{"id":10497,"date":"2021-02-15T04:10:30","date_gmt":"2021-02-14T21:10:30","guid":{"rendered":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/?p=10497"},"modified":"2021-02-15T04:27:31","modified_gmt":"2021-02-14T21:27:31","slug":"ketahui-modal-untuk-ternak-ayam-petelur-100-ekor","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/ketahui-modal-untuk-ternak-ayam-petelur-100-ekor\/","title":{"rendered":"Ketahui Modal Untuk Ternak Ayam Petelur 100 Ekor"},"content":{"rendered":"<p>Kamu sudah tahu belum berapa modal untuk ternak ayam petelur 100 ekor? yuk, cari tahu di artikel berikut ini.<\/p>\n<p>Unit usaha peternakan setiap tahun terus bertumbuh, pasalnya pengetahuan masyarakat semakin baik tentang pentingnya protein sebagai zat pembangun tubuh.<\/p>\n<p>Hal ini diikuti dengan pertumbuhan penduduk yang meningkat serta taraf hidup yang semakin baik sehingga wajar bila permintaan akan suplay telur tidak ada habis \u2013 habisnya.<\/p>\n<p>Potensi unit usaha ini cukup besar dengan pertimbangan pola pemeliharaan yang tidak membutuhkan banyak waktu, tenaga, serta perputaran uang yang relatif cepat.<\/p>\n<p>Berbekal hal tersebut, banyak yang berbondong \u2013 bondong bersemangat membangun usaha yang satu ini. Modal tidak selalu menjadi fondasi utama dalam memulai bisnis, namun tanpa modal maka usaha pada akhirnya tidak akan jalan.<\/p>\n<p>Bagi kamu peternak pemula, bila mengalami keterbatasan modal maka dapat memulai dari angka 100 ekor pertama. Selain sebagai masa uji coba potensi pasar, juga memberikan pengetahuan cara beternak ayam petelur.<\/p>\n<h2>Modal Untuk Ternak Ayam Petelur<\/h2>\n<p>Tertarik untuk memulai usaha ini? Berikut ini rincian ternak ayam petelur untuk 100 ekor.<\/p>\n<blockquote><p>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/panduan-lengkap-ternak-ayam-petelur\/\">Panduan Lengkap Ternak Ayam Petelur untuk Meningkatkan Produksi<\/a><\/p><\/blockquote>\n<h4><span style=\"color: #008000;\"><strong>Biaya Pembuatan Kandang<\/strong><\/span><\/h4>\n<p>Kandang merupakan komponen vital yang sangat penting dalam unit usaha peternakan ayam petelur.<\/p>\n<p>Sehingga tidak jarang banyak peternak yang menginvestasikan pengeluaran terbesar di awal hanya untuk membangun kandang yang bagus, kokoh dan kuat. Hal tersebut tentu diikuti dengan modal awal yang banyak pula.<\/p>\n<p>Kami tidak menyarankan Anda melakukan hal serupa karena kebanyakan unit usaha peternakan gagal disebabkan hal tersebut.<\/p>\n<p>Biaya produksi menjadi berkurang sehingga hanya sedikit modal yang bisa diinvestasikan, tentunya keuntungan yang dihasilkan kecil sehingga pemilik peternakan tidak sanggup lagi membayar gaji karyawan dan akhirnya gulung tikar.<\/p>\n<p>Peternak pemula sebaiknya memperhatikan hal demikian, bila estimasinya beternak ayam petelur 100 ekor maka sangat disarankan memanfaatkan kayu bekas, bambu, dan lain \u2013 lain yang berguna untuk memangkas biaya pembuatan kandang yang terlalu mahal.<\/p>\n<p>Besaran biaya yang kemungkinan dikeluarkan bergantung pada besaran biaya ukuran kandang untuk memelihara ternak ayam.<\/p>\n<p>Berdasarkan Peraturan Menteri Pertanian Nomor 31 tahun 2004 bahwa ukuran kandang ayam untuk kapasitas 100 \u2013 500 ekor dengan luas 50 m<sup>2<\/sup>, namun Anda bisa memanfaatkan luas sekitar 20 m<sup>2<\/sup> untuk 100 ekor.<\/p>\n<p>Adapun estimasi biaya pembuatan kandang ayam petelur anda yakni:<\/p>\n<ol>\n<li>Gaji tukang: Rp 2.000.000<\/li>\n<li>Biaya material: Rp 3.000.000<\/li>\n<\/ol>\n<p>Anda bisa lebih menghemat biayanya bila dapat membuat sendiri kandang ayamnya. Namun tidak masalah jika menggunakan jasa tukang yang lebih profesional, estimasi diatas berdasarkan nilai terendah dan bisa membantu untuk menyelesaikan kandang ayam milik Anda.<\/p>\n<p>Biaya material yang kami maksudkan ialah atap kandang yang mungkin terdiri atas seng. Kayu yang kuat dan kokoh untuk penyangga kandang serta material untuk lantai menggunakan beton sehingga lebih memudahkan dalam kebersihannya. Untuk material kandang bisa memanfaatkan bambu yang harganya lebih murah.<\/p>\n<figure id=\"attachment_10505\" aria-describedby=\"caption-attachment-10505\" style=\"width: 600px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-10505\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/kandang-Ayam-Bertelur.jpg\" alt=\"kandang-Ayam-Bertelur\" width=\"600\" height=\"338\" srcset=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/kandang-Ayam-Bertelur.jpg 800w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/kandang-Ayam-Bertelur-300x169.jpg 300w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/kandang-Ayam-Bertelur-768x432.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-10505\" class=\"wp-caption-text\">bali-travelnews.com<\/figcaption><\/figure>\n<h4><span style=\"color: #008000;\"><strong>Biaya Pembelian Ayam<\/strong><\/span><\/h4>\n<p>Bibit ayam yang berkualitas tentu saja menghasilkan telur ayam yang berkualitas. Strain ayam yang familiar di Indonesia untuk jenis ayam petelur ialah Isa Brown. Jenis ayam ini mampu betelur sebanyak 280 butir\/tahun.<\/p>\n<p>Estimasi pengeluaran untuk bibit ayam ialah:<\/p>\n<ol>\n<li>DOC ayam petelur: Rp 10.000 \u00d7 100 ekor = Rp 1.000.000<\/li>\n<li>Ayam siap bertelur: Rp 65.000 \u00d7 100 ekor = Rp 6.500.000<\/li>\n<\/ol>\n<p>Berdasarkan hal diatas untuk berhemat maka bisa membeli DOC namun sangat rentan mengalami kematian, hal ini pun akan sebanding dengan besaran pengeluaran pakan dan biaya vaksinasi.<\/p>\n<p>Oleh karena itu, kami sangat menyarankan Anda membeli ayam yang siap bertelur.<\/p>\n<blockquote><p>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/4-tips-ternak-ayam-joper-peluang-bisnis-yang-menguntungkan\/\">4 Tips Ternak Ayam Joper, Peluang Bisnis yang Menguntungkan<\/a><\/p><\/blockquote>\n<h4><span style=\"color: #008000;\"><strong>Biaya Pakan Ternak<\/strong><\/span><\/h4>\n<p>Pakan memainkan peranan yang penting dalam hal budidaya ayam petelur, karena kualitas pakan akan sangat menentukan kualitas telur yang dihasilkan.<\/p>\n<p>Ayam petelur sangat membutuhkan nutrisi yang tinggi untuk proses pembentukan telur, hal ini sangat berbeda dengan jenis ayam pedaging.<\/p>\n<p>Estimasi pengeluaran untuk pakan ayam ialah:<\/p>\n<ol>\n<li>Konsentrat: Rp 10.000\/kg \u00d7 100 ekor \u00d7 35 % dalam pakan = Rp 3.000<\/li>\n<li>Jagung giling: Rp 4.000\/kg \u00d7 100 ekor \u00d7 45 % dalam pakan = Rp 1.800<\/li>\n<li>Bekatul: Rp 6.000\/kg \u00d7 100 ekor \u00d7 10 % dalam pakan = Rp 600<\/li>\n<\/ol>\n<p>Misalkan perhitungan umur ayam Anda adalah 16 minggu, mampu menghabiskan sebanyak 76 gram\/ekor per hari. Berdasarkan hal tersebut, maka besaran biaya yang dikeluarkan sebesar 5.900\/kg. Dapat diestimasikan bahwa biaya pengeluaran untuk pakan ialah :<\/p>\n<p><strong>Biaya Pakan Ternak: Rp 5.900\/kg \u00d7 100 ekor \u00d7 0,076 kg\/ekor = Rp 44.840\/hari<\/strong><\/p>\n<figure id=\"attachment_10504\" aria-describedby=\"caption-attachment-10504\" style=\"width: 600px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-10504\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/ayam-petelur.jpg\" alt=\"ayam petelur\" width=\"600\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/ayam-petelur.jpg 640w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/ayam-petelur-300x200.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-10504\" class=\"wp-caption-text\">pixabay.com<\/figcaption><\/figure>\n<h4><span style=\"color: #008000;\"><strong>Biaya Vaksinasi, Pengobatan, dan Peralatan<\/strong><\/span><\/h4>\n<p>Vaksin memiliki peranan yang sangat penting dalam mencegah terjadinya penularan penyakit pada ternak ayam. Kejadian penyakit tentunya akan berpengaruh pada kualitas telur, kerabang, nutrisi hingga dapat menyebabkan kematian pada ternak ayam anda.<\/p>\n<p>Estimasi pengeluaran vaksin, obat, dan peralatan ialah:<\/p>\n<ol>\n<li>Vaksin: 1 paket \u00d7 100 ekor = Rp 1.000.000<\/li>\n<li>Obat: 1 paket \u00d7 100 ekor = Rp 100.000<\/li>\n<li>Tempat makan: Rp 10.000\/buah \u00d7 4 buah = Rp 40.000<\/li>\n<li>Tempat minum: Rp 10.000\/buah \u00d7 4 buah = Rp 40.000<\/li>\n<li>Karton tempat telur : 1 ball \u00d7 70 lembar = Rp 105.000<\/li>\n<\/ol>\n<hr \/>\n<p>Nah, itu tadi info modal untuk ternak ayam petelur yang perlu kamu ketahui saat ingin melakukan budidaya ayam petelur. Semoga bermanfaat.<\/p>\n<p><strong>Jangan lupa SHARE artikel ini kepada teman-teman kamu ya!<\/strong><\/p>\n<blockquote><p>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/kenali-3-metode-vaksinasi-ayam-broiler-beserta-jadwalnya\/\">Kenali 3 Metode Vaksinasi Ayam Broiler Beserta Jadwalnya<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p>Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<p>Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<p><strong>Sumber:<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>Hasti. 2019. Menentukan Modal Ternak Ayam Petelur 100 Ekor. Diakses dari: https:\/\/hobiternak.com\/modal-ternak-ayam-petelur\/<\/li>\n<li>Kementerian Pertanian. 2004. Pedoman Budidaya Ayam Pedaging dan Ayam Petelur yang Baik. PERATURAN MENTERI PERTANIAN REPUBLIK INDONESIA NOMOR 31\/Permentan\/OT.140\/2\/2014.<\/li>\n<\/ul>\n<p><em>Sumber gambar utama<\/em>: pixabay.com<\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Kamu sudah tahu belum berapa modal untuk ternak ayam petelur 100 ekor? yuk, cari tahu di artikel berikut ini. Unit usaha peternakan setiap tahun terus bertumbuh, pasalnya pengetahuan masyarakat semakin&hellip; <!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":10503,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ub_ctt_via":""},"categories":[1423],"tags":[2074,1107],"featured_image_src":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/Modal-Untuk-Ternak-Ayam-Petelur-scaled.jpg","author_info":{"display_name":"Suryadi Pappa","author_link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/author\/suryadi-pappa\/"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10497"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10497"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10497\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10507,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10497\/revisions\/10507"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10503"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10497"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10497"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10497"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}