{"id":11555,"date":"2024-10-16T01:02:01","date_gmt":"2024-10-15T18:02:01","guid":{"rendered":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/?p=11555"},"modified":"2024-10-16T09:01:18","modified_gmt":"2024-10-16T02:01:18","slug":"ini-dia-cara-hemat-membuat-pakan-ayam-bangkok","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/ini-dia-cara-hemat-membuat-pakan-ayam-bangkok\/","title":{"rendered":"Ini Dia Cara Hemat Membuat Pakan Ayam Bangkok"},"content":{"rendered":"<p>Mau tau informasi mengenai cara hemat buat pakan ayam bangkok? Berikut Pak Tani Digital akan membagikan informasinya. Simak ulasannya!<\/p>\n<h2>Pakan Ayam Bangkok<\/h2>\n<p>Ayam bangkok merupakan salah satu tipe ayam petarung (aduan). Jenis ayam petarung ini diketahui memiliki beberapa perbedaan dan keunggulan dari jenis ayam lain.<\/p>\n<p>Sehingga banyak masyarakat Indonesia berlomba-lomba ingin memelihara ayam bangkok. Tak hanya sebagai ayam aduan, ayam jenis ini juga dapat dijadikan peluang usaha \u00a0karena memiliki nilai jual yang tinggi.<\/p>\n<p>Bagi peternak, kita harus mengetahui cara yang tepat untuk membuat racikan pakan.<\/p>\n<p>Terkadang kita membeli pakan ayam bangkok dengan harga yang mahal dan tentu itu menjadi salah satu permasalahan yang sering dikeluhkan banyak peternak.<\/p>\n<p>Supaya kita tidak rugi dan tetap bisa memelihara ayam kesayangan, maka kita harus mencari alternatif pakan ayam bangkok lain dengan meraciknya sendiri.<\/p>\n<p>Bukan hanya untuk menghemat biaya, tapi agar ayam bangkok dapat\u00a0 tercukupi nutrisi dan gizinya. Di samping itu, pemberian pakan juga harus sesuai dengan usia masing-masing ayam.<\/p>\n<p>Seperti ayam yang baru menetas dengan ayam usia dewasa, ramun pakan haruslah disesuaikan. Jadi, bagaimana cara hemat membuat pakan ayam bangkok? Simak penjelasan di bawah ini.<\/p>\n<figure id=\"attachment_11559\" aria-describedby=\"caption-attachment-11559\" style=\"width: 500px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-11559\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/kedaiborongcomm.png\" alt=\"pakan ayam bangkok\" width=\"500\" height=\"259\" srcset=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/kedaiborongcomm.png 474w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/kedaiborongcomm-300x156.png 300w\" sizes=\"(max-width: 500px) 100vw, 500px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-11559\" class=\"wp-caption-text\">kedaiborong.com<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/persemaian-tanaman-kencur-pupuk-kandang-ayam\/\">5 Langkah Membuat Persemaian Tanaman Kencur dengan Pupuk Kandang Ayam<\/a><\/p><\/blockquote>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Ayam Bangkok Usia 0-3 Bulan<\/span><\/h4>\n<p>Voer atau konsentrat merupakan makanan yang sering diberi untuk ayam yang baru menetas.<\/p>\n<p>Konsentrat merupakan bahan pakan yang digunakan bersama bahan pakan lain demi menambah keseimbangan gizi dari semua makanan .<\/p>\n<p>Dan dimaksudkan untuk disatukan dan dicampur sebagai pakan pelengkap untuk ayam yang baru menetas.<\/p>\n<p>Namun bila ayam sudah berumur satu bulan, peternak ayam bangkok bisa mencampur konsentrat dengan bahan lain seperti nasi putih, ampas tahu, atau dedak.<\/p>\n<p><span style=\"color: #000000;\"><strong>Proses Racikan Pakan :<\/strong><\/span><\/p>\n<p>Konsentrat diberi sedikit air dengan dengan campuran nasi putih. Sebelum memberi ayam, tunggu hingga tekstur nasi putih lembut dan mengembang.<\/p>\n<p>Untuk menghemat pengeluaran, anda juga bisa mencampurnya dengan ampas tahu ataupun dedak dengan cara pencampuran yang sama.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\"><strong>Ayam Bangkok Lancuran dan Indukan<\/strong><\/span><\/h4>\n<p>Memasuki umur 4 bulan hingga dewasa, nutrisi dan asupan gizi harus semakin diperhatikan agar pertumbuhan ayam semakin sehat. Biasanya ayam seperti ini disebut ayam lancuran.<\/p>\n<p><strong>Proses Racikan Pakan:<\/strong><\/p>\n<p>Terdapat dua jenis racikan pakan yang bisa digunakan untuk ayam pada usia 4 bulan. Yang pertama, tidak jauh berbeda dengan racikan pakan untuk ayam usia 0-3 bulan.<\/p>\n<p>Cara ini juga jauh lebih hemat dan sehat, sehinga dapat menambah nutrisi bagi ayam bangkok. Perbedaannya bahan konsentrat ditukar dengan jagung, yang kemudian dicampur dengan dedak, gabah, juga nasi.<\/p>\n<p>Cara yang kedua adalah dengan membuat pakan olahan dengan memasak jagung atau nasi putih yang dicampur dengan bahan seperti sayuran, ubi, atau tepung ikan.<\/p>\n<figure id=\"attachment_11558\" aria-describedby=\"caption-attachment-11558\" style=\"width: 450px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-11558\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/budidayaternak.jpg\" alt=\"pakan ayam bangkok\" width=\"450\" height=\"347\" srcset=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/budidayaternak.jpg 350w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/budidayaternak-300x231.jpg 300w\" sizes=\"(max-width: 450px) 100vw, 450px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-11558\" class=\"wp-caption-text\">budidayaternak.com<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/ternak-ayam-diserang-hama-gurem-ini-dia-5-cara-membasminya\/\">Ternak Ayam Diserang Hama Gurem? Ini Dia 5 Cara Membasminya<\/a><\/p><\/blockquote>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Ayam Bangkok Dewasa<\/span><\/h4>\n<p>Berbeda dari usia sebelumnya, ayam yang memasuki usia 7 bulan ke atas disarankan diberi pakan berupa gabah dan beras merah.<\/p>\n<p>Atau untuk alterntif lain, racikan yang digunakan pada lancuran tadi dapat juga menjadi pilihan.<\/p>\n<p><strong>Proses racikan pakan:<\/strong><\/p>\n<p>Ayam bangkok dewasa juga dapat diberi racikan pada lancuran. Perbedaannya, usahakan memberi racikan ayam lancuran setengah porsi.<\/p>\n<p>Berikan pakan campuran pada saat pagi dan untuk campuran beras merah atau gabah dapat diberikan pada sore hari.<\/p>\n<p>Pemberian pakan ayam bangkok juga harus diberikan secara teratur. Jika pemberian pakan dilakukan teratur, maka perkembangan ayam bangkok juga akan menjadi baik.<\/p>\n<p>Racikan alami yang dijelaskan tadi sudah tentu memiliki kandungan nutrisi yang baik sehingga akan membuat ayam bangkok anda menjadi sehat.<\/p>\n<p>Bahan-bahan yang dijelaskan juga merupakan bahan yang mudah didapatkan dan juga murah, sehingga tidak akan menguras dompet peternak ayam bangkok. Apalagi jika Anda memiliki jumlah ayam bangkok yang banyak.<\/p>\n<hr \/>\n<p>Itulah informasi mengenai cara pembuatan pakan ayam bangkok dengan mudah. Semoga informasi yang diberikan bermanfaat ya sobat PTD!<\/p>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/membuat-jamu-herbal-sebagai-pakan-tambahan-ayam-aduan\/\">Membuat Jamu Herbal Sebagai Pakan Tambahan Ayam Aduan<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p>Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di\u00a0.<\/p>\n<p>Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di<\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Mau tau informasi mengenai cara hemat buat pakan ayam bangkok? Berikut Pak Tani Digital akan membagikan informasinya. Simak ulasannya! Pakan Ayam Bangkok Ayam bangkok merupakan salah satu tipe ayam petarung&hellip; <!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":8,"featured_media":11560,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ub_ctt_via":""},"categories":[4,842],"tags":[939,2309,2310],"featured_image_src":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/04\/agrowindoo.png","author_info":{"display_name":"Sri Lestari Samosir","author_link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/author\/sri-lestari-samosir\/"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11555"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/8"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=11555"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11555\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":15081,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/11555\/revisions\/15081"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/11560"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=11555"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=11555"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=11555"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}