{"id":10090,"date":"2020-03-06T18:54:24","date_gmt":"2020-03-06T11:54:24","guid":{"rendered":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/?p=10090"},"modified":"2020-03-06T18:54:24","modified_gmt":"2020-03-06T11:54:24","slug":"petani-ciptakan-beras-sehat-ramah-lingkungan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/petani-ciptakan-beras-sehat-ramah-lingkungan\/","title":{"rendered":"Petani Ciptakan Beras Sehat Ramah Lingkungan"},"content":{"rendered":"<p>Mau tau informasi mengenai beras sehat ramah lingkungan? Berikut Pak Tani Digital akan memberikan informasi mengenai hal tersebut. Simak ulasannya!<\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Beras Sehat<\/span><\/h2>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Pestisida Ramah Lingkungan<\/span><\/h4>\n<figure id=\"attachment_10094\" aria-describedby=\"caption-attachment-10094\" style=\"width: 500px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-10094\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/191105145857-363.jpg\" alt=\"beras sehat\" width=\"500\" height=\"268\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-10094\" class=\"wp-caption-text\">sinartani.com<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/apakah-bansos-beras-menjadi-peluang-mafia-lagi\/\">Apakah Bansos Beras Menjadi Peluang Mafia Lagi?<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p>Perubahan ekosistem tumbuhan mengakibatkan meledaknya populasi Organisme Pengganggu Tanaman (OPT). Tingginya populasi OPT dan penyakit tumbuhan dapat mengakibatkan penurunan tingkat produksi tanaman.<\/p>\n<p>Untuk\u00a0mengatasi masalah tersebut penggunaan pestisida kimia sintetik menjadi jalan\u00a0alternatif bagi petani sehingga mempermudah kinerja untuk bertani.<\/p>\n<p>Pdahal sebenarnya penggunaan pupuk kimia akan berdampak negatif terdahap ekosistem, seperti pencemaran air, mengeraskan tanah.<\/p>\n<p>Membunuh musuh alami dari hama itu sendiri bahkan meracuni manusia. Apalagi jika penggunaannya secara terus menerus dan dalam jangka panjang.<\/p>\n<p>Penggunaan pestisida nabati merupakan salah satu alternatif untuk mengurangi pestisida kimia karena pestisida nabati ini\u00a0berbahan dasar tumbuhan.<\/p>\n<p>Kini pestisida nabati menjadi terobosan untuk membasmi hama\u00a0dan penyakit tumbuhan. Selain itu juga\u00a0berfungsi sebagai pupuk yang menyuburkan tanaman dan menjaga\u00a0keseimbangan ekosistem alam.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Beras Sehat Ciptaan Petani<\/span><\/h4>\n<figure id=\"attachment_10092\" aria-describedby=\"caption-attachment-10092\" style=\"width: 500px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-10092\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/petani-di-lampung-kembangkan-beras-organik-dan-hidroponik.jpeg\" alt=\"beras sehat\" width=\"500\" height=\"250\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-10092\" class=\"wp-caption-text\">merdeka.com<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/cara-membuat-pupuk-cair-dari-air-cucian-beras\/\">Cara Membuat Pupuk Cair dari Air Cucian Beras<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p>Kementerian Pertanian (Kementan) juga mendukung penggunaan pestisida nabati (pesnab) untuk mengendalikan hama penggerek batang padi. Pesnab semakin diminati petani sebagai pilihan pertama saat tanaman terkena hama atau penyakit.<\/p>\n<p>Karena penggunaan nya aman bagi lingkungan dan tidak menimbulkan resistensi hama di kemudian hari dan produk yang dihasilkan bebas dari residu yang berbahaya.<\/p>\n<p>Kesadaran petani tentang pertanian ramah lingkungan semakin tinggi, hal itu dibuktikan sejumlah kelompok Perkumpulan Petani Poktan Gapsera Sejahtera Mandiri, Kecamatan Seputih Raman, Kabupaten Lampung Tengah.<\/p>\n<p>Yang mengembangkan beras sehat bebas pestisida guna membentuk pertanian berkeanjutan.<\/p>\n<p>Produksi beras sehat ini telah dilakukan sejak tahun 2018 dan dari 16 jenis telah diperiksa dan dinyatakan bebas residu. Beras sehat dengan merek dagang \u201cBerasera\u201d<\/p>\n<p>Menggunakan pestisida nabati sehingga menghasilkan produk yang ramah akan lingkungan.<\/p>\n<p>Selain oenggunaan pestisida nabati, petani juga menggunakan pupuk organik untuk memicu pertumbuhan padi menjadi lebih baik, beras ini dihargai sebesar Rp 6.500 per lima kilo gram dipasaran.<\/p>\n<p>Beras ini bisa diproduksi hingga mencapai 60 ton per musim dan masih berada dalam cakupan kualitas premium, sebab belum ada regulasi yang mengatur untuk beras sehat.<\/p>\n<p>Dengan menggunakan beragam bahan pengusir hama yang ramah lingungan maka tanah yang ditanami tidak mengandung racun setra akan tetap subur dan dengan begitu.<\/p>\n<p>Petani sangat berharap pemerintah bisa \u00a0memfasilitasi beras sehat dan dapat di distribusi hingga ke luar negri dan dapat bersaing dengan beras lainnnya.<\/p>\n<hr \/>\n<p>Itulah informasi menganai beras sehat yang ramah lingkungan. Semoga informasi yang diberikan dapat bermanfaat ya sobat PTD!<\/p>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/beras-turun-mutu-dilelang-untuk-etanol\/\">Beras Turun Mutu Dilelang untuk Etanol<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: right;\">Sumber: <strong>Antranews.com<\/strong><\/p>\n<p>Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<p>Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di\u00a0<strong><\/strong><\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mau tau informasi mengenai beras sehat ramah lingkungan? Berikut Pak Tani Digital akan memberikan informasi mengenai hal tersebut. Simak ulasannya! Beras Sehat Pestisida Ramah Lingkungan Baca juga: Apakah Bansos Beras&hellip; <!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":10091,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ub_ctt_via":""},"categories":[1234],"tags":[1972,131,1973],"featured_image_src":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/asian-meal-food-produce-healthy-lunch-780256-pxhere.com_.jpg","author_info":{"display_name":"Pak Tani","author_link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/author\/ptd\/"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10090"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10090"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10090\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10096,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10090\/revisions\/10096"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10091"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10090"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10090"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10090"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}