{"id":10614,"date":"2024-01-30T01:30:24","date_gmt":"2024-01-29T18:30:24","guid":{"rendered":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/?p=10614"},"modified":"2024-01-30T11:16:20","modified_gmt":"2024-01-30T04:16:20","slug":"ketahui-cara-mudah-budidaya-ketumbar","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/ketahui-cara-mudah-budidaya-ketumbar\/","title":{"rendered":"Ketahui Cara Mudah Budidaya Ketumbar"},"content":{"rendered":"<p>Mau tau informais mengenai cara mudah budidaya ketumbar? Berikut Pak Tani Digital akan membagikan informasi mengenai hal tersebut. Simak ulasnanya!<\/p>\n<h2>Tanaman Ketumbar<\/h2>\n<figure id=\"attachment_10617\" aria-describedby=\"caption-attachment-10617\" style=\"width: 500px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-10617\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/ilmubudidaya.jpg\" alt=\"ketumbar\" width=\"500\" height=\"332\" srcset=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/ilmubudidaya.jpg 431w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/ilmubudidaya-300x199.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 500px) 100vw, 500px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-10617\" class=\"wp-caption-text\">ilmubudidaya.com<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/ikutin-langkah-mudah-untuk-budidaya-kemiri\/\">Ikutin Langkah Mudah Untuk Budidaya Kemiri<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p>Tanaman ketumbar (Coriandrum sativum Linn) sekilas bijinya memang mirip dengan merica yang berasal dari sekitar Laut Tengah dan Kaukasus dan dapat tumbuh hingga ketinggian 2.000mdpl.<\/p>\n<p>Ketumbar adalah tanaman semak semusim dan mampu tumbuh hingga ketinggian satu meter. Tanaman ini memiliki akar tunggang, bulat, bercabang, dan berwarna putih.<\/p>\n<p>Batangnya berkayu lunak, beralur, dan berlubang dengan percabangan dikotom berwarna hijau. Tangkainya berukuran sekitar 5-10 cm dan berdaun majemuk.<\/p>\n<p>Menyirip, berselundang dengan tepi hijau keputihan dan daun ketumbar juga bisa dipakai sebagai penyedap masakan terutama untuk sup.<\/p>\n<p>Tanaman ini sangat bermanfaat untuk bahan obat antara lain untuk diuretik (peluruh air kencing), antipiretik (penurun demam), stomatik (penguat lambung).<\/p>\n<p>Stimulant (perangsang pencernaan), laxatif (pencahar perut), antelmintif (mengeluarkan cacing), menambah selera makan, mengobati sakit empedu dan bronkitis.<\/p>\n<h2>Cara Budidaya Tanaman Ketumbar<\/h2>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Persiapan Bibit<\/span><\/h4>\n<p>Bibit ketumbar bisa diperoleh dari biji yang sudah cukup umur dan sehat. Kemudian sebelum ditanam biji dipilih terlebih dahulu.<\/p>\n<p>Biji direndam dahulu dengan air hangat selama 2-12 jam. Siapka polybag dnengan media campuran tanah yang gembur dan pupuk kandang\/kompos pada kedalaman 1-2 cm dan biji akan tumbuh pada waktu 7-10 hari.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Penanaman Bibit<\/span><\/h4>\n<p>Bersihkan lahan dari gulma dan buatlah lubang dengan kedalam 30cm sebanyak 2 kali dengan jeda 5-7 hari. Setelah permukaan laha diratakan buatlah lubang tanam yang berjarak 10-15 cm<\/p>\n<p>Dengan kedalaman 3-5 cm dengan jarak alur 35-50 cm. Lakukan penanaman pada saat sore hari supaya tanaman bisa beradaptasi dengan baik. Jangan lupa menyiram lahan untuk meningkatkan kelembaban udaranya.<\/p>\n<figure id=\"attachment_10615\" aria-describedby=\"caption-attachment-10615\" style=\"width: 500px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-10615\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/nature-plant-field-leaf-flower-food-652211-pxhere.com_.jpg\" alt=\"ketumbar\" width=\"500\" height=\"333\" srcset=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/nature-plant-field-leaf-flower-food-652211-pxhere.com_.jpg 720w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/nature-plant-field-leaf-flower-food-652211-pxhere.com_-300x200.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 500px) 100vw, 500px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-10615\" class=\"wp-caption-text\">pxhere.com<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/5-langkah-mudah-budidaya-cengkeh-agar-cepat-panen\/\">5 Langkah Mudah Budidaya Cengkeh Agar Cepat Panen<\/a><\/p><\/blockquote>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Perawatan Tanaman<\/span><\/h4>\n<ul>\n<li><strong>Pemupukan<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p>Berilah pupuk nitrogen larut dalam air setelah tanaman yang mempunyai tinggi sekitar 2 inchi. Dosis yang diberikan sekitar \u00bc cangkir untuk 7,6 meter area tanam.<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Penyiraman<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p>Jika tanaman sudah tumbuh dengan kuat jangan berlebihan dalam melakukan penyiraman, karena tanaman ketumbar sendiri merupakan salah satu tumbuhan dari daerah yang beriklim kering.<\/p>\n<p>Pastikan agar tanah selalu dalam kondisi lembab, tapi tidak berair.<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Pemangkasan<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p>Lakukan pemangkasan pada tanaman ketumbar yang telah tumbuh tinggi sekitar 2-3 inchi. Jangan lupa untuk mencabut tanaman yang tumbuh kecil-kecil dan membiarkan tumbuhan besar yang tumbuh dengan jarak masing\u2013masing sekitar 8-10 inchi.<\/p>\n<ul>\n<li><strong>Penanganan Hama dan Penyakit<\/strong><\/li>\n<\/ul>\n<p>Hama tanaman seperti Stegobium paniuceum yang mengakibatkan biji ketumbar menjadi bolong dan memakan isi dari ketumbar sehingga menjadi bubuk biji.<\/p>\n<p>Penanganannya dengan menaruh predator alami untuk hama ini , dan juga menggunakan pestisida sesuai dengan dosis yang dibutuhkan.<\/p>\n<p>Penyakit Bintik daun bakteria dengan gejala daun akan berubah menjadi hitam dan buruk.<\/p>\n<p>Untuk penanganannya memetik dan membuang daun yang telah rusak, lakukan pemangkasan tanaman dimusim dingin hingga awal musim semi dan lakukan penyemprotan pestisida.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Pemanenan<\/span><\/h4>\n<p>Tanaman ketumbar sudah dapat dipanen apabila sudah memasuki usia 3-3,5 bulan dari waktu tanam. Memiliki warna coklat kuning, tanaman sudah mencapai tinggi 4 hingga 6 inchi.<\/p>\n<p>Panen dikerjakan dengan cara memotong atau mencabut tanaman lalu tanaman di ikat dan dijemur selama seminggu atau lebih. Biji dilepaskan dari buah dan dijemur lagi sampai kering.<\/p>\n<hr \/>\n<p>Itulah informasi mengenai cara budidaya tanaman ketumbar. Selamat mencoba dan semoga berhasil ya sobat PTD!<\/p>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/ketahui-budidaya-pala-dengan-mudah\/\">Ketahui Budidaya Pala Dengan Mudah<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: right;\">Penulis:\u00a0<strong>Rini Itona<\/strong><\/p>\n<p>Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<p>Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di\u00a0<strong><\/strong><\/p>\n<p><strong>Sumber<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>https:\/\/www.pertanianku.com\/cara-budidaya-ketumbar-yang-belum-diketahui-banyak-orang\/<\/li>\n<li>http:\/\/tipspetani.blogspot.com\/2014\/12\/tips-menanam-ketumbar.html<\/li>\n<\/ul>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mau tau informais mengenai cara mudah budidaya ketumbar? Berikut Pak Tani Digital akan membagikan informasi mengenai hal tersebut. Simak ulasnanya! Tanaman Ketumbar Baca juga: Ikutin Langkah Mudah Untuk Budidaya Kemiri&hellip; <!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":10616,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ub_ctt_via":""},"categories":[70,2080,1],"tags":[2105,2104,1388],"featured_image_src":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/plant-bowl-food-cooking-ingredient-herb-1121760-pxhere.com_.jpg","author_info":{"display_name":"Pak Tani","author_link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/author\/ptd\/"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10614"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10614"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10614\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10618,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10614\/revisions\/10618"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10616"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10614"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10614"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10614"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}