{"id":11267,"date":"2021-07-06T05:29:46","date_gmt":"2021-07-05T22:29:46","guid":{"rendered":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/?p=11267"},"modified":"2021-07-06T10:32:47","modified_gmt":"2021-07-06T03:32:47","slug":"ketahui-7-makanan-melawan-covid-19-untuk-lansia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/ketahui-7-makanan-melawan-covid-19-untuk-lansia\/","title":{"rendered":"Ketahui 7 Makanan Melawan Covid-19 Untuk Lansia"},"content":{"rendered":"<p>Mau tau informasi mengenai makanan lansia untuk melawan corona? Berikut Pak Tani Digital akan membagikan informasinya. Simak ulasannya!<\/p>\n<h2>Ketahanan Tubuh Lansia<\/h2>\n<figure id=\"attachment_11271\" aria-describedby=\"caption-attachment-11271\" style=\"width: 500px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-11271\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/olahraga-untuk-lansia-min.jpg\" alt=\"makanan sehat\" width=\"500\" height=\"334\" srcset=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/olahraga-untuk-lansia-min.jpg 1000w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/olahraga-untuk-lansia-min-300x200.jpg 300w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/olahraga-untuk-lansia-min-768x512.jpg 768w\" sizes=\"(max-width: 500px) 100vw, 500px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-11271\" class=\"wp-caption-text\">hallosehat.com<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/jaga-daya-tahan-tubuh-berapa-asupan-vitamin-c-per-hari\/\">Ketahui Berapa Asupan Vitamin C Per Hari<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p>Menurut Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat, ada dua kelompok yang sangat rentan terhadap serangan virus corona terbaru, SARS-CoV-2.<\/p>\n<p>Pertama, mereka yang memiliki penyakit kronis, seperti jantung, diabetes, dan paru-paru. Kedua, mereka yang masuk dalam kategori lansia.<\/p>\n<p>Jal ini dikarenakan, lansia di sini sangat berkaitan dengan sistem kekebalan tubuh. Singkatnya, semakin usia bertambah tua, sistem kekebalan tubuh pun semakin tergerus.<\/p>\n<p>sistem imun seseorang, bahkan bisa saja menurun lebih cepat dari semestinya. Tentunya hal ini disebabkan oleh pelbagai faktor.<\/p>\n<p>Ketika seseorang berada di usia 40 tahun ke atas, sistem kekebalan tubuh yang menua semakin tak mampu untuk menangkal penyakit.<\/p>\n<p>Sistem kekebalan tubuh ini hanya mampu bertahan dari penyakit yang sudah menyerang. Contohnya, penelitian dari Austria menemukan bahwa efektivitas anti-tetanus akan menurun sejak usia 40 tahun.<\/p>\n<p>Di usia 60 tahun pun, 16 persen dari mereka yang divaksinasi, tak lagi terlindungi. Kata ahli dari Imperial College, London, Inggris, setelah usia mencapai 65 tahun.<\/p>\n<p>seseorang tidak mempunyai berbagai jenis sel yang dibutuhkan untuk melawan infeksi baru, sebab kualitas sel yang dimilikinya telah menurun.<\/p>\n<p>sel di sini contohnya naive T-Cell (kelompok sel kekebalan). Biasanya, sel ini akan berkeliling dan memberi peringatan ketika mereka menemukan infeksi. Namun, ketika sel telah menua, sel yang akan terbentuk semakin sedikit. Kok bisa?<\/p>\n<p>Nah, hal ini disebabkan karena kelenjar kecil di belakang tulang dada (thymus) tempat mereka berkembang, telah menyusut.<\/p>\n<p>Inilah yang membuat\u00a0 berkurangnya sistem ketahanan tubuh. Singkatnya, sistem imun jadi enggak efisien, terutama menghadapi virus baru seperti virus corona yang tengah mewabah.<\/p>\n<h2>Makanan Lansia Melawan Covid-19<\/h2>\n<p>Berikut 7 rekomendasi makanan yang baik untuk dikonsumsi seseorang di atas umur 40 tahun.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Salmon<\/span><\/h4>\n<p>Salmon memiliki protein tanpa lemak. Kaya akan asam lemak omega-3, yang dapat mengurangi penyakit jantung, memperbaiki suasana hati, memperlambat penurunan mental, dan meringankan beberapa gejala menopause.<\/p>\n<p>Asam lemak omega-3 merupakan salah satu asam lemak yang diketahui dapat menekan inflamasi dan menjaga sistem imun tetap terjaga.<\/p>\n<p>Walau belum diketahui apakah omega-3 bisa membantu melawan infeksi, penelitian mengungkapkan bahwa omega-3 bisa membantu melindungi tubuh dari ganggungan imun<\/p>\n<p>Seperti penyakit Crohn&#8217;s, ulcerative colitis, dan rheumatoid arthritis. Ikan berlemak seperti makarel, tuna, salmon, sarden, biji flax, dan kacang walnut merupakan sejumlah makanan yang bisa jadi sumber omega-3 terbaik.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\"><strong>Alpukat<\/strong><\/span><\/h4>\n<p>Alpukat banyak mengandung sumber lemak sehat. Kemudian dapat mengurangi kolesterol. Alpukat adalah makanan yang wajib dikonsumsi jika usia sudah mencapai 50 tahun.<\/p>\n<p>Sebab di dalamnya mengandung lemak baik yang menyehatkan jantung. Alpukat bisa dimakan langsung, diolah menjadi jus, campuran salad, sampai olesan roti sebagai pengganti selai.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Kacang<\/span><\/h4>\n<p>Ada studi yang menyebutkan, makan kacang dapat mengurangi penyakit jantung hingga 37 persen lebih rendah dari orang yang jarang memakannya.<\/p>\n<p>Seperti vitamin C, vitamin E juga merupakan salah satu antioksidan yang kuat. Penelitian mengungkapkan bahwa menjaga kadar vitamin E dapat memperkuat kekebalan tubuh, terutama pada lansia.<\/p>\n<p>Vitamin E bisa didapatkan melalui makanan-makanan seperti kacang almond, biji bunga matahari atau kuaci, kacang hazel, dan selai kacang tanah.<\/p>\n<p>Selain itu, zinc merupakan mineral yang penting dalam pembentukan sel-sel imun. National Institute of Health (NIH) memperingatkan bahwa kadar zinc yang rendah bisa merusak fungsi kekebalan tubuh.<\/p>\n<p>Makanan-makanan yang mengandung zinc untuk mencukupi kebutuhanmu, antara lain kerang tiram, kacang panggang, kacang mede, dan kismis.<\/p>\n<figure id=\"attachment_11272\" aria-describedby=\"caption-attachment-11272\" style=\"width: 500px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-11272\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/pet-feed-seeds-corn-wheat-oats-sunflower-seeds-1425311-pxhere.com-1-min.jpg\" alt=\"makanan sehat\" width=\"500\" height=\"333\" srcset=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/pet-feed-seeds-corn-wheat-oats-sunflower-seeds-1425311-pxhere.com-1-min.jpg 720w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/pet-feed-seeds-corn-wheat-oats-sunflower-seeds-1425311-pxhere.com-1-min-300x200.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 500px) 100vw, 500px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-11272\" class=\"wp-caption-text\">pxhere.com<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/perbanyak-asupan-protein-untuk-kuat-hadapi-corona\/\">Perbanyak Asupan Protein Untuk Kuat Hadapi Corona<\/a><\/p><\/blockquote>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Brokoli<\/span><\/h4>\n<p>Vitamin C merupakan nutrisi penting bagi tubuh yang berfungsi sebagai antioksidan. Antioksidan membantu melawan radikal bebas yang bisa merusak sistem imun.<\/p>\n<p>Sudah banyak bukti yang menunjukkan bahwa vitamin C bisa membantu meningkatkan kekebalan tubuh terutama yang sedang stres berat.<\/p>\n<p>Untuk menambah asupan vitamin C, konsumsi makanan seperti buah-buahan sitrus (jeruk atau lemon), buah kiwi, paprika merah dan hijau, brokoli, dan stroberi.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Dark Chocolate<\/span><\/h4>\n<p>Dark coklat memiliki banyak antioksidan dibanding teh hijau atau anggur merah yang baik untuk diet yang sehat bagi jantung.<\/p>\n<p>Dark chocolateadalah superfood yang sangat baik untuk kesehatan lansia. Coklat hitam mengandung antioksidan, serat larut, dan mineral yang dapat mengurangi risiko penyakit jantung dan diabetes.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Telur<\/span><\/h4>\n<p>Seperti yang diketahui bahwa telur merupakan makanan yang mengandung protein. Sangat baik jika dikonsumsi oleh lansia karena bisa mempertahankan kekuatan otot.<\/p>\n<p>Telur banyak mengandung vitamin B12 yang membantu sel darah agar tetap sehat. Selain itu telur juga mengandung selenium, vitamin D, B6, A, E dan K. Telur juga merupakan sumber protein.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Bayam<\/span><\/h4>\n<p>Sudah menjadi rahasia umum bahwa bayam memiliki banyak manfaat untuk tubuh. Bahkan anak-anak pun dianjurkan untuk makan bayam.<\/p>\n<p>Bayam menjadi sayuran yang sebaiknya dianjurkan untuk dikonsumsi oleh lansia karena kandungannya seperti vitamin A, vitamin C, vitamin B kompleks, vitamin K, dan vitamin E.<\/p>\n<p>Bayam juga kaya akan kandungan mineral utama seperti magnesium, zat besi, asam folat, kalsium, potasium, dan sodium. Bahkan anak-anak pun dianjurkan untuk makan bayam.<\/p>\n<hr \/>\n<p>Itulah berbagai macam makanan khusus lansia untuk melawan virus corona. Semoga informasi yang diberikan dapat bermanfaat ya sobat PTD!<\/p>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/pola-makan-sehat-kunci-lawan-kecemasan-corona\/\">Pola Makan Sehat Kunci Lawan Kecemasan Corona<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p>Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<p>Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di\u00a0<strong><\/strong><\/p>\n<p><strong>Sumber:<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>Detik.com<\/li>\n<li>Kumparan.com<\/li>\n<li>https:\/\/brilicious.brilio.net\/kuliner-kesehatan\/13-makanan-ini-cocok-dikonsumsi-lansia-bantu-penuhi-gizi-1907244.html<\/li>\n<li>https:\/\/www.suara.com\/health\/2020\/03\/02\/180746\/tangkal-corona-covid-19-yuk-konsumsi-5-jenis-makanan-ini<\/li>\n<\/ul>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mau tau informasi mengenai makanan lansia untuk melawan corona? Berikut Pak Tani Digital akan membagikan informasinya. Simak ulasannya! Ketahanan Tubuh Lansia Baca juga: Ketahui Berapa Asupan Vitamin C Per Hari&hellip; <!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":11269,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ub_ctt_via":""},"categories":[4,2236],"tags":[2240,871,1769],"featured_image_src":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/shutterstock_426092389-700x467-1.jpg","author_info":{"display_name":"Pak Tani","author_link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/author\/ptd\/"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11267"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11267"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11267\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11279,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11267\/revisions\/11279"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11269"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11267"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11267"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11267"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}