{"id":10619,"date":"2020-03-15T18:05:04","date_gmt":"2020-03-15T11:05:04","guid":{"rendered":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/?p=10619"},"modified":"2020-03-15T18:05:04","modified_gmt":"2020-03-15T11:05:04","slug":"permintaan-akademisi-untuk-pengalih-fungsi-lahan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/permintaan-akademisi-untuk-pengalih-fungsi-lahan\/","title":{"rendered":"Permintaan Akademisi Untuk Pengalih Fungsi Lahan"},"content":{"rendered":"<p>Mau tau informasi mengenai permintaan tindakan pada pengalih fungsi lahan? Pak Tani Digital akan membagikan informasi mengenai hal tersebut. Simak ulasannya!<\/p>\n<h2>Alih Fungsi Lahan<\/h2>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Tindakan Pengalih Fungsi Lahan<\/span><\/h4>\n<figure id=\"attachment_10620\" aria-describedby=\"caption-attachment-10620\" style=\"width: 500px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-10620\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/wartaekonomicom.jpg\" alt=\"alih fungsi lahan\" width=\"500\" height=\"288\" srcset=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/wartaekonomicom.jpg 500w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/wartaekonomicom-300x173.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 500px) 100vw, 500px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-10620\" class=\"wp-caption-text\">wartaekonomi.com<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/gunakan-lp2b-untuk-cegah-alih-fungsi-lahan\/\">Gunakan LP2B Untuk Cegah Alih Fungsi Lahan<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p>Banyaknya oknum alih fungsi lahan yang dilakukan sejumlah pihak tak bertanggung jawab hanya akan membuat para petani sengsara<\/p>\n<p>Dan orang yang mengalihfungsikannya harus ditindak secara tegas dan dipenjarakan sesuai aturan yang berlaku.<\/p>\n<p>Wakil Dekan I Fakultas Pertanian Universitas Brawijaya Sujarwo mengatakan tidak ada kata terlambat untuk berbuat dan membiarkan celah sedikit pun bagi mereka yang akan mengalihfungsikan lahan pertanian.<\/p>\n<p>Terdapat dua faktor yang membuat alih fungsi lahan begitu deras terjadi. Pertama, pemilik modal memandang tanah sebagai long-term profit perspective (increasing return overtime for the future).<\/p>\n<p>Kedua, pemilik lahan memandang area lahan sebagai unprofitable resources dengan pilihan impas, rugi atau untung sedikit.<\/p>\n<p>Jika demikian, interaksi kedua agen ekonomi akan menghasilkan transaksi yang jauh lebih mudah, yakni hanya meninggikan harga lahannya di atas ekspektasi petani, kemudian dengan sendirinya alih fungsi lahan akan terjadi.<\/p>\n<p>Sebagai tambahan informasi, pemerintah memiliki aturan ketat dalam mencegah alih fungsi lahan pertanian Indonesia.<\/p>\n<p>Yaitu dengan mencantumkan pasal pidana pada Undang-undang 41 tahun 2009 tentang lahan pertanian pangan berkelanjutan (LP2B).<\/p>\n<p>Aturan ini memiliki turunan amanat mendasar yang tertuang dalam Perda RTRW dan atau RDTR kabupaten\/kota.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Tindakan Untuk Petani<\/span><\/h4>\n<h4><span style=\"color: #008000;\"><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-8534\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/01\/94725975-d165-4e38-89a0-b5e0371bc026_169.jpeg\" alt=\"alih fungsi lahan\" width=\"500\" height=\"281\" \/><\/span><\/h4>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/ekologi-pedesaan-menjadi-korban-alih-fungsi-lahan\/\">Ekologi Pedesaan Menjadi Korban Alih Fungsi Lahan<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p>Sebenarnya para petani bisa mencegah tingginya laju alih fungsi lahan melalui perspektif long-term profit, di mana pandangan utamanya<\/p>\n<p>Adalah nilai jual hasil produksi yang masih tinggi, petani mampu meningkatkan efisiensi dan produktivitas usaha taninya menjadi lebih profitable.<\/p>\n<p>Seharusnya petani juga harus mendapatkan pertolongan bersama dalam menghadapi ganasnya perubahan. Menolong petani artinya membuat mereka lebih berdaya secara teknologi.<\/p>\n<p>Lebih baik secara informasi, dan lebih berwawasan bisnis sebagai entitas ekonomi.<\/p>\n<p>Dalam hal ini, pemerintah bersama perguruan tinggi, industri, dan pusat-pusat inovasi lainnya harus saling berkesinambungan untuk membantu pahlawan pangan Indonesia.<\/p>\n<p>Namun, petani juga harus disadarkan bahwa mereka harus merubah mindset jangan ketergantungan dengan bantuan pemerintah dan harus memiliki jiwa entrepreneur (menciptakan inovasi dan nilai tambah).<\/p>\n<p>Contohnya bagaimana petani di New Zelland dengan pertanian berkorporasinya, lalu petani di Korea selatan dengan Saemaul Undongnya.<\/p>\n<hr \/>\n<p>Itulah informasi mengenai tindakan pada pengalih fungsi lahan. Semoga informasi yang diberikan dapat bermanfaat ya sobat PTD!<\/p>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/sukabumi-cegah-alih-fungsi-lahan-pertanian\/\">Sukabumi Cegah Alih Fungsi lahan Pertanian<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: right;\">Sumber: <strong>Detik.com<\/strong><\/p>\n<p>Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<p>Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di\u00a0<strong><\/strong><\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mau tau informasi mengenai permintaan tindakan pada pengalih fungsi lahan? Pak Tani Digital akan membagikan informasi mengenai hal tersebut. Simak ulasannya! Alih Fungsi Lahan Tindakan Pengalih Fungsi Lahan Baca juga:&hellip; <!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":10622,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ub_ctt_via":""},"categories":[4],"tags":[1632,12,2106],"featured_image_src":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/l73tDrMjOIJ2tCtNS0QdPzM3wrAgeibgcqZTglYh.jpeg","author_info":{"display_name":"Pak Tani","author_link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/author\/ptd\/"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10619"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10619"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10619\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10623,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10619\/revisions\/10623"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10622"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10619"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10619"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10619"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}