belanda masih termasuk kedalam salah satu kerabatnya yaitu Lonicera japonica dan Honeysuckle Jepang
  2. Satukan tanaman hias yang asli sehingga tidak tercampur dengan tanaman gulma

Itulah tadi beberapa tips yang bisa dilakukan saat ingin tanam bunga melati belanda. Selain memiliki bunga yang cantik nan harum, tanaman hias yang satu ini juga sangat cocok ditanam untuk mengendalikan erosi dan menjaga ketersediaan air tanah. Jadi tertarik untuk menanamnya?

Jangan lupa SHARE artikel ini kepada teman-teman kamu ya!

Baca Juga: Ingin Budidaya Bunga Aster? Ini Dia 5 Langkah Mudahnya

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini.

Sumber:

  • http://ilmubudidaya.com/cara-menanam-melati-belanda/

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.