{"id":12412,"date":"2021-02-17T05:00:23","date_gmt":"2021-02-16T22:00:23","guid":{"rendered":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/?p=12412"},"modified":"2021-02-17T06:04:50","modified_gmt":"2021-02-16T23:04:50","slug":"ini-dia-prospek-cerah-bisnis-daun-kelor","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/ini-dia-prospek-cerah-bisnis-daun-kelor\/","title":{"rendered":"Ini Dia Prospek Cerah Bisnis Daun Kelor"},"content":{"rendered":"<p>Daun kelor merupakan jenis tanaman yang memberikan banyak manfaat. Daun dengan nama latin Moringa oleifara memiliki ciri-ciri daun berukuran kecil dan bulat telur. Daun kelor termasuk ke dalam jenis daun majemuk dan dapat hidup subur di ketinggian 7-11 meter.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-12414 aligncenter\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/images-43-300x168.jpeg\" alt=\"daun kelor\" width=\"370\" height=\"207\" srcset=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/images-43-300x168.jpeg 300w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/images-43.jpeg 739w\" sizes=\"(max-width: 370px) 100vw, 370px\" \/><\/p>\n<p>Bunga dari tanaman kelor sendiri akan muncul sepanjang tahun. Selain bisa diolah menjadi sayur, nyatanya daun yang satu ini juga sangat berkhasiat untuk menyembuhkan beragam jenis penyakit. Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh WHO, daun kelor sendiri banyak digunakan oleh negara-negara miskin sebagai alternatif obat-obatan mereka.<\/p>\n<p>Melihat tingginya manfaat yang dimiliki oleh daun kelor, maka membudidayakanya untuk dijadikan sebagai bisnis usaha tentu sangat menguntungkan. Lalu apa saja manfaat yang dihadirkan oleh daun kelor dan bagaimana analisis dan prospek usaha untuk tanaman ini? Agar tidak penasaran, ini dia informasinya.<\/p>\n<blockquote>\n<h6 style=\"text-align: center;\"><strong>BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/olahan-kelor-yang-sukses-dikembangkan-oleh-petani-karawang\/\"><span style=\"color: #008000;\">Olahan Kelor yang Sukses Dikembangkan Oleh Petani Karawang<\/span><\/a><\/strong><\/h6>\n<\/blockquote>\n<h4><span style=\"color: #008000;\"><strong>Kandungan dan Manfaat Daun Kelor<\/strong><\/span><\/h4>\n<p>Daun kelor memang sudah lama dikenal sebagai salah satu tanaman herbal yang sangat bermanfaat bagi kesehatan dan sering digunakan sebagai tanaman obat tradisional. Daun ini sendiri memiliki beragam kandungan khasiat seperti antioksidan yang bisa meningkatkan daya tahan tubuh.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-12413 aligncenter\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/images-42-300x168.jpeg\" alt=\"daun kelor\" width=\"395\" height=\"221\" srcset=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/images-42-300x168.jpeg 300w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/images-42.jpeg 739w\" sizes=\"(max-width: 395px) 100vw, 395px\" \/><\/p>\n<p>Kandungan penting yang ada di dalam tanaman daun kelor antara lain vitamin C dengan kandungan 7 kali lebih banyak dibandingkan dengan jeruk, serta kandungan kalium 15 kali lebih banyak dibandingkan dengan buah pisang.<\/p>\n<p>Selain itu daun kelor juga memiliki kandungan kalium, protein, kalium , zat besi, serta asam amino yang bisa menyembuhkan dan membangun otot. Orang-orang zaman dahulu sering menggunakan tanaman ini sebagai obat untuk menyembuhkan beragam penyakit mulai dari infeksi bakteri dan virus, nyeri sendi, kanker, diabetes, hingga permasalahan jantung.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\"><strong>Peluang \u00a0Usaha Daun Kelor<\/strong><\/span><\/h4>\n<p>Potensi daun kelor ternyata sangat menjanjikan di pasar internasional. Namun hingga saat ini masih banyak para petani Indonesia yang belum memaksimalkan pembudidayaannya. Menurut Direktur PT.Moringa Organik Indonesia, Dudi Krisnadi, pasar daun kelor sangat terbuka luas terutama di daerah Timur Tengah.<\/p>\n<p>Hingga saat ini, pasokan daun kelor untuk kebutuhan dunia masih didominasi oleh Indonesia, padahal kualitas kelor di Indonesia sendiri jauh lebih tinggi sehingga akan sangat menguntungkan jika serius dibudidayakan dan dipasarkan di pasar international.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\"><strong>Analisis Usaha Daun Kelor<\/strong><\/span><\/h4>\n<p>Sebelum melakukan usaha budidaya daun kelor, maka Anda harus bisa menganalisis modal usaha dan keuntungan terlebih dahulu. Sebagai informasi, ini dia rincian biayanya.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\"><strong>Modal Awal usaha<\/strong><\/span><\/h4>\n<ul>\n<li>Pembelian bibit daun kelor: Rp.700.000<\/li>\n<li>Pupuk: Rp. 720.000<\/li>\n<li>Pupuk kimia: Rp.840.000<\/li>\n<li>Pestisida dan obat: Rp.Rp.900.000<\/li>\n<li>Transportasi: Rp.780.000<\/li>\n<li>Packing: Rp.432.000<\/li>\n<li>Penyusutan alat pertanian (cangkul, pompa, golok, gerobak dorong, mesin oven pengering, dll): Rp.1.000.000<\/li>\n<li>Pembukaan lahan: Rp.1.200.000<\/li>\n<li>Total modal yang harus dikeluarkan yaitu: Rp.6.572.000<\/li>\n<\/ul>\n<h4><span style=\"color: #008000;\"><strong>Keuntungan Usaha Daun Kelor<\/strong><\/span><\/h4>\n<p>Di pasaran, daun kelor kering biasa dijual dengan kisaran harga Rp.35.000 per kgnya. Jika dalam satu hari, Anda bisa panen 9 kg daun kelor maka dalam sehari keuntungan yang bisa didapat yaitu:<\/p>\n<p>9 kg x Rp.35.000= Rp.315.000<\/p>\n<p>Sedangkan dalam sebulan keuntungan yang bisa didapat yaitu 30 x Rp.315.000 = Rp.9.450.000<\/p>\n<p>Oleh karena itu keuntungan yang bisa didapatkan yaitu:<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><strong>Laba = Total keuntungan- total biaya produksi<\/strong><\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\"><strong>Rp.9.450.000 \u2013 Rp.6.572.000 = Rp.2.878.000<\/strong><\/p>\n<p>Berdasarkan hasil analisis di atas, maka bisa dikatakan bahwa budidaya daun kelor sangat menguntungkan, karena hanya dengan modal Rp.6.000.000, Anda sudah bisa mendapatkan keuntungan bersih hampir Rp.3.000.000 sehingga modal akan bisa dikembalikan hanya dalam waktu 2 bulan saja.<\/p>\n<blockquote>\n<h6 style=\"text-align: center;\">BACA JUGA: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/cara-menanam-kelor-dengan-mudah-bagi-pemula\/\"><span style=\"color: #008000;\">Cara Menanam Kelor Dengan Mudah Bagi Pemula<\/span><\/a><\/h6>\n<\/blockquote>\n<hr \/>\n<p>Itulah tadi ragam manfaat serta prospek dan analisis usaha dari bisnis usaha daun kelor. Jika dilakukan dengan serius dan bisa menghasilkan produk yang berkulitas, maka keuntungan yang bisa Anda dapatkan tentu akan sangat melimpah. Semoga artikel ini bermanfaat untuk Anda. Selamat mencoba!<\/p>\n<p>Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru lainnya? Langsung saja klik di <strong><\/strong>.<\/p>\n<hr \/>\n<p><strong>Sumber:<\/strong><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/m.merdeka.com\/jatim\/3-manfaat-daun-kelor-untuk-tubuh-dan-cara-mengolahnya-kln.html\">https:\/\/m.merdeka.com\/jatim\/3-manfaat-daun-kelor-untuk-tubuh-dan-cara-mengolahnya-kln.html<\/a><\/p>\n<p><a href=\"http:\/\/www.agrowindo.com\/peluang-usaha-budidaya-daun-kelor-dan-analisa-usahanya.html\">http:\/\/www.agrowindo.com\/peluang-usaha-budidaya-daun-kelor-dan-analisa-usahanya.html<\/a><\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.google.com\/amp\/s\/m.bisnis.com\/amp\/read\/20181130\/12\/865266\/potensi-ekspor-kelor-sangat-menjanjikan\">https:\/\/www.google.com\/amp\/s\/m.bisnis.com\/amp\/read\/20181130\/12\/865266\/potensi-ekspor-kelor-sangat-menjanjikan<\/a><\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Daun kelor merupakan jenis tanaman yang memberikan banyak manfaat. Daun dengan nama latin Moringa oleifara memiliki ciri-ciri daun berukuran kecil dan bulat telur. Daun kelor termasuk ke dalam jenis daun&hellip; <!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":12414,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ub_ctt_via":""},"categories":[2350,1423],"tags":[2351,1736,2408],"featured_image_src":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/images-43.jpeg","author_info":{"display_name":"Novita Awalia Rahmah","author_link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/author\/novita-awalia-rahmah\/"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12412"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12412"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12412\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12417,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12412\/revisions\/12417"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12414"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12412"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12412"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12412"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}