Panduan Lengkap Budidaya Singkong yang Baik

Apakah Anda ingin budidaya singkong? Pak Tani Digital akan membagikan panduan lengkapnya kepada Anda.

Singkong merupakan makanan pokok masyarakat Indonesia selain padi, dan jagung. Jadi tidak heran, bila masih banyak petani Indonesia yang membudidayakan tanaman ini. Pasalnya, permintaan pasar akan umbi singkong tidak pernah habis.

Seperti yang sudah diketahui, bahwa ada banyak jenis tanaman singkong yang tumbuh di Indonesia. Namun, untuk mendapatkan hasil yang baik dan maksimal, diperlukan budidaya tanaman singkong yang baik dan benar.

Berikut ini adalah panduan lengkap budidaya tanaman singkong yang bisa Anda ikuti, yaitu sebagai berikut.

Pemilihan Bibit Singkong

Dengan memilih bibit yang baik, maka hasilnya pun akan berkualitas dan maksimal. Umumnya, bibit singkong didapatkan dari batang utama pohon yang sudah memasuki umur 7 hingga 8 bulan. Sebaiknya, pilih batang utama yang tidak terlalu tua dan tidak terlalu muda.

Setelah memilih batang yang baik, maka selanjutnya adalah memotongnya dengan panjang sekitar 20 cm dan diameter sekitar 1,5 cm. Hal tersebut dilakukan untuk meninggikan kualitas pertumbuhan singkong. Setelah itu, tancapkan bibit tanaman singkong di lahan yang sudah dipersiapkan.

Baca juga: Langkah Cepat Melakukan Pembibitan Nenas

Menyiapkan Lahan Yang Cocok

Tanaman singkong dapat tumbuh di daerah dataran tinggi dan juga dataran rendah, dengan syarat lahan yang akan ditanami tidak terlalu banyak menyimpan air.

Hal tersebut menunjukkan bahwa singkong cocok ditanam di dataran tinggi dengan kondisi tanah tidak berair. Namun, bukan berarti singkong harus ditanam di tanah yang kering, melainkan tanah yang memiliki kelembaban yang pas.

Singkong

Selain itu, gemburkan tanah di lahan untuk dibuatkan bedengan. Taburkan pupuk cair atau mikroorganisme hingga tercampur rata dengan tanah. Hal itu dilakukan agar akar singkong yang baru tumbuh lebih mudah menyerap mineral.

Lahan harus berada di tempat yang terkena sinar matahari yang cukup untuk memenuhi kebutuhan pertumbuhan singkong.

Proses Penanaman

Menanam bibit tanaman singkong tidaklah sulit, karena hanya cukup ditancapkan di tanah bedengan lahan.

Jangan lupa memberikan jarak antara tanaman yang satu dengan yang lainnya. Khusus untuk jenis singkong yang berukuran umbi besar seperti singkong gajah, alangkah baiknya dibuat jarak lebih longgar.

Tidak lebih dari satu bulan, tunas muda akan tumbuh seiring dengan pertumbuhan akar yang akan menjadi umbi singkong.

Perawatan yang Maksimal

Sama halnya seperti tanaman lainnya yang membutuhkan perawatan, tanaman singkong juga diperlukan penyiraman, pemupukan, pemangkasan, dan penanggulangan hama. Dengan begitu, tanaman singkong dapat tumbuh dengan baik. Hasil yang bisa diperoleh pun maksimal.

Dalam hal penyiraman tanaman singkong, maka perhatikan musim cuaca yang sedang berlangsung. Misalnya saat musim kemarau, lakukanlah penyiraman minimal 2 kali dalam satu minggu supaya kebutuhan mineral tanaman singkong terpenuhi dengan baik.

Berilah pupuk organik cair di area bedengan tanaman, agar pertumbuhan singkong tidak lambat. Lakukan pemangkasan ketika cabang tanaman singkong terlalu banyak.

Daun Singkong
Daun Singkong

Hama yang menyerang tanaman singkong, dan merupakan permasalahan adalah tikus sawah. Tikus yang berkeliaran di area penanaman singkong, akan menghabiskan umbi singkong sehingga harus dibasmi dengan menggunakan racun tikus.

Selain itu, ada pula tanaman liar yang tumbuh di area penanaman singkong. Tanaman tersebut harus segera disingkirkan karena bisa mengurangi unsur hara dalam tanah.

Pemanenan

Singkong dapat dipanen ketika pohon telah memasuki 8 bulan dan menghasilkan umbi yang baik. Hal itu ditandai oleh daun yang mulai menguning. Ketika memanen, alangkah baiknya untuk menyisakan batang yang ditebang sekitar 15 sampai 20 cm untuk memudahkan pencabutan akar.


Itulah beberapa panduan lengkap untuk budidaya tanaman singkong. Dengan cara budidaya yang tepat, maka hasilnya juga akan maksimal. Semoga bermanfaat.

Klik & Baca: Ekspor Hasil Olahan Pertanian, Bakso Hingga Singkong Beku Tembus 2,9 Milyar

Penulis: Epin Supini

Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di sini.

Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di sini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.