{"id":10247,"date":"2023-04-05T17:01:07","date_gmt":"2023-04-05T10:01:07","guid":{"rendered":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/?p=10247"},"modified":"2023-04-05T16:32:37","modified_gmt":"2023-04-05T09:32:37","slug":"5-langkah-budidaya-cherry-dari-biji-dengan-mudah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/5-langkah-budidaya-cherry-dari-biji-dengan-mudah\/","title":{"rendered":"5 Langkah Budidaya Cherry dari Biji dengan Mudah"},"content":{"rendered":"<p>Yuk, budidaya cherry dari biji dan jadiin artikel ini sebagai panduan kamu. PTD akan membagikan 5 langkah mudahnya.<\/p>\n<p>Memiliki bentuk yang cantik dengan rasa yang lezat, tak heran jika buah cherry sering dijadikan sebagai salah satu pemanis pada berbagai kue dan dessert.<\/p>\n<p>Selain itu buah cherry juga bisa dikonsumsi langsung karena memberikan efek yang baik bagi tubuh. Karena potensinya yang besar, maka budidaya cherry bisa menjadi peluang yang menjanjikan.<\/p>\n<h2><strong>Langkah Budiaya Cherry dari Biji<\/strong><\/h2>\n<p>Di Indonesia sendiri, buah cherry masih jarang dibudiayakan. Salah satu Kawasan yang memiliki perkebunan cherry adalah kawasan Lembang Bandung karena memiliki udara khas pegunungan yang dingin.<\/p>\n<p>Bagi Anda yang bertempat tinggal di Kawasan pegunungan yang dingin, maka membudidayakan cherry bisa menjadi pilihan tepat. Sebagai informasi, ini dia beberapa langkah budidaya cherry yang bisa Anda lakukan:<\/p>\n<blockquote><p>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/unik-budidaya-anggur-brazil-bisa-dengan-cara-ini\/\">Unik! Budidaya Anggur Brazil Bisa dengan Cara Ini<\/a><\/p><\/blockquote>\n<h4><span style=\"color: #008000;\"><strong>Persiapan Lahan<\/strong><\/span><\/h4>\n<p>Langkah pertama untuk membudidayakan cherry adalah mempersiapkan lahan. Pilih lahan yang memiliki lokasi yang sejuk.<\/p>\n<p>Buatlah lubang tanam dengan ukuran 50 cm x 50 cm x 50 cm. Setelah itu, masukkan pupuk kandang atau pupuk kompos kedalam lubang tanam hingga 2\/3 bagian lubang tanam. Lalu istirahatkan lahan selama kurang lebih 3 minggu.<\/p>\n<p>Jika ingin menanam buah ceri di dalam pot, maka pilihlah pot besar sehingga pertumbuhannya lebih optimal. Isi pot dengan campuran pupuk kandang dan tanah lalu biarkan campuran hingga tanah menjadi subur.<\/p>\n<figure id=\"attachment_10253\" aria-describedby=\"caption-attachment-10253\" style=\"width: 600px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-10253\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/buah-cherry.jpg\" alt=\"buah cherry\" width=\"600\" height=\"399\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-10253\" class=\"wp-caption-text\">pixabay.com<\/figcaption><\/figure>\n<h4><strong><span style=\"color: #008000;\">Persiapan Benih<\/span><\/strong><\/h4>\n<p>Untuk mempersiapkan benih berkualitas, maka Anda harus selektif dalam memilih biji. Beberapa ciri buah ceri berkualitas baik antara lain:<\/p>\n<ol>\n<li>Pilih biji dari buah ceri dengan ukuran besar, berusia tua, sehat, dan tidak cacat. Selain itu pastiakn juga bahwa buah tersebut juga terbebas dari hama penyakit.<\/li>\n<li>Bersihkan buah ceri dan pisahkan biji cherry dari buahnya.<\/li>\n<li>Jemur biij yang sudah didapat di bawah sinar matahari kurang lebih 1 hari.<\/li>\n<li>Selesai dijemur, pindahkan biji ke tempat yang teduh lalu balut biji dengan tisu.<\/li>\n<li>Masukkan biji ceri yang sudah dilapisi tisu kedalam kulkas selama 1 minggu.<\/li>\n<li>Jika sudah waktunya untuk menanam, keluarkan biji dari kulkas dan biarkan dulu selama 1 jam.<\/li>\n<\/ol>\n<h4><span style=\"color: #008000;\"><strong>Penanaman Biji<\/strong><\/span><\/h4>\n<p>Ketika waktu penanaman, semai biji terlebih dahulu sebelum dipindahkan ke lahan. Langkah-langkah penyemaian biji antara lain:<\/p>\n<ol>\n<li>Semai biji kedalam lubang atau pot yang sudah disediakan disebelumnya.<\/li>\n<li>Jika Anda membeli bibit cherry dari toko yang sudah didalam polybag, maka keluarkan bibit dari polybag secara hati-hati dan jangan sampai perakarannya putus.<\/li>\n<li>Setelah dipindahkan kedalam media semai, tutup media tanam dengan cara ditekan hingga perakarannya tertutup.<\/li>\n<li>Jika semua biji sudah disemai di dalam pot, pindahkan pot ke tempat yang lebih teduh.<\/li>\n<\/ol>\n<blockquote><p>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/5-langkah-mudah-tanam-anggur-di-pekarangan-rumah\/\">5 Langkah Mudah Tanam Anggur di Pekarangan Rumah<\/a><\/p><\/blockquote>\n<h4><span style=\"color: #008000;\"><strong>Perawatan Tanaman<\/strong><\/span><\/h4>\n<p>Perawatan tanaman yang bisa dilakukan pada proses budidaya ceri antara lain penyiraman, pemupukan, penyulaman, hormon, pemberantasan hama, dan juga penyulaman.<\/p>\n<figure id=\"attachment_10251\" aria-describedby=\"caption-attachment-10251\" style=\"width: 600px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-10251\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/cherry.jpg\" alt=\"cherry\" width=\"600\" height=\"396\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-10251\" class=\"wp-caption-text\">pixabay.com<\/figcaption><\/figure>\n<p><strong>Pemupukan<\/strong><\/p>\n<p>Pada proses budidaya ceri, pemupukan tanaman dilakukan selama 1 bulan sekali. Ketika tanaman sudah mulai berbuah, maka Anda bisa menambahkan hormon perangsang buah.<\/p>\n<p><strong>Penyiraman<\/strong><\/p>\n<p>Proses penyiraman tanaman ceri bisa dilakukan secara rutin selama 1 hari sekali. Pastikan bahwa tanaman selalu lembab dan tidak kekeringan.<\/p>\n<p><strong>Penyulaman<\/strong><\/p>\n<p>Apabila ada tanaman yang mati dan layu maka proses penyulaman harus segera dilakukan. Penyulaman dilakukan dengan cara memotong atau menggantinya dengan tanaman yang baru.<\/p>\n<p><strong>Pemberantasan Hama<\/strong><\/p>\n<p>Untuk melakukan pemberantasan hama ada beberapa langkah yang bisa dilakukan yaitu penyiangan, pemangkasan, dan juga pemberian fungisida. Bersihkan gulma atau rumput liar yang tumbuh agar tidak mengganggu pertumbuhan.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\"><strong>Pemanenan<\/strong><\/span><\/h4>\n<p>Pemanenan pertama buah ceri bisa dilakukan ketika tanaman sudah berusia 3-4 tahun. Namun jangka waktu pemanenan bisa lebih singkat hingga 1-2 tahun jika proses perawatan dan penanaman dilakukan dengan benar.<\/p>\n<hr \/>\n<p>Itulah tadi beberapa langkah penanaman budidaya cherry dari biji yang bisa dilakukan dengan mudah. Jika proses penanaman dan perawatan bisa dilakukan dengan mudah, maka hasil panen buah cherry yang berkualitas tentu bisa didapatkan. Tertarik untuk mencoba membudidayakannya?<\/p>\n<p><strong>Jangan lupa SHARE artikel ini kepada teman-teman kamu ya!<\/strong><\/p>\n<blockquote><p>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/5-tahap-menanam-buah-cherry-paling-mudah-bagi-pemula\/\">5 Tahap Menanam Buah Cherry Paling Mudah Bagi Pemula<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p>Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<p>Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<p><strong>Sumber:<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>https:\/\/ilmubudidaya.com\/cara-menanam-ceri-dari-biji\/<\/li>\n<\/ul>\n<p><em>Sumber gambar utama<\/em>: pixabay.com<\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Yuk, budidaya cherry dari biji dan jadiin artikel ini sebagai panduan kamu. PTD akan membagikan 5 langkah mudahnya. Memiliki bentuk yang cantik dengan rasa yang lezat, tak heran jika buah&hellip; <!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":10250,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ub_ctt_via":""},"categories":[1345,1],"tags":[1454,2014],"featured_image_src":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/budidaya-cherry.jpg","author_info":{"display_name":"Novita Awalia Rahmah","author_link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/author\/novita-awalia-rahmah\/"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10247"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10247"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10247\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10254,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10247\/revisions\/10254"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10250"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10247"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10247"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10247"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}