{"id":12883,"date":"2025-02-12T01:07:05","date_gmt":"2025-02-11T18:07:05","guid":{"rendered":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/?p=12883"},"modified":"2025-02-12T14:00:43","modified_gmt":"2025-02-12T07:00:43","slug":"terkena-phk-coba-5-ide-bisnis-pertanian-di-desa-yang-menggiurkan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/terkena-phk-coba-5-ide-bisnis-pertanian-di-desa-yang-menggiurkan\/","title":{"rendered":"Terkena PHK, Coba 5 Ide Bisnis Pertanian di Desa yang Menggiurkan"},"content":{"rendered":"<p>Masalah wabah Covid-19 melumpuhkan sebagian besar ekonomi masyarakat. Dampak ini semakin terasa pada banyak karyawan yang terkena PHK dari perusahaan. Untuk bisa terus menyambung hidup, maka banyak dari mereka yang akhirnya Kembali ke desa untuk mencari penghasilan lain.<\/p>\n<p>Bagi Anda yang terkena PHK dan bingung untuk menjalankan usaha apa saat di desa, maka ada beberapa ide bisnis yang sangat cocok dilakukan di pedesaan.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Ide Bisnis Pertanian di Desa yang Menguntungkan<\/span><\/h4>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"size-medium wp-image-12891 aligncenter\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/desa-300x200.jpeg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"200\" srcset=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/desa-300x200.jpeg 300w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/desa-1024x682.jpeg 1024w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/desa-768x512.jpeg 768w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/desa-1536x1024.jpeg 1536w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/desa.jpeg 1880w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Sumber: <a href=\"http:\/\/Pexels.com\">Pexels.com<\/a><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Jika ditekuni dan dilakukan dengan sungguh-sungguh, maka bukan tidak mungkin keuntungan yang didapatkan menjadi sangat besar.<br \/>\nLalu apa saja ide bisnis pertanian yang cocok dilakukan di pedesaan dan dapat memberikan keuntungan yang menggiurkan? Ini dia ulasannya<\/p>\n<h5><span style=\"color: #008000;\">1. Bisnis Budidaya Belut<\/span><\/h5>\n<p>Belut merupakan salah satu komoditi yang memiliki permintaan yang tinggi. Hal ini dikarenakan daging belut memiliki rasa yang gurih serta kandungan manfaat yang sangat tinggi.<br \/>\nJika Anda tinggal di desa dan memiliki lahan yang cukup untuk membuat kolam budidaya, maka bisnis budidaya belut bisa dijadikan sebagai peluang yang menjanjikan.<br \/>\nPelajari teknik budidaya belut yang tepat sehingga hasil panen yang didapatkan menjadi sangat berkualitas.<\/p>\n<h5><span style=\"color: #008000;\">2. Bisnis Budidaya Jahe Merah<\/span><\/h5>\n<p>Meningkatnya kesadaran masyarakat akan hidup sehat tentu bisa menjadi peluang tersendiri bagi Anda. Salah satu jenis tanaman obat yang bisa dibudidayakan dengan mudah yaitu jahe merah. Dibandingkan dengan jenis jahe lainnya, jahe merah memiliki banyak keunggulan sehingga permintaan pasarnya sangat tinggi.<br \/>\nSelain bisa dijual dalam bentuk produk mentah, Anda juga bisa berinovasi seperti mengolah jahe merah menjadi permen, bubuk seduh, atau produk siap konsumsi lain yang pastinya jauh lebih menguntungkan.<\/p>\n<h5><span style=\"color: #008000;\">3. Bibit Tanaman<\/span><\/h5>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"size-medium wp-image-12884 aligncenter\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/images-93-300x225.jpeg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"225\" srcset=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/images-93-300x225.jpeg 300w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/images-93-360x270.jpeg 360w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/images-93.jpeg 640w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p>Petani di desa biasanya banyak membudidayakan tanaman sesuai dengan jenis yang biasa ditanam. Untuk memenuhi kebutuhan para petani akan bibit berkualitas, Anda bisa melakukan usaha jual beli bibit yang sesuai dengan kebutuhan di daerah Anda seperti bibit coklat, kopi, karet, atau jenis bibit yang lainnya.<br \/>\nPelajari cara membudidayakan bibit sehingga hasil bibit yang didapatkan menjadi sangat berkualitas.<\/p>\n<h6 style=\"text-align: center;\">Baca Juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/peluang-besar-karyawan-pariwisata-ini-tanam-herbal\/\"><span style=\"color: #008000;\">Peluang Besar, Karyawan Pariwisata Ini Tanam Herbal\u00a0<\/span><\/a><\/h6>\n<h5><span style=\"color: #008000;\">4. Ternak Ayam Kampung<\/span><\/h5>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"size-medium wp-image-12885 aligncenter\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/domestic-chickens-farm-eating-grains_23-2148291033-300x200.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"200\" srcset=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/domestic-chickens-farm-eating-grains_23-2148291033-300x200.jpg 300w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/domestic-chickens-farm-eating-grains_23-2148291033.jpg 626w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p>Beternak ayam kampung juga bisa menjadi salah satu peluang usaha yang sangat menjanjikan. Berdasarkan data pasar pada tahun 2015-2016 kebutuhan permintaan ayam kampung baru terpenuhi sekitar 30% saja.<\/p>\n<p>Bagi Anda yang tinggal di pedesaan, maka lakukan budidaya ternak ayam kampung dengan sistem umbar karena lebih mudah dan hemat. Buatlah kandang dengan tipe pekarangan yang sederhana namun memiliki ukuran yang luas.<\/p>\n<p>Pada sistem ini, Anda cukup membuat kandang ayam saja untuk menjaga ayam terlindungi saat panas atau hujan. Untuk pakan, biarkan ayam lepas dan mencari makanannya sendiri.<\/p>\n<h5><span style=\"color: #008000;\">5. Bisnis Ternak Jangkrik<\/span><\/h5>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"size-full wp-image-12886 aligncenter\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/images-2020-04-29T103905.457.jpeg\" alt=\"\" width=\"294\" height=\"171\" \/><\/p>\n<p>Menjalankan bisnis ternak jangkrik juga bisa menjadi pilihan yang sangat menjanjikan karena permintaan pasarnya yang tinggi. Selain itu, untuk bisa menjalankan bisnis ini, Anda hanya membutuhkan modal yang sangat minim.<\/p>\n<p>Menjalankan usaha ternak jangkrik di pedesaan juga sangat mudah karena pakan jangkrik sudah tersedia di alam seperti daun papaya atau daun singkong.<br \/>\nUntuk menjalankan usaha ini, belilah bibit jangkrik kualitas terbaik. Hasil panen jangkrik sebanyak 1 kg, bisa memberikan keuntungan hingga Rp.2 juta -Rp.5 juta rupiah.<\/p>\n<p>Itukah tadi beberapa ide usaha pertanian yang bisa dilakukan di pedesaan. Walaupun terkena PHK, bukan berarti Anda berhenti berinovasi dan berusaha. Semoga ide bisnis pertanian tadi bisa menjadi referensi bagi Anda yang ingin mendapatkan penghasilan walaupun sedang di desa.<br \/>\nSemoga informasi tadi bermanfaat. Selamat mencoba!<\/p>\n<blockquote>\n<h6 style=\"text-align: center;\">Baca Juga: <span style=\"color: #008000;\"><a style=\"color: #008000;\" href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/9-strategi-menyelamatkan-ekonomi-ri-saat-corona\/\">9 Strategi Menyelamatkan Ekonomi RI Saat Corona<\/a><\/span><\/h6>\n<\/blockquote>\n<hr \/>\n<p>Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<p>Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<hr \/>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Masalah wabah Covid-19 melumpuhkan sebagian besar ekonomi masyarakat. Dampak ini semakin terasa pada banyak karyawan yang terkena PHK dari perusahaan. Untuk bisa terus menyambung hidup, maka banyak dari mereka yang&hellip; <!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":7,"featured_media":12891,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ub_ctt_via":""},"categories":[2207,4,19],"tags":[2539,924,40],"featured_image_src":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/desa.jpeg","author_info":{"display_name":"Novita Awalia Rahmah","author_link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/author\/novita-awalia-rahmah\/"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12883"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/7"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12883"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12883\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12890,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12883\/revisions\/12890"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12891"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12883"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12883"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12883"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}