{"id":12786,"date":"2020-08-01T16:20:02","date_gmt":"2020-08-01T09:20:02","guid":{"rendered":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/?p=12786"},"modified":"2020-08-01T16:20:02","modified_gmt":"2020-08-01T09:20:02","slug":"nelayan-siap-ekspor-puluhan-ton-ikan-ke-korea-selatan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/nelayan-siap-ekspor-puluhan-ton-ikan-ke-korea-selatan\/","title":{"rendered":"Nelayan Siap Ekspor Puluhan Ton Ikan Ke Korea Selatan\u00a0"},"content":{"rendered":"<p>Berikut informasi dari Pak Tani Digital mengenai ekspor ikan dari NTT ke Korea Selan.<\/p>\n<h2>Ekspor Ikan<\/h2>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Bangkitnya Nelayan NTT<\/span><\/h4>\n<figure id=\"attachment_12788\" aria-describedby=\"caption-attachment-12788\" style=\"width: 450px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-12788\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/fish-market-244415_640-300x168.jpg\" alt=\"ikan\" width=\"450\" height=\"252\" srcset=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/fish-market-244415_640-300x168.jpg 300w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/fish-market-244415_640.jpg 640w\" sizes=\"(max-width: 450px) 100vw, 450px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-12788\" class=\"wp-caption-text\">pixabay.com<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/new-normal-membuka-kembali-ekspor-produk-olahan-pertanian\/\">New Normal Membuka Kembali Ekspor Produk Olahan Pertanian<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p>Di era new normal (normal baru) nelayan siap membangun perekonomian yang sempat merosot turun imbas pandemi Covid-19.<\/p>\n<p>Para pengusaha sudah mulai bangkit akibat terpuruknya pemasukkan saat pandemi, salah satunya adalah PT Karya Cipta Buana Santosa (KCBS) Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT)<\/p>\n<p>Hingga mengekspor 20 ton ikan cakalang beku senilai 3 miliar rupiah ke Korea Selatan.<\/p>\n<p>Ikan yang dieskpor didapatkan dari nelayan-nelayan lokal di Flores, khususnya di Kabupaten Sikka dan Kabupaten Flores Timur yang merupakan ekspor pertama pada masa new normal.<\/p>\n<p>Menurut data dari Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Kabupaten Sikka, ekspor cakalang perdana pascapandemi covid-19 ke Korea Selatan ini merupakan jenis ikan cakalang asa.<\/p>\n<p>Dengan total 20 ton lebih atau jika dikonversi ke ikan basah dapat mencapai 60 ton dan nilai ekspor ikan cakalang asap ini sekitar Rp3 miliar.<\/p>\n<p>PT KCBS mempunyai mitra nelayan. Kapal pemancing cakalang sebanyak 25 armada dan setiap armada terdiri dari 15 hingga 20 nelayan.<\/p>\n<p>Sementara, kapal pemancing untuk ikan tuna sebanyak 42 armada. Setiap armada terdiri dari 2 hingga 3 orang.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Harapan Nelayan NTT<\/span><\/h4>\n<figure id=\"attachment_12787\" aria-describedby=\"caption-attachment-12787\" style=\"width: 450px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-12787\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/Supplier-Tuna-Restaurant-Tuna-Deliver-to-Shore-300x200.jpg\" alt=\"ikan\" width=\"450\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/Supplier-Tuna-Restaurant-Tuna-Deliver-to-Shore-300x200.jpg 300w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/Supplier-Tuna-Restaurant-Tuna-Deliver-to-Shore-768x512.jpg 768w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/Supplier-Tuna-Restaurant-Tuna-Deliver-to-Shore.jpg 800w\" sizes=\"(max-width: 450px) 100vw, 450px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-12787\" class=\"wp-caption-text\">frestunasupplier.com<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\">Baca juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/pemusnahan-bibit-ilegal-dari-14-negara\/\">Pemusnahan Bibit Ilegal Dari 14 Negara<\/a><\/p>\n<\/blockquote>\n<p>PT KCBS akan terus bekerja sama dengan nelayan yang ada di Flores terutama di Kabupaten Sikka dan Kabupaten Flores Timur yang hasil tangkapan nya di terima oleh PT KCBS.<\/p>\n<p>Dikarenakan permintaan yang sangat bayak dari luar negri yang belum bisa terpenuhi, maka ini menjadi kesempatan bagi para nelayan di Flores.<\/p>\n<p>Melihat kualitas tangkapan ikan, sangat diharapkan dukungan untuk penangkapan dan pengolahan ikan sehingga kualitasnya akan lebih baik lagi.<\/p>\n<p>Sebagai mitra strategis dalam upaya peningkatan ekonomi produktif masyarakat nelayan.<\/p>\n<p>Pemkab Sikka akan senantiasa mendukung setiap upaya pihak perusahaan dalam mengembangan perikanan di wilayah ini<\/p>\n<p>Pemerintah j;uga berharap agar kehadiran perusahaan PT KCBS, ekonomi masyarakat nelayan Sikka dapat meningkat atau perlahan semakin maju.<\/p>\n<hr \/>\n<p>Itulah informasi mengenai ekspor puluhan ton ikan berasal dari NTT. Semoga informasi yang diberikan bermanfaat ya sobat PTD!<\/p>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/ketersediaan-stok-pupuk-nonsubsidi-untuk-petani\/\">Ketersediaan Stok Pupuk Nonsubsidi Untuk Petani<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: right;\">Sumber: <strong>Liputan6.com<\/strong><\/p>\n<p>Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<p>Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Berikut informasi dari Pak Tani Digital mengenai ekspor ikan dari NTT ke Korea Selan. Ekspor Ikan Bangkitnya Nelayan NTT Baca juga: New Normal Membuka Kembali Ekspor Produk Olahan Pertanian Di&hellip; <!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":12789,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ub_ctt_via":""},"categories":[1234],"tags":[2510,322,368],"featured_image_src":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/fishermen-2983615_1280.jpg","author_info":{"display_name":"Pak Tani","author_link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/author\/ptd\/"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12786"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12786"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12786\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12790,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12786\/revisions\/12790"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12789"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12786"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12786"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12786"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}