{"id":12791,"date":"2020-08-02T16:01:22","date_gmt":"2020-08-02T09:01:22","guid":{"rendered":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/?p=12791"},"modified":"2020-08-02T16:01:22","modified_gmt":"2020-08-02T09:01:22","slug":"produksi-mesin-perontok-padi-minimalis-asal-ciamis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/produksi-mesin-perontok-padi-minimalis-asal-ciamis\/","title":{"rendered":"Produksi Mesin Perontok Padi Minimalis Asal Ciamis"},"content":{"rendered":"<p>Berikut informasi dari Pak Tani Digital mengenai kisah pembuatan mesin perontok padi yang berasal dari Ciamis.<\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Mesin Perontok Minimalis<\/span><\/h2>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Mengenal Siapa Penciptanya<\/span><\/h4>\n<figure id=\"attachment_12793\" aria-describedby=\"caption-attachment-12793\" style=\"width: 450px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-12793\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/indonesia-570647_640-300x168.jpg\" alt=\"mesin padi\" width=\"450\" height=\"252\" srcset=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/indonesia-570647_640-300x168.jpg 300w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/indonesia-570647_640.jpg 640w\" sizes=\"(max-width: 450px) 100vw, 450px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-12793\" class=\"wp-caption-text\">pixabay.com<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/nelayan-siap-ekspor-puluhan-ton-ikan-ke-korea-selatan\/\">Nelayan Siap Ekspor Puluhan Ton Ikan Ke Korea Selatan\u00a0<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p>Sorang pemuda bernama Miftah bersal dari warga Dusun Baregbeg, Desa Baregbeg, Kecamatan Lakbok, Jawa Barat.<\/p>\n<p>Pemuda Pemuda lulusan jurusan Pendidikan Islam (Tarbiyah) STAINU Kebumen ini merintis produksi mesin perontok padi minimalis sejak 4 tahun lalu<\/p>\n<p>Ia telah sukses membuat dan memproduksi sebuah alat mesin perontok padi minimalis. Alat ini diduga mampu memudahkan panen para petani langsung di ladang.<\/p>\n<p>Pembuatan mesin ini tak luput dari peran petani yang diminta memberikan masukan agar mesin yang dibuat sesuai dengan keinginan petani dan karakteristik ladang.<\/p>\n<p>Respon positif terus berdatangan dari petani sekitar bahkan beberapa petani memberi ucapan terimakasih dari para petani dan dipercaya untuk memproduksi lebih banyak.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Mesin Perontok Padi<\/span><\/h4>\n<figure id=\"attachment_12794\" aria-describedby=\"caption-attachment-12794\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-12794\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/cdbeca57_4751_4742_bedf_c3c979c5237c-225x300.jpg\" alt=\"mesin padi\" width=\"300\" height=\"400\" srcset=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/cdbeca57_4751_4742_bedf_c3c979c5237c-225x300.jpg 225w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/cdbeca57_4751_4742_bedf_c3c979c5237c.jpg 450w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-12794\" class=\"wp-caption-text\">bukalapak.com<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/new-normal-membuka-kembali-ekspor-produk-olahan-pertanian\/\">New Normal Membuka Kembali Ekspor Produk Olahan Pertanian<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p>Mesin padi minimalis buatan Miftah memiliki bobot hanya 25 kilogram. Padi dirontokkan dengan menggunakan paku yang telah disusun di dalam mesin.<\/p>\n<p>Penggunaan paku rapat meringankan saat padi dimasukan ke mesin untuk dirontokkan. Harga mesin padi minimalis buatan Miftah dibandrol dengan harga Rp 3,5 juta.<\/p>\n<p>Pemasarannya dilakukan juga melalui media sosial seperti Facebook hingga YouTube.<\/p>\n<p>Facebook serta jaringan organisasi kepemudaan di wilayahnya, yakni Ansor. Berkat sarana internet tersebut, produksinya terus mengalami peningkatan.<\/p>\n<p>Sekarang sudah sekitar 100 unit mesin terjual dan sudah menjelajah ke beberapa daerah seperti Yogyakarta, Tegal, Cilacap, Brebes, Karawang, Indramayu, Blitar bahkan sampai Sumatera Barat.<\/p>\n<p>Sejauh ini semua mesin yang telah diproduksi berjalan baik, tak ada komplain dari pembeli.<\/p>\n<p>Produksi mesin ini diharapkan teruus meringankan petani dan buruh tani.<\/p>\n<p>Biasanya yang memiliki mesin perontok padi hanya pemilik sawah yang luas. Namun kini buruh tani juga mampu memiliki mesin tersebut untuk membantu kerjaannya<\/p>\n<hr \/>\n<p>Itulah informasi mengenai suksesnya produksi mesin perontok padi minimalis. Semoga informasi yang diberikan bermanfaat ya sobat PTD!<\/p>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/pemusnahan-bibit-ilegal-dari-14-negara\/\">Pemusnahan Bibit Ilegal Dari 14 Negara<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: right;\">Sumber: <strong>Detik.com<\/strong><\/p>\n<p>Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<p>Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Berikut informasi dari Pak Tani Digital mengenai kisah pembuatan mesin perontok padi yang berasal dari Ciamis. Mesin Perontok Minimalis Mengenal Siapa Penciptanya Baca juga: Nelayan Siap Ekspor Puluhan Ton Ikan&hellip; <!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":12792,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ub_ctt_via":""},"categories":[1234],"tags":[2512,2511,2513],"featured_image_src":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/paddy-658711_1280.jpg","author_info":{"display_name":"Pak Tani","author_link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/author\/ptd\/"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12791"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12791"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12791\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12795,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12791\/revisions\/12795"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12792"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12791"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12791"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12791"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}