Langkah Budidaya Bawang Bombay

Apakah Sobat PTD ingin budidaya bawang bombay di pekarangan rumah? Berikut Pak Tani Digital akan membagikan informasinya.

Budidaya Bawang Bombay 

Bawang ini disebut bawang bombay karena bawang ini berasal dari derah Bombay, India. Hampir semua orang mengenal bawang ini. Bawang bombay ini masih satu jenis dengan bawah merah dan putih, namun memiliki ukuran yang jauh lebih besar, bawang bombay juga memiliki lapisan daging yang sangat tebal. Bawang bombay dianggap lebih efisien digunakan dibandingkan dengan bawang merah sehingga banyak digunakan dalam memasak. Bawang bombay juga beraroma kuat dan memililiki karakter agak manis.

Selain itu, bawang bombay mengandung karbohidrat, protein, vitamin B6, vitamin C, mangan, zat besi, fosfor, magnesium, folat, kalium, kalsium, sulfur dan antioksidan kuersetin. Oleh sebab itu, bawang bombay memiliki nilai ekonomis tinggi. Nah, bagi Anda yang teratrik membudidayakannya, berikut akan dibahas langkah-langkah budidaya bawang bombay :

Baca juga  : 5 Tahap Budidaya Bawang Putih di Pekarangan Rumah

A. Persiapan Lahan

Langkah pertama yang harus Anda siapkan dalam menanam awang bombay adalah mempersiapkan lahan. Suhu ideal untuk bawang bombay berkisar antara 18-20℃. Daerah yang baik untuk membudidayakan bawang bombay adalah daerah pegunungan. Sebenarnya, Anda masih dapat membudidayakan bawang bombay di dataran rendah, namun hasilnya tidak akan maksimal. Kriteria lahan yang sesuai untuk membudidayakn bawang bombay adalah sebagai berikut :

  1. Minimal memiliki ketinggian 200 mdpl.
  2. pH tanah sekitar 5,5-7,5.
  3. Terpapar sinar matahari langsung minimal 10 jam per hari.
  4. Tanah gembur
  5. Sumber air dekat.
  6. Cukup memiliki kandungan hara.

Jika sudah menemukan lahan yang tepat, gemburkan lahan untuk meratakan kandungan unsur hara. Untuk menggemburkan lahan, Anda dapat menggunakan cangkul atau traktor.

Baca juga : Ini Dia 5 Hama Bawang Putih dan Cara Mengendalikannya

B. Pemberian Pupuk Dasar

Pemberian pupuk dasar bertujuan agar kebutuhan unsur hara tetap terpenuhi selama masa tanam sampai panen bawang bombay. Sebaiknya, pupuk dasar yang digunakan adalah pupuk organik berupa  pupuk kandang atau pupuk kompos dan sebaiknya jangan menambahkan pupuk anorganik seperti NPK dan Urea karena pupuk anorganik mempengaruhi rasa bawang bombay karena residunya yang cukup tinggi pada bawang.

Cara memberikan pupuk dasar adalah sebagai berikut :

  1. Galilah tanah memanjang sedalam 20 cm membentuk alur-alur tanam.
  2. Tabur pupuk organik di sepanjang alur lubang.
  3. Kemudian cacah tanah agar pupuk merata.
  4. Lalu tutup lubang dan tinggikan tanah diatasnya membentuk bedengan. Bedengan tidak perlu ditutup dengan mulsa agar suhu tanah tetap dingin serta segar. Bedengan dibuat dengan lebar minimal 80 cm dan tinggi 15-20 cm.

Baca juga : Cara Efektif Budidaya Bawang Merah di Lahan Kering

C. Pembibitan Bawang Bombay

Untuk pembibitan bawang bombay melalui generatif umbi. Cara pembibitannya adalah sebagai berikut :

  1. Pemilihan bibit unggul
  • Cari bawang bombay yang berukuran besar, tidak cacat dan tidak busuk dan usahakan berasal dari tanaman yang sehat dan unggul.
  • Kumpulkan bibit sebanyak mungkin sesuai dnegan ukuran lahan. Dibutuhkan sekitar 90.000 bibit untuk 1 hektar lahan.
  • Kemudian cuci bersih dan simpan bibit di tempat yang lembab dan teduh selama 2-3 minggu sampai bibit bertunas.
  1. Penyemaian bibit :

Berikut adalah langkah-langkah penyemaian bibit :

  • Siapkan tanah humus yang sudah diayak, kemudian tampung pada polybag kotak yang besar dan bersekat-sekat.
  • Jika tidak ingin menggunakan polybag, Anda dapat menyiapkan sedikit lahan tanah gembur.
  • Jika umbi bawang bombay sudah tumbuh, tanam pada polybag dengan kedalaman 2-3 cm dan pastikan tunasnya berada di atas.
  • Kemudian siram dan tunggu sampai tunasnya tumbuh sekitar 5-10 cm.

Setelah tunas tumbuh tinggi, maka bawang bombay dapat dipindahkan ke bedengan.

  1. Penanaman bibit bawang bombay ke bedengan

Setelah bibit bawang bombay tumbuh cukup tinggi, bawang bombay dapat dpindahkah ke bedengan dengan cara sebagai berikut :

  • Buatlah lubang tanam pada bedengan dengan jarak 20 x 20 cm.
  • Tanam bibit bawang bombay pada masing-masing lubang, usahakan penanam dilakukan pada sore hari agar tidak terik.
  • Segera siram bibit yang baru saja ditanam.

Pada minggu pertama, lakukan penyulaman dan ganti bibit yang tidak tumbuh.

Tonton juga : (Video) Mengenal Benih Unggul Bawang Putih

D. Perawatan Bawang Bombay

Perawatan bawang bombay tidaklah susah. Berikut adalah hal-hal yang harus dilakukan :

  1. Penyiraman

Tujuan penyiraman adalah untuk memastikan bahwa tanaman mendapatkan cukup air. Bawang bombay yang kekurangan air akan berumbi yang relatif kecil. Penyiraman dilakukan dengan memperhatikan kelembaban tanah bedengan.

  1. Penyiangan

Karena tidak diberi mulsa, maka gulma akan tumbuh dengan bebas sehingga perlu dilakukan penyiangan untuk membersihkan gulma agar tidak terjadi kompetisi hara antara bawang bombay dengan gulma.

E. Pengendalian Hama

Hama yang sering mengganggu bawang bombay adalah jamur, bakteri dan orong-orong. Untuk penanggulangannya dapat menggunakan fungisida, bakterisida, dan pestisida sesuai dengan jenis patogen atau hamanya.

Baca juga : Ingin Budidaya Bawang Putih Hidroponik? Ini Dia Caranya

F. Pemanenan Bawang Bombay

Bawang bombay dapat dipanen saat berumur 4-5 bulan setelah tanam. Cara memanen bawang bombay dengan benar adalah sebagai berikut :

  1. Galilah sedikit tanah di sekitar umbi bawang, lalu cabut dengan hati-hati agar tidak merusak bawang.
  2. Bersihkan tanah yang menempel pada bawang kemudian simpan di tempat yang sejuk dan kering serta terhindar dari paparan sinar matahari.
  3. Bawang bombay sebaiknya disimpan dengan digantung agar tunas tidak tumbuh.

Baca juga : 3 Cara Efektif Mengendalikan Hama Ulat Bawang

G. Perawatan Pasca Panen

Bawang bombay merupakan tanaman yang hanya dapat dipanen sekali, sehingga perawatan pasca panen mengarah ke perawatan lahan jika ingin ditanami bawang bombay lagi. Perawatan lahan setelah panen adalah sebagai berikut :

  1. Bersihkan sisa-sisa tanaman bawang bombay.
  2. Cacah kembali bedengan buat rata dengan sekitarnya.
  3. Biarkan lahan selama satu minggu agar terpapar sinar matahari (kecuali saat musim penghujan) agar virus dan bakteri mati.
  4. Buat bedengan yang baru jika ingin ditanami bawang lagi agar pupuknya merata.

Demikianlah langkah-langkah budidaya bawang bombay dari rumah. Semoga artikel ini bermanfaat dan selamat mencoba.


Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini

Sumber : http://ilmubudidaya.com/cara-menanam-bawang-bombay
Foto : Pixabay

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.