{"id":11512,"date":"2025-04-02T02:59:40","date_gmt":"2025-04-01T19:59:40","guid":{"rendered":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/?p=11512"},"modified":"2025-04-02T06:48:48","modified_gmt":"2025-04-01T23:48:48","slug":"5-langkah-mudah-untuk-menanam-sawi-hijau-hidroponik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/5-langkah-mudah-untuk-menanam-sawi-hijau-hidroponik\/","title":{"rendered":"5 Langkah Mudah Untuk Menanam Sawi Hijau Hidroponik"},"content":{"rendered":"<p>Mau tau informasi mengenai langkah menanam sawi hijau hidroponik. Berikut Pak Tani Digital akan membagikan informasinya. Simak ulasannya!<\/p>\n<h2>Sawi Hijau<\/h2>\n<p>Siapa yang tidak mengenal sawi hijau? Sayuran hijau yang satu ini sangat mudah dijumpai di pasar maupun warung-warung kecil.<\/p>\n<p>Jika biasanya selalu membeli sawi di pedagang sayur, maka tidak ada salahnya untuk mencoba menanamnya sendiri di rumah.<\/p>\n<p>Untuk bisa menanam sawi hijau, Anda tidak harus menggunakan lahan yang luas karena tanaman sayuran ini bisa dibudidayakan dengan sistem hidroponik.<\/p>\n<p>Salah satu metode hidroponik yang banyak digunakan untuk membudidayakan sawi adalah sistem model sumbu atau wick.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-11514\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/images-17.jpeg\" alt=\"sawi hidroponik\" width=\"500\" height=\"375\" srcset=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/images-17.jpeg 600w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/images-17-300x225.jpeg 300w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/images-17-360x270.jpeg 360w\" sizes=\"(max-width: 500px) 100vw, 500px\" \/><\/p>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/budidaya-hidroponik-organik-bisa-dilakukan-dengan-5-tahap-ini\/\">Budidaya Hidroponik Organik Bisa Dilakukan dengan 5 Tahap Ini<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p><strong>Alat dan Bahan yang Digunakan untuk Sistem Hidroponik<\/strong><\/p>\n<p>Untuk menanam sawi hijau dengan sistem hidroponik, ada beberapa alat dan bahan yang haus digunakan antara lain:<\/p>\n<ul>\n<li>Pisau atau cutter tajam<\/li>\n<li>Abu sekam<\/li>\n<li>Botol bekas<\/li>\n<li>Sumbu atau kain flannel<\/li>\n<li>Larutan nutrisi<\/li>\n<\/ul>\n<p><strong>Langkah Penanaman Sawi Hijau dengan Metode Hidroponik<\/strong><\/p>\n<p>Dengan menanam sawi sendir di rumah, maka secara tidak langsung bisa melakukan penghematan belanja karena tidak harus membelinya lagi di pedagang.<\/p>\n<p>Lalu bagaimana langkah yang tepat untuk menanam sawi dengan sistem hidroponik? Untuk informasi lebih lengkapnya, ini dia beberapa langkah penanaman yang harus Anda lakukan.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Persiapan Wadah dan Media Tanam Hidroponik<\/span><\/h4>\n<p>Untuk membuat media hidroponik dengan sistem sumbu atau wick, maka harus mengatur alat dan bahan yang akan digunakan.<\/p>\n<p>Langkah pertama yang harus dilakukan yaitu memotong botol yang telah disiapkan menjadi dua bagian.<\/p>\n<p>Setelah botol selesai dipotong, pasang sumbu yang telah disiapkan ke bagian tutup botol yang sudah dilubangi sebelumnya.<\/p>\n<p>Sumbu yang dipotong harus memiliki panjang yang cukup untuk menghubungkan larutan nutrisi dengan media tanam nantinya.<\/p>\n<p>Masukkan media abu sekam pada bagian botol yang telah dipasangi sumbu. Sedangkan bagian botol yang lain harus diisi dengan menggunakan larutan hidroponik.<\/p>\n<p>Bagian atas botol yang telah dipasangi sumbu dan diisi media abu kemudian dimasukkan ke dalam botol bagian bawah yang berperan sebagai penyangga dan penyedia nutrisi.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Pembibitan Tanaman Sawi<\/span><\/h4>\n<p>Ketika menanam sawi hijau dengan metode hidroponik, maka Anda perlu melakukan pembibitan terlebih dahulu sebelum tanaman dipindahkan ke media. Bibitnya bisa dapatkan di toko-toko pertanian terdekat.<\/p>\n<p>Agar bibit sawi hijau dapat berkembang dengan baik, maka langkah pembibitan harus dilakukan dengan tepat dan sesuai. Langkah-langkah pembibitan yang harus dilakukan antara lain<\/p>\n<ul>\n<li>Semai bibit pada media rockwall. Anda juga bisa melakukan pembibitan dengan media tanah.<\/li>\n<li>Jika menggunakan rockwall, buat lubang tanam dengan kedalam sekitar 3 cm dan jarak antar lubang 1 cm. Namun jika menggunakan tanah, Anda bisa mancampurkan tanah dengan pupuk kompos terlebih dahulu dengan perbandingan 2:1.<\/li>\n<li>Tanam bibit kedalam lubang yang sudah disiapkan lalu siram secara teratur sehingga biit tumbuh dan menghasilkan daun.<\/li>\n<li>Letakkan media semai di tempat yang teduh. Setelah 3-4 hari, bibit akan berkecambah.<\/li>\n<li>Bibit sawi hijau sudah siap dipindahkan ke media hidroponik jika memiliki 2-3 helai daun.<\/li>\n<\/ul>\n<figure id=\"attachment_11513\" aria-describedby=\"caption-attachment-11513\" style=\"width: 500px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-11513\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/images-18.jpeg\" alt=\"sawi hidroponik\" width=\"500\" height=\"375\" srcset=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/images-18.jpeg 600w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/images-18-300x225.jpeg 300w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/images-18-360x270.jpeg 360w\" sizes=\"(max-width: 500px) 100vw, 500px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-11513\" class=\"wp-caption-text\">slosa.blogspot.com<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/5-langkah-mudah-budidaya-hidroponik-kangkung-bagi-pemula\/\">5 Langkah Mudah Budidaya Hidroponik Kangkung Bagi Pemula<\/a><\/p><\/blockquote>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Penanaman Sawi pada Media Hidroponik<\/span><\/h4>\n<p>Bibit sawi yang sudah siap tanam bisa langsung Anda pindahkan ke media hidroponik yaitu abu sekam.<\/p>\n<p>Pilih bibit yang sudah memiliki akar yang luas. Pindahkan bibit secara hati-hati agar perakarannya tidak putus.<\/p>\n<p>Ketika dipindahkan ke media yang baru, tambahkan pula sedikit media lama yang sebelumnya digunakan sehingga tanaman tidak stress dan bisa beradaptasi dengan cepat di media hidroponik yang baru.<strong>\u00a0<\/strong><\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Pemeliharaan dan Perawatan<\/span><\/h4>\n<p>Karena proses penanaman dengan metode hidroponik tidak menggunakan tanah, maka ada beberapa langkah perawatan khusus yang harus diperhatikan ketika menanam sawi hijau secara hidroponik.<\/p>\n<p>Lalu apa saja proses perawatan dan pemeliharaan yang harus dilakukan? Ini dia langkah-langkahnya<\/p>\n<ul>\n<li>Periksa kondisi larutan nutrisi pada botol secara berkala. Jangan lupa untuk mengisi ulang nutrisi secara rutin jika larutan sudah mulai terlihat habis.<\/li>\n<li>Di awal penanaman, berikan larutan nutrisi setiap hari, namun untuk perkembangan selanjutnya, Anda tidak harus memberikan nutrisi sesering yang di awal.<\/li>\n<li>Lakukan penyiraman tanaman sehari sekali dengan menggunakan sprayer.<\/li>\n<li>Untuk mencegah serangan hama dan penyakit, Anda juga bisa memberikan pestisida sesuai dengan kebutuhan. Jangan lupa untuk memperhatikan takaran, waktu pengaplikasian, serta resiko pemakaian.<\/li>\n<\/ul>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Pemanenan Sawi<\/span><\/h4>\n<p>Kelebihan dari penanaman dengan metode hidroponik adalah proses pemanenanya yang lebih cepat dibandingkan dengan proses penanaman konvensional.<\/p>\n<p>Memanen sawi hijau kurang dari waktu 3 bulan setelah penanaman, untuk memanen sawi hidroponik hanya perlu mencabutnya langsung dari media.<\/p>\n<p>Keuntungan dari penanaman dengan metode hidroponik yaitu hasil panen yang bisa ditingkatkan hinga berkali-kali lipat walaupun hanya menggunakan lahan yang sangat terbatas.<\/p>\n<p>Itulah tadi beberapa langkah penanaman sawi hijau secara hidroponik. Jika dilakukan dengan serius, maka bisa menghasilkan tanaman sawi segar langsung dari ruamh sendiri tanpa harus membelinya.<\/p>\n<hr \/>\n<p>Itulah informasi mengenai langkah menanam sawi hijau secara hidroponik. Semoga informasi ini bermanfaat dan selamat mencoba sobar PTD!<\/p>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/bertanam-hidroponik-ini-dia-cara-membuat-pupuk-ab-mix-sendiri\/\">Bertanam Hidroponik? Ini Dia Cara Membuat Pupuk AB Mix Sendiri<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p>Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<p>Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di\u00a0<strong><\/strong><\/p>\n<p><strong>Sumber:<\/strong><\/p>\n<ul>\n<li>https:\/\/bibitbunga.com\/cara-menanam-sawi-hijau-hidroponik\/<\/li>\n<li>https:\/\/ilmubudidaya.com\/cara-menanam-sawi-hijau-hidroponik\/<\/li>\n<\/ul>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mau tau informasi mengenai langkah menanam sawi hijau hidroponik. Berikut Pak Tani Digital akan membagikan informasinya. Simak ulasannya! Sawi Hijau Siapa yang tidak mengenal sawi hijau? Sayuran hijau yang satu&hellip; <!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":11515,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ub_ctt_via":""},"categories":[1345,4],"tags":[2295,2294,1327],"featured_image_src":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/menananm-sayur-sawi-dengan-hidroponik.jpg","author_info":{"display_name":"Novita Awalia Rahmah","author_link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/author\/novita-awalia-rahmah\/"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11512"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11512"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11512\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":11516,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11512\/revisions\/11516"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11515"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11512"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11512"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11512"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}