saffron

Mau tau informasi mengenai budidaya saffron? Berikut Pak Tani Digital akan memberikan informasi mengenai hal tersebut, Simak ulasannya!

Tanaman Saffron Crocus

saffron
pxhere.com

Baca juga: Ketahui Cara Mudah Budidaya Ketumbar

Safron (Crocus sativu) adalah rempah unik yang akan menciptakan rasa khas bagi banyak hidangan, seperti paella Spanyol dan bouillabaisse.

Safron diambil dari bunga crocus yang mudah ditanam di daerah bersuhu –23 hingga -1°C. Bunga ini dapat dikatakan Istimewa sebab secara fisik bunganya.

Bunga ini termasuk bunga yang mempunyai penampilan indah dan enak dipandang. Secara manfaat bunganya, bunga ini termasuk yang mempunyai banyak manfaat bagi kehidupan manusia.

Sayangnya, setiap bunga crocus hanya akan menghasilkan sedikit safron setiap tahunnya, membuat safron menjadi rempah paling mahal di dunia.

Saffron Crocus banyak dijumpai di Timur Tengah dan sebagian negara Eropa yang dekat dengan Timur Tengah, seperti India, Iran, Kashmir (lembah perbatasan India-Pakistan), Yunani, Italia, dan Spanyol.

Cara Budidaya Saffron Crocus

Syarat Tumbuh

Tanaman safron berbunga ungu tumbuh dari pongkol crocus (yang serupa dengan umbi) yang harus dalam keadaan segar sebelum ditanam.

Pongkol crocus akan tumbuh paling baik di daerah bersuhu -23 sampai -1 °C. Lahan untuk menanam harus mendapatkan banyak paparan sinar matahari langsung.

Tanahnya tidak terlalu keras atau terlalu padat dan pongkol crocus bisa mati kalau kelebihan air, jadi pilih tanah yang bisa mengering.

Persiapan Lahan

Lakukan penggemburan tanah dengan mencampurkan bahan organik sedalam 25 cm ke dalam tanah dengan kompos, gambut  atau cacahan daun.

Bahan-bahan organik ini memberikan nutrisi bagi pongkol crocus untuk tumbuh. Gunakan pot atau wadah sejenis, kain penghalang gulma, lakban, dan humus

Yang memiliki lubang drainase atau bolongi wadah supaya terhindar dari hama serta lapisi pot dengan kain penghalang gulma, lalu rekatkan dengan lakban.

Penanaman

Untuk daerah subtropis untuk hasil terbaik tanam pongkol 6-8 minggu sebelum embun beku pertama muncul pada musim tersebut dan tergantung iklim wilayah tersebut. Waktu penanaman yang baik sekitar bulan Oktober atau November.

Tanam pongkol crocus secara bergerombol dan menanamnya secara berbaris, bunga crocus akan tumbuh lebih baik secara berumpun.

Tanamlah crocus kurang lebih sejauh 8 cm dari satu sama lain dan kelompokkan dalam grup berisi 10-12 pongkol. Tanam pongkol sedalam 8-10 cm

Dan posisikan ujung pongkol yang runcing menghadap ke atas dan letakkan 1 pongkol di dalam setiap lubang dan tutup kembali.

saffron
pxhere.com

Baca juga: Ketahui Budidaya Pala Dengan Mudah

Perawatan

  • Penyiraman

Lakukan penyiraman 1-2 kali seminggu saat musim panas, setiap beberapa kali dalam seminggu pastikan kelembapan tanahnya dengan jari yang dimasukkan ke tanah.

Jika air menggenang lebih dari sehari maka penyiraan dilakukan seminggu sekali saja. Pastikan pasokan air jagalah agar tanah tetap lembap, tetapi tidak becek.

  • Pemupukan

Pemupukan dilakukan  satu kali setiap musim, pada daerah musim semi yang pendek dan hangat, berikan pupuk pada awal musim gugur

Di daerah dengan musim semi yang panjang dan dingin, berikan pupuk tepat setelah crocus pemupukan akan membantu pongkol crocus

Membangun simpanan karbohidrat yang kuat untuk membantunya bertahan hidup hingga tahun depan. Gunakan pupuk tepung tulang atau pupuk kandang yang sudah lapuk adalah pilihan pupuk yang bagus.

Pemanenan

Bunga crocus hanya akan menghasilkan satu bunga dan setiap bunga hanya akan menghasilkan 3 putik (stigma) safron.

Walaupun bunga crocus seharusnya muncul dalam 6-8 minggu setelah ditanam, kadang bunganya tidak tumbuh sampai musim berikutnya, satu tahun penuh setelah pongkol ditanam.

Pemanenan dilakukan dengan cara petik putik dari setiap bunga, di setiap bagian tengah bunga crocus ungu, ada 3 putik berwarna jingga kemerahan.

Tunggu hari cerah ketika bunga mekar sempurna dan petik putik dengan hati-hati dari setiap bunga crocus menggunakan jari.

Setelah seluruh putik dipetik dengan hati-hati, letakkan di atas handuk kertas, di tempat yang hangat dan kering. Diamkan selama 1-3 hari sampai benar-benar kering. Safron yang sudah kering bisa disimpan di tempat yang dingin dan kering.

Celupkan putik kering ke dalam air panas seperti menyeduh saffron dalam air hangat selama 15-20 menit. Penambahan saffron ini akan menambahkan akan membuat safron melepaskan lebih banyak warna dan rasa ke dalam makanan.


Itulah informasi mengenai cara budidaya saffron dengan benar. Semoga informasi yang diberikna dapat bermanfaat ya soabat PTD!

Baca juga: Ikutin Langkah Mudah Untuk Budidaya Kemiri

Penulis: Rini Itona

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini

Sumber:

  • https://bibitonline.com/artikel/manfaat-tanaman-hias-bunga-saffron-penghias-dan-rempah
  • http://cybex.pertanian.go.id/mobile/artikel/86461/Budidaya-Safron/

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.