{"id":12271,"date":"2020-06-29T16:00:28","date_gmt":"2020-06-29T09:00:28","guid":{"rendered":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/?p=12271"},"modified":"2020-06-29T11:58:45","modified_gmt":"2020-06-29T04:58:45","slug":"tips-merawat-tanaman-sukulen-dengan-mudah","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/tips-merawat-tanaman-sukulen-dengan-mudah\/","title":{"rendered":"Ini Dia Tips Merawat Tanaman Sukulen Dengan Mudah"},"content":{"rendered":"<p>Apakah Anda memiliki tanaman sukulen di rumah? Mungkin terdengar asing namun tanaman sukulen adalah sebutan untuk jenis tanaman yang dapat menyimpan air seperti yang sering kita temukan pada tanaman kaktus.<\/p>\n<p>Tanaman kaktus terkenal dengan durinya yang tajam dan masih banyak yang belum tahu cara untuk merawat jenis tanaman ini, padahal bila dikoleksi dengan baik dapat menjadi tanaman hias yang indah dan enak dipandang mata. Tanaman sukulen bukan hanya pohon kaktus semata, melainkan terdiri dari banyak jenis.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-12273 aligncenter\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/tanaman-sukulen-300x173.jpg\" alt=\"tanaman sukulen\" width=\"501\" height=\"289\" srcset=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/tanaman-sukulen-300x173.jpg 300w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/tanaman-sukulen.jpg 640w\" sizes=\"(max-width: 501px) 100vw, 501px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Sumber: https:\/\/www.99.co\/<\/em><\/p>\n<p>Artikel ini akan membantu Anda cara yang paling tepat untuk melakukan perawatan jenis tanaman sukulen dengan mudah.<strong>\u00a0<\/strong><\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\"><strong>Teknik Penyiramannya<\/strong><\/span><\/h4>\n<p>Teknik penyiraman tanaman sukulen sebenarnya tidaklah serumit yang kita pikirkan namun yang perlu untuk kita ketahui sebelum menyiram bahwa keunikan tanaman ini mampu menyerap air dalam jumlah banyak sehingga bila terlalu banyak dapat menyebabkan kebusukan pada tanamannya. Idealnya, penyiraman dilakukan 1 \u2013 2 kali seminggu.<\/p>\n<blockquote>\n<h6>BACA JUGA: <span style=\"color: #008000;\"><a style=\"color: #008000;\" href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/16-jenis-tanaman-hias-yang-tahan-segala-cuaca\/\">16 Jenis Tanaman Hias yang Tahan Segala Cuaca<\/a><\/span><\/h6>\n<\/blockquote>\n<p>Oleh karena itu, seyogianya saat sedang menyiram tanaman sukulen agar dilakukan dengan cara menyemprotnya tanpa menggenangi media tanam. Bila terdapat beberapa bagian daun yang kering atau keriput maka anda bisa langsung memotongnya saja. Lakukan penyemprotan lagi seperti pada tanaman pada umumnya.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\"><strong>Tentukan dan Pilih Pot<\/strong><\/span><\/h4>\n<p>Pilih dan tentukan jenis pot yang tepat untuk memelihara tanaman sukulen, upayakan yang memiliki lubang di bawahnya. Pemeliharaan tanaman sukulen memerlukan kelembaban yang sesuai sehingga sangatlah penting bagi anda untuk memberikan lubang pada media tanam tanaman sukulen.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-12272 aligncenter\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/tanaman-sukulen-cantik-300x200.jpg\" alt=\"tanaman sukulen cantik\" width=\"482\" height=\"321\" srcset=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/tanaman-sukulen-cantik-300x200.jpg 300w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/tanaman-sukulen-cantik-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/tanaman-sukulen-cantik-768x513.jpg 768w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/tanaman-sukulen-cantik-1536x1025.jpg 1536w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/tanaman-sukulen-cantik-2048x1367.jpg 2048w\" sizes=\"(max-width: 482px) 100vw, 482px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Sumber: https:\/\/www.harpersbazaar.co.id\/<\/em><\/p>\n<p>Jika terjadi kelebihan air, maka air akan keluar dari lubang pot yang telah anda buat sebelumnya. Gunakan jenis pot dengan memanfaatkan tanah liat, jenis tanah ini baik untuk pertumbuhan tanaman sukulen.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\"><strong>Perhatikan Bagian Bawah Tanaman<\/strong><\/span><\/h4>\n<p>Sesekali anda harus memperhatikan bagian bawah tanaman sukulen anda. Bila bagian bawah tanaman menjadi kering berarti terjadi regenerasi daun namun hal tersebut berpotensi menimbulkan masalah baru bagi anda. Pasalnya, hal itu akan mengundang hama dan pennyakit seperti kutu air, sehingga sebaiknya anda langsung memotongnya.<\/p>\n<blockquote>\n<h6 style=\"text-align: center;\">BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/cara-memperbanyak-bunga-euphorbia-dengan-cara-stek\/\"><span style=\"color: #008000;\">Cara Memperbanyak Bunga Euphorbia Dengan Cara Stek<\/span><\/a><\/h6>\n<\/blockquote>\n<h4><span style=\"color: #008000;\"><strong>Pencahayaan yang Cukup<\/strong><\/span><\/h4>\n<p>Sinar matahari sangat dibutuhkan oleh tanaman dalam melakukan proses fotosintesis sehingga saat merawat tanaman sukulen pastikan anda menempatkannya pada daerah yang cukup mendapatkan sinar matahari. Paparan terik matahari yang terlalu lama dapat membuat tanaman sukulen anda menjadi layu, kering hingga dapat mati.<\/p>\n<p>Gejala khas akibat paparan sinar matahari yang lama ialah bercak hitam atau noda di sekitaran daunnya. Anda bisa menempatkannya di teras rumah anda sehingga terhindar dari hujan namun mendapatkan sinar matahari yang cukup. Tanaman sukulen hanya membutuhkan sinar matahari sebanyak 4 \u2013 6 jam sehari.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\"><strong>Pemberian Pupuk<\/strong><\/span><\/h4>\n<p>Pemberian pupuk pada tanaman sukulen lakukan secara teratur. Gunakan jenis pupuk NPK yang mengandung nutrisi yang cukup baik untuk tanaman meliputi Nitrogen, Posphor dan Kalium. Berikan dalam jumlah 2 \u2013 3 butir, perhatikan jangan terlalu banyak pemberian karena dapat menyebabkan tanaman sukulen anda mati kepanasan.<\/p>\n<blockquote>\n<h6 style=\"text-align: center;\">BACA JUGA: <span style=\"color: #008000;\"><a style=\"color: #008000;\" href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/jenis-jenis-tanaman-hias-terbaik-untuk-pekarangan-rumah\/\">Jenis-Jenis Tanaman Hias Terbaik untuk Pekarangan Rumah<\/a><\/span><\/h6>\n<\/blockquote>\n<p><strong>REFERENSI<\/strong><\/p>\n<p>Ekawati, Diana. 2019. 5 Tips Merawat Tanaman Sukulen dan Kaktus untuk Pemula, Mudah Kok!. Diakses dari: https:\/\/www.idntimes.com\/hype\/fun-fact\/dianaekawati\/tips-merawat-tanaman-sukulen-dan-kaktus-c1c2\/full<\/p>\n<p>Putri, Dian. 2018. 10 Cara Merawat Tanaman Sukulen dan Penanamannya. Diakses dari: https:\/\/ilmubudidaya.com\/cara-merawat-tanaman-sukulen<\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Apakah Anda memiliki tanaman sukulen di rumah? Mungkin terdengar asing namun tanaman sukulen adalah sebutan untuk jenis tanaman yang dapat menyimpan air seperti yang sering kita temukan pada tanaman kaktus.&hellip; <!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":5,"featured_media":12276,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ub_ctt_via":""},"categories":[1420,1332,1],"tags":[2384],"featured_image_src":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/06\/plant-3698820_1920.jpg","author_info":{"display_name":"Suryadi Pappa","author_link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/author\/suryadi-pappa\/"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12271"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/5"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12271"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12271\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12277,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12271\/revisions\/12277"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12276"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12271"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12271"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12271"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}