{"id":12187,"date":"2024-10-24T01:00:26","date_gmt":"2024-10-23T18:00:26","guid":{"rendered":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/?p=12187"},"modified":"2024-10-24T09:05:30","modified_gmt":"2024-10-24T02:05:30","slug":"langkah-langkah-menanam-pohon-pucuk-merah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/langkah-langkah-menanam-pohon-pucuk-merah\/","title":{"rendered":"Langkah-Langkah Menanam Pohon Pucuk Merah"},"content":{"rendered":"<p>Pohon pucuk merah adalah salah satu jenis tanaman hias yang sering ditemukan di sekitar pinggir jalan, pekarangan rumah, maupun tempat lainnya. Pohon yang mempunyai nama ilmiah <em>syzgium oleana<\/em> ini dapat ditanam di wilayah iklim tropis.<\/p>\n<p>Pucuk daun tanaman ini berwarna merah, sekilas mirip pohon cengkeh karena satu famili dengan family <em>Myrtaceae<\/em>. Pohon pucuk merah juga termasuk ke dalam tanaman perdu yang dapat ditanam serta dipelihara dengan mudah.<\/p>\n<h2><span style=\"color: #008000;\">Cara Tanam Pohon Pucuk Merah<\/span><\/h2>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-12190 aligncenter\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/bertani-pohon-pucuk-merah-300x232.jpg\" alt=\"bertani pohon pucuk merah\" width=\"433\" height=\"335\" srcset=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/bertani-pohon-pucuk-merah-300x232.jpg 300w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/bertani-pohon-pucuk-merah.jpg 512w\" sizes=\"(max-width: 433px) 100vw, 433px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Sumber: https:\/\/thehijau.com\/cara-budidaya-tanaman-hias-pucuk-merah\/<\/em><\/p>\n<p>Pohon pucuk merah mempunyai keunikan serta keindahannya tersendiri sebagai tanaman hias. Sehingga banyak orang yang ingin menanam pohon ini untuk mempercantik pekarangan. Ada beberapa langkah menanam pohon pucuk merah yang perlu diketahui diantaranya seperti berikut:<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">1. Siapkan Bahan Stek Pucuk Merah<\/span><\/h4>\n<p>Pada dasarnya pucuk merah dapat ditanam menggunakan biji dan melalui stek. Namun, menanam menggunakan biji mempunyai keberhasilan yang kecil. Sehingga tanam pucuk merah dengan cara stek merupakan pilihan yang baik.<\/p>\n<p>Selain itu, tanaman stek pucuk merah merupakan cara yang praktis mudah, sederhana, serta murah. Pertama, Anda perlu menyiapkan bahan stek bunga pucuk merah yang baik, caranya seperti berikut,<\/p>\n<ul>\n<li>Pilihlah induk tanaman yang kuat, sehat, serta tidak memiliki penyakit. Potong batang pohon sekitar 20-25 cm panjangnya.<\/li>\n<li>Buang beberapa daun tanaman namun sisakan sekitar 2-3 daun muda pucuk stek yang sehat, lalu batang bawah stek perlu diruncingkan.<\/li>\n<li>Rendam bahan stek selama 5-10 menit menggunakan larutan fungisida dengan dosis yang rendah, simpan bahan stek diatas koran untuk dikeringkan. Jangan lupa untuk menyiapkan hormon auksin bubuk.<\/li>\n<\/ul>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/5-langkah-budidaya-pohon-mahoni-bagi-pemula\/\">5 Langkah Budidaya Pohon Mahoni Bagi Pemula<\/a><\/p><\/blockquote>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">2. Menyiasati Media Tanam<\/span><\/h4>\n<p>Media tanam pohon pucuk merah yang digunakan harus gembur, serta pupuk kandang kering dengan perbandingan 1:1. Campurkan kedua media tersebut hingga rata.<\/p>\n<p>Anda juga perlu menyiapkan polibag tanaman bewarna gelap, berdiameter 10-15 cm. Buat lubang pada dasar polybag, lalu isi dengan media tanam hingga rata dan padat. Biarkan hingga satu minggu, setelah itu Anda bisa langsung melakukan penanaman.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">3. Tahap Penanaman Bahan Stek<\/span><\/h4>\n<p>Tahap penanaman bahan stek bisa dilakukan ketika pagi atau sore hari dengan cuaca yang tidak begitu terik. Untuk melakukan tahapan penanaman bahan stek sebaiknya gunakan hormon auxin untuk mengoleskan bagian dasar pada batang stek terlebih dahulu.<\/p>\n<p>Setelah itu, Anda bisa menanamkan bahan stek pada lubang tanam dengan kedalaman 0,5-1 cm di polybag. Jangan lupa untuk menutup lubang tanam sampai padat dan merata. Siram media penanaman hingga air keluar dari lubang polybag.<\/p>\n<p>Pada masa awal penanaman Anda harus meletakkan polybag di tempat teduh. Ketika memasuki dua minggu, Anda bisa memindahkan polybag ke tempat yang terkena cahaya matahari secara langsung.<\/p>\n<p>Jangan lupa untuk melakukan penyiraman secara teratur hingga tanaman berusia 1,5-2 bulan, lalu Anda bisa memindahkan kembali tanaman pucuk merah.<\/p>\n<blockquote><p><a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/tahapan-cara-budidaya-pohon-cermai-yang-mudah\/\">Baca juga: Tahapan Cara Budidaya Pohon Cermai yang Mudah<\/a><\/p><\/blockquote>\n<h4><span style=\"color: #008000; font-family: Poppins; font-weight: bold;\">4. Pemindahan Stek Tanaman Ke Lahan Utama<\/span><\/h4>\n<p>Anda bisa melakukan pemindahan stek tanaman ke lahan tanam utama ketika tanaman berusia 1,5-2 bulan. Dimana tanaman stek pucuk merah akan dipindahkan ke tempat terbuka, misalnya pinggir pagar, depan rumah, dan tempat terbuka lainnya.<\/p>\n<p>Anda perlu memilih bibit tanaman stek yang kuat, sehat, serta memiliki daun mengkilap. Sobek polybag atau pembungkus lain secara hati-hati agar akar tanaman tidak rusak.<\/p>\n<p>Tanam stek pucuk merah pada lubang tanam kedalaman 30x30x30 cm. Jangan lupa untuk menutup kembali tanya secara rata, lagu berikan air secukupnya.<\/p>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/ingin-menanam-pohon-maple-terapkan-5-tips-ini\/\">Ingin Menanam Pohon Maple? Terapkan 5 Tips Ini<\/a><\/p><\/blockquote>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">5. <\/span><span style=\"color: #008000;\">Pemeliharaan serta Perawatan<\/span><\/h4>\n<p>Setelah melakukan penanaman, Anda perlu melakukan pemeliharaan serta perawatan tanaman agar tumbuh dengan baik. Perawatan atau pemeliharaan yang dilakukan seperti menyiram, memangkas, serta memberi pupuk.<\/p>\n<p>Lakukan penyiraman secara rutin minimal sehari dua kali atau tergantung cuaca. Jika kondisi cuaca sedang terik, Anda bisa memberikan penyiraman yang lebih. Namun jika kondisi hujan, tidak harus menyiram tanaman.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-12191 aligncenter\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/pohon-pucuk-merah-300x225.jpg\" alt=\"pohon pucuk merah\" width=\"487\" height=\"365\" srcset=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/pohon-pucuk-merah-300x225.jpg 300w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/pohon-pucuk-merah-360x270.jpg 360w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/pohon-pucuk-merah.jpg 639w\" sizes=\"(max-width: 487px) 100vw, 487px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Sumber: https:\/\/masfikr.com\/pucuk-merah\/<\/em><\/p>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/5-langkah-menanam-pohon-turi-untuk-pakan-ternak\/\">5 Langkah Menanam Pohon Turi untuk Pakan Ternak<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p>Lakukan pemupukan menggunakan pupuk organik yang dikombinasikan pupuk kimia. Berikan pula pupuk NPK setiap 2 bulan sekali. Berikan pupuk di tajuk tanaman yang berjarak 2-3 cm dari perakaran.<\/p>\n<p>Lakukan pemangkasan secara rutin agar daun muda terbentuk dengan mudah. Pemangkasan dilakukan setiap 3 bulan sekali pada wilayah yang terkena sinar matahari secara langsung.<\/p>\n<p>Itulah lima langkah menanam pohon pucuk merah menggunakan cara stek. Semoga bermanfaat.<\/p>\n<p><strong>Referensi:<\/strong><\/p>\n<p>http:\/\/mitalom.com\/cara-menanam-pohon-pucuk-merah-agar-tumbuh-subur\/<\/p>\n<p>https:\/\/ilmubudidaya.com\/cara-menanam-bunga-pucuk-merah\/amp<\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Pohon pucuk merah adalah salah satu jenis tanaman hias yang sering ditemukan di sekitar pinggir jalan, pekarangan rumah, maupun tempat lainnya. Pohon yang mempunyai nama ilmiah syzgium oleana ini dapat&hellip; <!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":12190,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ub_ctt_via":""},"categories":[1420],"tags":[2378],"featured_image_src":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/bertani-pohon-pucuk-merah.jpg","author_info":{"display_name":"Epin Supini","author_link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/author\/epin-supini\/"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12187"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12187"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12187\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12194,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12187\/revisions\/12194"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12190"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12187"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12187"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12187"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}