[Review Buku] Bertani dengan Akal dan Nurani

Buku yang berjudul “Bertani dengan Akal dan Nurani” ini ditulis oleh Ir. H.R Utju Suiatna. Ia mempunyai tujuan dan harapan untuk membuat dan memperkenalkan suatu “jendela kecil“ sehingga kita sebagai pembaca dapat melirik atau mengintip potret kehidupan yang dilalui oleh para petani dan keluarganya serta proses bertani itu sendiri. Proses bertani yang dimaksud lebih mengarah ke pertanian pada tanaman padi yang menjadi sumber pangan di Indonesia.

Gambaran Pembahasan Buku

Pada sampul buku ini, terdapat gambar yang merupakan sekelompok petani yang sedang menanam padi dengan menerapkan pola tanam SRI (System Of Rice Intensification) di Kabupaten Cianjur

Pada awal buku ini, terdapat pengantar yang diawali dengan suatu lirik lagu Rayuan Pulau Kelapa ciptaan Ismail Marzuki yang mengajak kita semua bahwa Indonesia adalah negeri yang subur yang dapat menjadi kemakmuran bagi masyarakatnya. Selain itu, bagian pengantar juga berisi tujuan harapan dan keinginan penulis yang berhubungan dengan bidang pertanian.

Bab pertama menceritakan bagaimana penulis merupakan lulusan dari Teknik Fisika ITB Bandung. Penulis juga pernah bekerja di perusahaan penerbangan nasional Garuda Indonesia yang akhirnya berpindah profesi yang awalnya bidang teknik ke bidang pertanian. Penulis juga menceritakan bagaimana proses belajar penulis untuk dapat memahami bidang pertanian dari nol.

Bab berikutnya berisi tentang bagaimana interaksi terhadap para petani dan juga uji coba yang dilakukan oleh penulis sendiri di Desa Cijambe, Kabupaten Subang. Penulis berkunjung ke Desa Cijambe bersama rekannya dari GEC (Ganesha Entrepreneur Club) yang dimana meninggalkan kenangan yang kemudian diceritakan dalam bentuk opini.

Pada bab ketiga, penulis menceritakan tentang pelatihan-pelatihan yang dilakukan di berbagai tempat seperti Jawa Barat dan Jawa Timur. Bukan hanya itu, juga tempat lainnya yang biasanya bisa dikatakan dinamis, yang kadang menguji kesabaran dan emosi, dan sering munculnya hal-hal yang bersifat lucu yang secara spontan muncul dari para petani baik secara sadar maupun tidak sadar.

Baca juga: 6 Tips Bercocok Tanam di Indonesia

Sawah

Selain terdapat banyak cerita tentang pelatihan-pelatihan di dalam buku ini, juga terdapat pengetahuan-pengetahuan yang berkaitan dengan sistem tanaman padi organik pola tanam SRI, termasuk pembuatan kompos, pupuk organik cair, dan juga pestisida organik. Pengetahuan-pengetahuan yang disampaikan oleh penulis dikemas dalam bentuk cerita yang bersumber dari pengalaman penulis. Kemudian, berlanjut ke bab-bab berikutnya yang berisi ulasan tentang pola tanam SRI, kendali lapangan dan anjurannya, dan pengetahuan lainnya tentang isu kelestarian hidup.

Sebagai pelengkap buku “Bertani dengan akal dan nurani” ini, pada bagian akhir, terdapat glosarium yang menjelaskan istilah-istilah yang digunakan serta terdapat indeks yang akan memudahkan pembaca mencari halaman yang memuat suatu kata dan istilah.

Dengan penggunaan bahasa dan tutur kata yang mudah dipahami serta diselipkan gambar-gambar ilustrasi, membaca menjadi lebih menyenangkan dan menjadi salah satu kelebihan buku ini. Oleh karena itu, dapat dikatakan buku ini sangat cocok untuk orang yang ingin memulai terjun ke bidang pertanian. Bertani dengan akal dan nurani yang telah dianugerahkan oleh Tuhan kepada kita dapat mengatasi munculnya masalah-masalah.

Baca juga: [Review Buku] PERTANIAN ORGANIK (Persyaratan, Budidaya, dan Sertifikasi)

Penulis: M. Rizki Permadi Putra

Sudah download aplikasi Pak Tani Digital? Klik di sini.

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.