{"id":12612,"date":"2020-07-27T10:00:27","date_gmt":"2020-07-27T03:00:27","guid":{"rendered":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/?p=12612"},"modified":"2020-07-27T08:33:03","modified_gmt":"2020-07-27T01:33:03","slug":"fakta-dari-meroketnya-harga-jahe","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/fakta-dari-meroketnya-harga-jahe\/","title":{"rendered":"Fakta dari Meroketnya Harga Jahe"},"content":{"rendered":"<p>Tumbuhan Jahe (Zinger officinale) adalah tanaman rimpang yang sangat popular sebagai rempah-rempah. Jahe biasanya\u00a0 digunakan dalam resep makanan, minuman dan juga bahan untuk obat. Tanaman yang diketahui merupakan tanaman yang berasal dari Asia Pasifik yang telah menyebar di daerah-daerah seperti India, Cina dan hingga Indonesia. Indonesia merupakan salah satu negara yang banyak mengonsumsi jahe. Bahkan termasuk salah satu negara penghasil jahe yang baik dan banyak. Hal ini disebabkan karena orang Indonesia sangat khas dengan rempahnya. Ini dapat dibuktikan dari makanan indonesia yang kaya akan rempah. Juga banyaknya minuman herbal yang terbuat dari rempa-rempah.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"aligncenter wp-image-12613 size-medium\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/jahe-juga-300x200.jpg\" alt=\"meroketnya harga cabai\" width=\"300\" height=\"200\" srcset=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/jahe-juga-300x200.jpg 300w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/jahe-juga-1024x683.jpg 1024w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/jahe-juga-768x512.jpg 768w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/jahe-juga-1536x1024.jpg 1536w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/jahe-juga-2048x1365.jpg 2048w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Sumber : pexels.com<\/em><\/p>\n<p>Salah satu minuman herbal\u00a0 yang paling digemari orang Indonesia adalah jamu. Jamu\u00a0 dengan kandungan didalam jahe dapat menaikkan imunitas tubuh, dan juga dapat membantu untuk mengatasi penyakit flu, batuk dan juga masuk angin. Peminat dari munuman herbal ini pun sangat banyak mulai dari anak muda sampe orang tua.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Kegunaan dan Manfaat Jahe\u00a0<\/span><\/h4>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"size-medium wp-image-12614 aligncenter\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/jahe-300x150.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"150\" srcset=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/jahe-300x150.jpg 300w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/jahe.jpg 670w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Sumber: merdeka.com<\/em><\/p>\n<p>Dimasa pandemi COVID-19 ini, Pemerintah menyarankan agar masyarakat lebih menjaga kesehatan dan juga sistem kekebalan tubuh. Hal ini bertujuan agar tidak mudah terpapar oleh virus Corona. Salah satu cara masyarakat Indonesia untuk menjaga kesehatan tubuh mereka ialah dengan mengkonsumsi makanan-makanan dan juga minuman-minuman sehat. Salah satu minuman sehat yang paling laris di Indonesia ialah jamu. Jamu merupakan minuman obat herbal yang terbuat dari rempah-rempah, salah satu bahan utama dalam pembuatan minuman jamu ialah jahe.<\/p>\n<p>Minuman jahe lainnya yang berkhasiat dalam kesehatan ialah Wedang Jahe, Wedang Susu dan juga minuman lainnya. Minuman dengan komposisi jahe, gula merah, dan air tersebut sudah popular di Indonesia. Minuman tersebut dapat berkhasiat untuk menghangatkan tubuh dan menyegarkan. Biasanya orang yang tidak terlalu suka dengan jamu akan beralih ke minuman ini. Minuman ini juga memiliki peminat yang sangat tinggi.<\/p>\n<blockquote>\n<h6 style=\"text-align: center;\">Baca Juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/cara-panen-dan-pasca-panen-tanaman-jahe\/\"><span style=\"color: #008000;\">Cara Panen dan Pasca Panen Tanaman Jahe<\/span><\/a><\/h6>\n<\/blockquote>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Penyebab Melonjaknya Harga Jahe\u00a0<\/span><\/h4>\n<p>Faktanya Dimasa pandemi saat ini permintaan tanaman jahe mengalami peningkatan yang menyebabkan meroketnya harga jahe.\u00a0 Hal ini disebabkan karena dengan imunitas tubuh yang meningkat, maka kemungkinan untuk tertular pandemi virus corona semakin kecil. Oleh karena itu peminat dari jahe khususnya jahe merah di masa pandemi Covid-19 ini mendadak meningkat. Untuk harga jahe pada tahun 2019 rata-rata harga jahe perkilogram ialah 25 Ribu Rupiah.\u00a0 Untuk masa pandemi Covid-19 saat ini, dimulai dari pertengahan Maret 2020 harga dari tanaman jahe mengalami peningkatan dimulai dari 60 Ribu Rupiah perkilogram. Angka ini\u00a0 hampir menempuh angka 90 Ribu Rupiah perkilogram sampai 100 Ribu Rupiah perkilogram. Meroketnya harga jahe tersebut dikarenakan meningkatnya permintaan masyarakat terhadap tanaman-tanaman herbal seperti jahe.<\/p>\n<p>Ini dikarenakan\u00a0 juga sadarnya masyarakat untuk menjaga kebugaran tubuh, dengan mengkonsumsi tanaman herbal dan berkhasiat untuk tubuh. Harga jahe yang semakin meningkat ini diprediksi akan semakin meningkat juga seiring dengan meningkatnya juga permintaan dari tanaman jahe. Pada minuman Wedang, tanaman jahe merupakan bahan utama dalam pembuatan minuman herbal.\u00a0 Oleh sebab itu meningkatnya pembeli atau pun penikmat dari minuman Wedang Jahe dan juga minuman jamu merupakan salah satu faktor dari melonjaknya harga tanamaan jahe.<\/p>\n<blockquote>\n<h6><strong>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/panduan-mudah-tanam-jahe-di-dalam-pot\/#.XxcPw54za00\"><span style=\"color: #008000;\">Panduan Mudah Tanam Jahe didalam Pot<\/span><\/a><\/strong><\/h6>\n<\/blockquote>\n<hr \/>\n<p>Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<p>Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<hr \/>\n<p>Referensi: https:\/\/www.kompasiana.com\/rudiimelda\/5eaf2364d541df7cb519848b\/petani-jahe-merah-meraup-untung-di-masa-pandemi-virus-corona-copid-19<\/p>\n<p>https:\/\/bisnis.tempo.co\/read\/1318663\/imbas-corona-harga-jahe-melonjak-tembus-rp-90-ribu-per-kilogram<\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Tumbuhan Jahe (Zinger officinale) adalah tanaman rimpang yang sangat popular sebagai rempah-rempah. Jahe biasanya\u00a0 digunakan dalam resep makanan, minuman dan juga bahan untuk obat. Tanaman yang diketahui merupakan tanaman yang&hellip; <!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":12614,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ub_ctt_via":""},"categories":[1234,2273,2236],"tags":[2464,2466,2467,2465],"featured_image_src":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/jahe.jpg","author_info":{"display_name":"Pak Tani","author_link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/author\/ptd\/"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12612"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12612"}],"version-history":[{"count":9,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12612\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12623,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12612\/revisions\/12623"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12614"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12612"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12612"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12612"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}