{"id":10214,"date":"2020-03-08T22:40:38","date_gmt":"2020-03-08T15:40:38","guid":{"rendered":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/?p=10214"},"modified":"2020-03-08T22:40:38","modified_gmt":"2020-03-08T15:40:38","slug":"20-hektare-lahan-sawit-kembali-terbakar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/20-hektare-lahan-sawit-kembali-terbakar\/","title":{"rendered":"20 Hektare Lahan Sawit Kembali Terbakar"},"content":{"rendered":"<p>Mau tau informasi mengenai lahan sawit yang terbakar? Berikut Pak Tani Digital akan membagikan informasi mengenai hal tersebut. Simak ulasannya!<\/p>\n<h2>Fenomena Kebakaran Lahan<\/h2>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Kebakaran Lahan Sawit<\/span><\/h4>\n<figure id=\"attachment_10217\" aria-describedby=\"caption-attachment-10217\" style=\"width: 500px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-10217\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/cnnindonesia.jpg\" alt=\"kebakaran lahan\" width=\"500\" height=\"281\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-10217\" class=\"wp-caption-text\">cnnindonesia.com<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/menelisik-hubungan-minyak-kelapa-sawit-dan-karhutla\/\">Menelisik Hubungan Minyak Kelapa Sawit Dan Karhutla<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p>Kebakaran hutan atau lahan merupakan hal yang sering terjadi di setiap negara dan bisa saja terjadi disetiap kondisi tanahnya, bukan hanya pada spesifik ada atau tidaknya gambut.<\/p>\n<p>Kebakaran lahan di seluruh dunia termasuk Indonesia belum dapat diatasi sepenuhnya karna fenomena ini selalu terjadi berulang-ulang setiap tahunnya.<\/p>\n<p>Hal ini berakibat kerugian bagi semua pihak baik masyarakat, pemerintah bahkan menjadi masalah dunia.<\/p>\n<p>Sebelumnya, pada Juni-Oktober 2015, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mencatat 2,6 juta hektare lahan terbakar di Pulau Sumatera dan Kalimantan.<\/p>\n<p>Data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat lahan terbakar dalam kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) sepanjang 2019 mencapai lebih dari 857 hektare di\u00a0enam provinsi berbeda.<\/p>\n<p>Kebakaran lahan sawit kembali terjadi eberapa waktu lalu sedikitnya 20 hektare lahan sawit \u00a0terbakar di Kabupaten Agam, Sumatera Barat.<\/p>\n<p>Kasus terbaru, lahan seluas 12 hektare di perkebunan sawit plasma di Masang, Nagari Tiku V Jorong, Kecamatan Tanjung Mutiara.<\/p>\n<p>Petugas gabungan sudah turun tangan untuk memadamkan api sejak beberapa hari setelah kejadian, namun sayangnya, api terus saja bermunculan kembali sehingga membuat petugas gabungan sulit untuk memandamkan secara keseluhan dengan cepat.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Penyebab Kebakaran Lahan Sawit<\/span><\/h4>\n<figure id=\"attachment_10216\" aria-describedby=\"caption-attachment-10216\" style=\"width: 500px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-10216\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/acehantaranewscom.jpg\" alt=\"kebakaran lahan\" width=\"500\" height=\"333\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-10216\" class=\"wp-caption-text\">acehantaranews.com<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/10-tips-melawan-kabut-asap-di-daerah-karhutla\/\">10 Tips Melawan Kabut Asap Di Daerah Karhutla<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p>Pada awalnya kebakaran lahan ini melahap sekitar 12 hektare lahan sawit dan itu sudah dipadamkan. Karena terjadi di lahan gambut dan ditambah cuaca panas, api menjalar ke 2 hektare lahan lain sehingga api menjalar dengan cepat.<\/p>\n<p>Untuk memadamkan api, BPBD Agam menurunkan 12 personel yang dibantu oleh tim PT Mutiara Agam serta warga setempat.<\/p>\n<p>Mereka salling bekerjasama agar penyebaran api tidak semakin meluas. Dengan begitu, terdapat sekitar 30 orang yang terlibat dalam pemadaman.<\/p>\n<p>Belum dipastikan dengan jelas penyebab utama dari kebakaran lahan sawit ini dan kepolisian masih menyelidiki sumber dari kebakarannya.<\/p>\n<p>Dengan adanya kejadian ini pastinya tidak lepas dari kerugian, untuk seberapa besar kerugian yang dialami masih pada tahap perhitungan.<\/p>\n<p>Oleh karena itu, Masyarakat Kabupaten Agam disarankan agar \u00a0tidak melakukan pembakaran di lahan karena cuaca panas mengakibatkan api cepat membesar dan menjalar.<\/p>\n<p>Selain itu, masyarakat untuk segera melapor ke BPBD apabila muncul kebakaran lahan sekecil apa pun agar kebakaran diatasi dengan cepat.<\/p>\n<p>Setiap kali karhutla terjadi, industri sawit disudutkan. Sejumlah pihak, terutama aktivis lingkungan, menuding pembukaan lahan perkebunan lewat pembakaran lahan jadi penyebabnya.<\/p>\n<p>Sejumlah putusan pengadilan pun memvonis beberapa korporasi sawit bersalah terkait karhutla.<\/p>\n<hr \/>\n<p>Itulah informasi mengenai kebakaran lahan sawit. Semoga informasi yang diberikan dapat bermanfaat ya sobat PTD!<\/p>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/petani-dan-solusi-perubahan-iklim\/\">Petani dan Solusi Perubahan Iklim<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: right;\">Sumber: <strong>CNNindonesia<\/strong><\/p>\n<p>Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<p>Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di\u00a0<strong><\/strong><\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mau tau informasi mengenai lahan sawit yang terbakar? Berikut Pak Tani Digital akan membagikan informasi mengenai hal tersebut. Simak ulasannya! Fenomena Kebakaran Lahan Kebakaran Lahan Sawit Baca juga: Menelisik Hubungan&hellip; <!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":10215,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ub_ctt_via":""},"categories":[1234],"tags":[2007,1393],"featured_image_src":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/forest-wilderness-brush-smoke-flame-fire-662957-pxhere.com_.jpg","author_info":{"display_name":"Pak Tani","author_link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/author\/ptd\/"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10214"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10214"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10214\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10218,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10214\/revisions\/10218"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10215"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10214"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10214"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10214"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}