{"id":10850,"date":"2022-11-18T01:25:51","date_gmt":"2022-11-17T18:25:51","guid":{"rendered":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/?p=10850"},"modified":"2022-11-18T00:57:38","modified_gmt":"2022-11-17T17:57:38","slug":"mengenal-ternak-bebek-peking-dan-tips-budidayanya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/mengenal-ternak-bebek-peking-dan-tips-budidayanya\/","title":{"rendered":"Mengenal Ternak Bebek Peking dan Tips Budidayanya"},"content":{"rendered":"<p>Sebelum melakukan budidaya pada ternak bebek peking, yuk kenali lebih jauh seperti apa jenis unggas yang satu ini.<\/p>\n<p>Bebek peking berbeda dengan bebek pada umumnya karena termasuk bebek kualitas unggul dengan berfungsi dwiguna yakni sebagai penghasil daging dan juga telur. Memiliki warna yang putih seperti angsa, badan yang besar dan lebih tahan terhadap penyakit.<\/p>\n<p>Pemeliharaan bebek peking termasuk cukup menguntungkan karena membutuhkan waktu sekitar 2 \u2013 3 bulan dalam mencapai bobot badan 2 kg sehingga perputaran uangnya lebih cepat.<\/p>\n<p>Potensi pasar untuk daging dan telur bebek pun cukup tinggi karena dagingnya gurih, empuk, dan lembut, tentunya dengan nilai gizi yang cukup tinggi.<\/p>\n<p>Kelebihan lainnya bebek peking ialah mampu mencapai bobot 1,5 kg dalam usia 1 bulan, hidup pada kandang yang sederhana dengan pemberian pakan dengan cara diumbar, pakan yang mudah ditemukan seperti cacing, dedak, bekatul, dan sisa tanaman lainnya. Serta sifat bebek yang tidak kanibalisme.<\/p>\n<h2>Budidaya Ternak Bebek Peking<\/h2>\n<p>Berikut ini adalah tentang ternak bebek peking dan tips budidayanya:<\/p>\n<blockquote><p>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/sistem-terpadu-padi-dan-bebek\/\">Sistem Terpadu Padi dan Bebek Mendukung Pertanian Berkelanjutan<\/a><\/p><\/blockquote>\n<h4><span style=\"color: #008000;\"><strong>Tentang Bebek Peking<\/strong><\/span><\/h4>\n<p>Bebek peking terkenal menjadi salah satu makanan khas yang berasal dari negeri tirai bambu yang menempati peringkat teratas dalam hal hidangan berbahan bebek di seluruh daratan China.<\/p>\n<p>Hidangan bebek peking sangat sering dihidangkan pasalnya kuliner ini melambangkan kesetiaan.<\/p>\n<p>Berbeda dengan jenis makanan China lainnya, jenis hidangan bebek peking lebih dipertahankan nilai tradisionalnya walaupun telah mengarungi berbagai belahan negara dna samudera.<\/p>\n<p>Masakan bebek peking sendiri telah ada sejak awal abad 13 di masa pemerintahan Dinasti Ming. Tidak semua orang bisa menyantap masakan ini, namun seiring waktu asal punya uang maka anda bisa mendapatkannya.<\/p>\n<figure id=\"attachment_10853\" aria-describedby=\"caption-attachment-10853\" style=\"width: 600px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-10853\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/bebek-peking.jpg\" alt=\"bebek peking\" width=\"600\" height=\"450\" srcset=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/bebek-peking.jpg 640w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/bebek-peking-300x225.jpg 300w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/bebek-peking-360x270.jpg 360w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-10853\" class=\"wp-caption-text\">pixabay.com<\/figcaption><\/figure>\n<h4><span style=\"color: #008000;\"><strong>Perkandangan<\/strong><\/span><\/h4>\n<p>Kandang pada ternak bebek peking dapat dibedakan menjadi 2 macam yakni kandang untuk ternak starter dan finisher.<\/p>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td width=\"312\"><strong>Kandang starter<\/strong><\/td>\n<td width=\"312\"><strong>Kandang finisher<\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"312\">&#8211;\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Umur 0 \u2013 4 minggu<\/p>\n<p>&#8211;\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Kandang baterai (brooder)<\/p>\n<p>&#8211;\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Ukuran kandang 90 cm x 60 cm x 30 cm untuk 15 ekor ternak bebek<\/p>\n<p>&#8211;\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Lampu 40 watt 2 buah<\/td>\n<td width=\"312\">&#8211;\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Umur 21 \u2013 50 hari<\/p>\n<p>&#8211;\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Alas diberi litter sekam padi<\/p>\n<p>&#8211;\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Kandang sistem panggung di umbar<\/p>\n<p>&nbsp;<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<blockquote><p>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/ingin-usaha-ternak-bebek-petelur-berikut-analisa-usahanya\/\">Ingin Usaha Ternak Bebek Petelur? Berikut Analisa Usahanya<\/a><\/p><\/blockquote>\n<h4><span style=\"color: #008000;\"><strong>Day Old Duck (DOD) Berkualitas<\/strong><\/span><\/h4>\n<p>Setelah menentukan jenis kandang sesuai dengan umur yang akan dipelihara maka penting untuk memastikan bahwa ternak yang dipelihara berasal dari bibit yang berkualitas baik. Ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan meliputi:<\/p>\n<ol>\n<li>Umur 4 \u2013 6 hari<\/li>\n<li>Minimal berat badan 40 gram<\/li>\n<li>Nafsu makan baik<\/li>\n<li>Memiliki bulu yang bersih dan tidak kusam<\/li>\n<li>Tidak cacat fisik<\/li>\n<li>Berdiri tegap, mata jernih dan berjalan koordinasi<\/li>\n<\/ol>\n<figure id=\"attachment_10857\" aria-describedby=\"caption-attachment-10857\" style=\"width: 600px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-10857\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/bibit-bebek-peking.jpg\" alt=\"bibit bebek peking\" width=\"600\" height=\"600\" srcset=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/bibit-bebek-peking.jpg 640w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/bibit-bebek-peking-300x300.jpg 300w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/bibit-bebek-peking-150x150.jpg 150w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/bibit-bebek-peking-65x65.jpg 65w\" sizes=\"(max-width: 600px) 100vw, 600px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-10857\" class=\"wp-caption-text\">shopee.co.id<\/figcaption><\/figure>\n<h4><span style=\"color: #008000;\"><strong>Pakan Bebek<\/strong><\/span><\/h4>\n<p>Pakan menyumbangkan pengeluaran terbesar dalam aspek peternakan intensif namun untuk ternak bebek anda tidak perlu terlalu mengkhawatirkannya.<\/p>\n<p>Pasalnya ternak bebek dapat mencari makanannya sendiri berupa cacing tanah di kolam. Anda juga bisa meramu bahan pakan memanfaatkan dedak, bekatul, dan sisa tanaman lainnya.<\/p>\n<p>Pada umur starter sebaiknya memberikan pakan pabrikan untuk mengejar masa pertumbuhan ternak bebek. Barulah di atas umur 4 minggu anda bisa melakukan formulasi pakan ternak. Adapun sumber pakan yang bisa anda berikan ialah:<\/p>\n<table>\n<tbody>\n<tr>\n<td width=\"312\"><strong>Sumber nabati<\/strong><\/td>\n<td width=\"312\"><strong>Sumber hewani<\/strong><\/td>\n<\/tr>\n<tr>\n<td width=\"312\">&#8211;\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Bungkil kedelai<\/p>\n<p>&#8211;\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Jagung<\/p>\n<p>&#8211;\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Singkong<\/p>\n<p>&#8211;\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Dedak padi<\/p>\n<p>&#8211;\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Bekatul<\/p>\n<p>&#8211;\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Polard<\/p>\n<p>&#8211;\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Tepung roti<\/p>\n<p>&#8211;\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Bungkil kacang tanah<\/td>\n<td width=\"312\">&#8211;\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Tepung ikan<\/p>\n<p>&#8211;\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Tepung tulang dan daging<\/p>\n<p>&#8211;\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Bekicot<\/p>\n<p>&#8211;\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Keong<\/p>\n<p>&#8211;\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Tepung ikan kecil<\/p>\n<p>&#8211;\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Tepung kerang<\/p>\n<p>&#8211;\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Tepung cangkang telur<\/p>\n<p>&#8211;\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0\u00a0 Tepung limbah udang<\/td>\n<\/tr>\n<\/tbody>\n<\/table>\n<hr \/>\n<p>Nah, itu tadi tips budidaya ternak bebek peking yang dapat kamu coba dirumah. Selamat mencoba.<\/p>\n<p><strong>Jangan lupa SHARE artikel ini kepada teman-teman kamu ya!<\/strong><\/p>\n<blockquote><p>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/langkah-sukses-beternak-bebek\/\">6 Langkah Sukses Beternak Bebek<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p>Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<p>Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<p><strong>Sumber:<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>Aurelia, Joan. 2017. Bebek Peking, Puncak Kelezatan Kuliner Cina. Diakses dari: https:\/\/tirto.id\/bebek-peking-puncak-kelezatan-kuliner-cina-cAYf<\/li>\n<li>Hasti. 2018. <em>Mengenal Bebek Peking dengan Pertumbuhan yang Cepat serta Pembudidaya Bebek Peking secara intensif<\/em>. Diakses dari: https:\/\/hobiternak.com\/bebek-peking-pertumbuhan-cepat\/<\/li>\n<\/ul>\n<p>Sumber gambar utama: <em>pixabay.com<\/em><\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sebelum melakukan budidaya pada ternak bebek peking, yuk kenali lebih jauh seperti apa jenis unggas yang satu ini. Bebek peking berbeda dengan bebek pada umumnya karena termasuk bebek kualitas unggul&hellip; <!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":10852,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ub_ctt_via":""},"categories":[842],"tags":[2158],"featured_image_src":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/ternak-bebek-peking.jpg","author_info":{"display_name":"Suryadi Pappa","author_link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/author\/suryadi-pappa\/"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10850"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=10850"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10850\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":10860,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/10850\/revisions\/10860"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10852"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=10850"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=10850"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=10850"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}