{"id":12729,"date":"2020-07-30T13:29:56","date_gmt":"2020-07-30T06:29:56","guid":{"rendered":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/?p=12729"},"modified":"2020-07-30T13:29:56","modified_gmt":"2020-07-30T06:29:56","slug":"keadaan-harga-kopi-robusta-saat-pandemi-melanda","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/keadaan-harga-kopi-robusta-saat-pandemi-melanda\/","title":{"rendered":"Keadaan Harga Kopi Robusta Saat Pandemi Melanda"},"content":{"rendered":"<p>Berikut Informasi dari Pak Tani Digital mengenai keadaan kopi robusta saat masa pandemi.<\/p>\n<h2>Kopi Robusta<\/h2>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Harga Kopi Robusta<\/span><\/h4>\n<figure id=\"attachment_12730\" aria-describedby=\"caption-attachment-12730\" style=\"width: 450px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-12730\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/immature-beans-5385192_1280-300x199.jpg\" alt=\"kopi\" width=\"450\" height=\"299\" srcset=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/immature-beans-5385192_1280-300x199.jpg 300w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/immature-beans-5385192_1280-1024x680.jpg 1024w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/immature-beans-5385192_1280-768x510.jpg 768w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/immature-beans-5385192_1280.jpg 1280w\" sizes=\"(max-width: 450px) 100vw, 450px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-12730\" class=\"wp-caption-text\">pixabay.com<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/pentingnya-resting-setelah-proses-roasting-kopi\/\">Pentingnya Resting Setelah Proses Roasting Kopi<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p>Provinsi Lampung merupakan daerah penghasil kopi terbesar kedua di Indonesia dan telah menjadikan produk unggulan dari Lampung.<\/p>\n<p>Produksi kopi di Lampung saat ini mampu memberikan kontribusi 24,19 persen produktivitas kopi nasional. Faktor paling krusial adalah soal tingkat produksi para petani kopi.<\/p>\n<p>Petani kopi di Lampung hanya mampu menghasilkan 1-4 ton\/hektare\/tahun. Apabila diasumsikan harga jual Rp18 ribu\/kg, maka hal ini masih sangat jauh dari hidup layak.<\/p>\n<p>Komitmen Pemprov lampung untuk memerangi importir kopi ke Lampung merupakan salah satu upaya untuk melindungi petani dan memberikan kesejahteraan.<\/p>\n<p>Pemprov Lampung menargetkan ke depan produksi kopi petani di daerah ini naik dari rata-rata 0,78 ton per hektare menjadi rata-rata empat ton per hektare.<\/p>\n<p>Namun, pandemi Covid-19 yang dirasakan kian berdampak bagi para petani kopi di Lampung, termasuk di Tanggamus.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Keadaan Petani Kopi<\/span><\/h4>\n<figure id=\"attachment_12731\" aria-describedby=\"caption-attachment-12731\" style=\"width: 450px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-12731\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/cafe-3771606_640-300x225.jpg\" alt=\"kopi\" width=\"450\" height=\"338\" srcset=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/cafe-3771606_640-300x225.jpg 300w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/cafe-3771606_640-360x270.jpg 360w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/cafe-3771606_640.jpg 640w\" sizes=\"(max-width: 450px) 100vw, 450px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-12731\" class=\"wp-caption-text\">pixabay.com<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/akibat-corona-kopi-jadi-senjata-hadapi-pelemahan-ekonomi\/\">Akibat Corona Kopi Jadi Senjata Hadapi Pelemahan Ekonomi<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p>Saat ini para petani kopi robusta di Kabupaten Tanggamus, Lampung, mengeluhkan harga kopi yang saat ini cenderung turun dimasa pandemi Covid-19 yang belum usai yang semakin membuat pendapatan petani semakin menurun.<\/p>\n<p>Umumnya, petani kopi robusta maupun sebagian kecil pembudidaya kopi arabika di Lampung saat ini sedang memasuki panen raya.<\/p>\n<p>Dalam kondisi yang terjepit saat ini harga kunjung tidak bersahabat padahal petani tetap menjaga kualitas kopi yang terbaik.<\/p>\n<p>Penurunan permintaan terhadap kopi sangat dirasakan saat pandemi karena tidak ada pengunjung dari luar daerah<\/p>\n<p>Dan proses ekspor dan impor mengalami kendala, sehingga penjualan menurun tajam.<\/p>\n<p>Untuk tetap bertahan di tengah kondisi pandemi tersebut, petani kopi menerapkan metode\u00a0<em>tumpang sari<\/em>\u00a0sembari menunggu panen kopi. Seperti menanam cabai dan pisang di sela-sela tanaman kopi.<\/p>\n<p>Dia berharap, pihak terkait, termasuk pemerintah, dapat membantu dalam pemasaran dan pengendalian harga kopi di Lampung, sehingga penjualan meningkat dan petani bisa merasakan manfaat dari geliat industri kopi.<\/p>\n<hr \/>\n<p>Itulah informasi mengenai keadaan harga kopi robusta saat pandemi. Semoga informasi yang diberikan bermanfaat ya sobat PTD!<\/p>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/panduan-mudah-lengkap-budidaya-kopi-bagi-pemula\/\">Panduan Mudah &amp; Lengkap Budidaya Kopi Bagi Pemula<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: right;\">Sumber: <strong>Republika.com<\/strong><\/p>\n<p>Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<p>Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Berikut Informasi dari Pak Tani Digital mengenai keadaan kopi robusta saat masa pandemi. Kopi Robusta Harga Kopi Robusta Baca juga: Pentingnya Resting Setelah Proses Roasting Kopi Provinsi Lampung merupakan daerah&hellip; <!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":12732,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ub_ctt_via":""},"categories":[1234],"tags":[2497,17,884],"featured_image_src":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/07\/coffee-beans-5400045_1280.jpg","author_info":{"display_name":"Pak Tani","author_link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/author\/ptd\/"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12729"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12729"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12729\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12733,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12729\/revisions\/12733"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12732"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12729"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12729"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12729"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}