{"id":12902,"date":"2020-08-08T15:55:44","date_gmt":"2020-08-08T08:55:44","guid":{"rendered":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/?p=12902"},"modified":"2020-08-08T15:55:44","modified_gmt":"2020-08-08T08:55:44","slug":"siapkah-indonesia-dengan-resesi-ekonomi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/siapkah-indonesia-dengan-resesi-ekonomi\/","title":{"rendered":"Siapkah Indonesia Dengan Resesi Ekonomi ?"},"content":{"rendered":"<p>Berikut informasi dari Pak Tani Digital mengenai pengenalan lebih dalam tentang kondisi negara saat resesi ekonomi terjadi.<\/p>\n<h2>Resesi Ekonomi<\/h2>\n<p>Pandemi virus corona telah menyerang pertumbuhan ekonomi di setiap negara, sejumlah negara kini melaporkan terjadinya resesi ekonomi.<\/p>\n<p>Mulai dari Korea Selatan, Jerman, Singapura, Perancis, Italia, hingga Amerika Serikat. Termasuk pula Indonesia yang tengah mengalami resesi ekonomi.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Mengenal Resesi Ekonomi<\/span><\/h4>\n<figure id=\"attachment_12905\" aria-describedby=\"caption-attachment-12905\" style=\"width: 450px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-12905\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/resesi-5f27d7d7097f36409c407082-300x169.jpg\" alt=\"resesi\" width=\"450\" height=\"253\" srcset=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/resesi-5f27d7d7097f36409c407082-300x169.jpg 300w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/resesi-5f27d7d7097f36409c407082-1024x576.jpg 1024w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/resesi-5f27d7d7097f36409c407082-768x432.jpg 768w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/resesi-5f27d7d7097f36409c407082.jpg 1200w\" sizes=\"(max-width: 450px) 100vw, 450px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-12905\" class=\"wp-caption-text\">kompasiana.com<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/resesi-ekonomi-di-indonesia-saat-pandemi-covid-19\/\">Resesi Ekonomi di Indonesia Saat Pandemi Covid-19<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p>Suatu negara yang dikatakan terkena resesi adalah ketika terjadi penurunan pada Produk Domestik Bruto (PDB), merosotnya pendapatan riil, jumlah lapangan kerja, penjualan ritel, dan terpuruknya industri manufaktur.<\/p>\n<p>Atau singkatnya pertumbuhan ekonomi riil bernilai negatif selama dua kuartal secara berturut-turut atau lebih dari satu tahun.<\/p>\n<p>Resesi dapat dilihat\u00a0 melalui tanda-tanda seperti penjualan yang merosot turun bahkan hampir anjlok, pusat perbelanjaan yang\u00a0 besar seperti mal yang sepi<\/p>\n<p>Yang membuat masyarakat sulit memenuhi kebutuhannya ditambah lagi di dunia perbankan terjadi peningkatan angka kredit macet alias non performing loan (NPL).<\/p>\n<p>Sementara, di Pemerintah dapat dilihat dengan meningkat angka utang luar negri.<\/p>\n<p>Selama resesi, ekonomi berjuang, orang kehilangan pekerjaan, perusahaan membuat lebih sedikit penjualan dan output ekonomi negara secara keseluruhan menurun.<\/p>\n<p>Para ahli menyatakan resesi terjadi ketika ekonomi suatu negara mengalami:<\/p>\n<ol>\n<li>produk domestik bruto negatif (PDB) negatif<\/li>\n<li>meningkatnya tingkat pengangguran<\/li>\n<li>penurunan penjualan ritel<\/li>\n<li>ukuran pendapatan<\/li>\n<li>manufaktur yang berkontraksi untuk periode waktu yang panjang<\/li>\n<\/ol>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Faktor Penyebab Terjadinya Resesi<\/span><\/h2>\n<p>Resesi dapat disebabkan oleh sejumlah faktor, berikut di antaranya:<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\"><strong>Guncangan Ekonomi<\/strong><\/span><\/h4>\n<p>Ini terjadi ketika ekonomi yang tiba-tiba menyerang keuangan dan perekonomian suatu negara yang berakibat mematikan ekonomi di seluruh dunia.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\"><strong>Utang yang Berlebihan<\/strong><\/span><\/h4>\n<p>Ketika individu atau bisnis berutang terlalu banyak yang mengakibatkan hilangnya kepercayaan pasa investor mengenai kemampuan perusahaan untuk mengelola modal.<\/p>\n<p>Sehingga pada titik untuk melunasi utang perusahaan tidak dapat lagi membayar tagihannya.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\"><strong>Gelembung Aset<\/strong><\/span><\/h4>\n<p>Ini terjadi pada ketika harga aset berinvestasi di bidang properti seperti rumah dan tanah yang biasanya cenderung meningkat setiap tahun malah menurun.<\/p>\n<p>Jatuhnya harga dan penjualan rumah akibat nilai properti yang terpuruk tak hanya merugikan pemilik properti saja, tetapi juga berimbas pada perbankan.<\/p>\n<p>Bank akan kehilangan uang pada derivatif yang didasarkan pada nilai properti.<\/p>\n<p>Akibatnya, hal ini bisa berakhir pada penyitaan aset, yang bisa menjadi penyebab dari terjadinya resesi.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\"><strong>Inflasi yang Tinggi<\/strong><\/span><\/h4>\n<p>Inflasi adalah tren harga yang stabil dan naik seiring waktu. Inflasi bukanlah hal yang buruk, tetapi inflasi yang berlebihan adalah kondisi yang berbahaya.<\/p>\n<p>Pada kondisi tertentu inflasi yang terlalu tinggi justru menurunkan daya beli masyarakat. Akibatnya, jumlah barang dan jasa yang mampu dibeli dengan jumlah uang yang sama seperti sebelumnya semakin sedikit.<\/p>\n<p>Terjadinya inflasi dipicu oleh biaya produksi yang meningkat, biaya energi yang lebih tinggi, dan utang nasional.<\/p>\n<p>Ketika inflasi terjadi, masyarakat cenderung lebih berhati-hati dalam membelanjakan uangnya dan emmilih untuk menghemat.<\/p>\n<p>Pembatasan pengeluaran ini terjadi pada perusahaan yang memutuskan hubungan kerja untuk menjaga perusahaan agar bertahan. Kombinasi dari dampak inflasi inilah yang menyebabkan ekonomi jatuh ke dalam resesi.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\"><strong>Deflasi yang Tinggi<\/strong><\/span><\/h4>\n<p>Deflasi merupakan kebalikan dari inflasi. Meski demikian, bukan berarti deflasi baik bagi perekonomian suatu negara.<\/p>\n<p>Ketika harga barang dan jasa menurun dari waktu ke waktu, dampak yang ditimbulkan bisa jadi lebih buruk dibandingkan inflasi.<\/p>\n<p>Dengan turunnya harga barang dan jasa di satu sisi akan lebih mempermudah masyarakat untuk membelinya.<\/p>\n<p>Namun, kenyataannya masyarakat justru menunggu turunnya harga barang dan jasa pada titik yang lebih rendah. Akibatnya, permintaan terhadap barang dan jasa tersebut turun, sehingga terjadinya resesi.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\"><strong>Perubahan Teknologi<\/strong><\/span><\/h4>\n<p>Penemuan baru meningkatkan produktivitas dan membantu perekonomian dalam jangka panjang, tetapi mungkin ada periode jangka pendek penyesuaian terhadap terobosan teknologi.<\/p>\n<p>Teknologi akan menyebabkan banyaknya SDM yang digantikan oleh teknologi yang akan memicu banyak pengangguran dan timbulnya resesi.<\/p>\n<figure id=\"attachment_12903\" aria-describedby=\"caption-attachment-12903\" style=\"width: 450px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-12903\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/detik-300x169.jpeg\" alt=\"resesi\" width=\"450\" height=\"253\" srcset=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/detik-300x169.jpeg 300w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/detik.jpeg 700w\" sizes=\"(max-width: 450px) 100vw, 450px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-12903\" class=\"wp-caption-text\">detik.com<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/pdb-sektor-pertanian-positif-saat-ekonomi-ri-terpuruk\/\">PDB Sektor Pertanian Positif Saat Ekonomi RI Terpuruk<\/a><\/p><\/blockquote>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Dampak Resesi<\/span><\/h2>\n<p>Apabila investasi merosot turun saat resesi, maka secara otomatis akan menghilangkan sejumlah lapangan pekerjaan yang membuat angka pemutusan hubungan kerja (PHK) naik terlalu cepat.<\/p>\n<p>Produksi atas barang dan jasa juga merosot sehingga menurunkan PDB nasional. Jika tak segera diatasi, efek domino resesi akan menyebar ke berbagai sektor.<\/p>\n<p>Efek tersebut bisa berupa macetnya kredit perbankan hingga inflasi yang sulit dikendalikan atau sebaliknya terjadi deflasi.<\/p>\n<p>Juga, neraca perdagangan yang minus dan berimbas langsung pada cadangan devisa.<\/p>\n<p>Dalam skala riil, banyak orang kehilangan rumah karena tak sanggup membayar cicilan, daya beli melemah. Lalu, banyak bisnis terpaksa harus gulung tikar.<\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Siapkah Indonesia Menghadapi Resesi ?<\/span><\/h2>\n<p>Indonesia harus bersiap mengalami gelombang pertumbuhan ekonomi yang lebih dalam apabila Covid-19 terus terjadi. Karena ketika ekonomi sudah terjatuh terlalu dalam maka akan sulit untuk melakukan pemulihan.<\/p>\n<p>Organisasi untuk Kerja Sama dan Pembangunan Ekonomi (OECD), memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia tahun ini minus 2,8 persen dengan asumsi lonjakan kasus pandemi Covid-19 di dalam negeri telah terjadi pada pertengahan April.<\/p>\n<p>Pola pemulihan ekonomi RI tak membentuk huruf V, tetapi cenderung bergelombang. Dalam laporan bertajuk World Economy on a Tightrope itu.<\/p>\n<p>OECD memperingatkan pemerintah untuk berhati-hati melonggarkan pembatasan sosial karena jalan menuju pemulihan ekonomi masih sangat tidak pasti dan rentan terhadap gelombang infeksi kedua Covid-19.<\/p>\n<p>Konsekuensi pemulihannya akan lebih berat dan lama. Risiko gelombang kedua Covid-19 juga menghantui hampir semua negara di dunia.<\/p>\n<hr \/>\n<p>Itulah informasi mengenai resesi ekonomi yang telah menyerang berbagai negara di seluruh dunia. Semoga informasi yang diberikan bermanfaat ya sobat PTD!<\/p>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/tarif-ppn-produk-pertanian-tertentu-menjadi-turun\/\">Tarif PPN Produk Pertanian Tertentu Menjadi Turun<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: right;\">Sumber: <strong>Kompas.com<\/strong><\/p>\n<p>Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<p>Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Berikut informasi dari Pak Tani Digital mengenai pengenalan lebih dalam tentang kondisi negara saat resesi ekonomi terjadi. Resesi Ekonomi Pandemi virus corona telah menyerang pertumbuhan ekonomi di setiap negara, sejumlah&hellip; <!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":12904,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ub_ctt_via":""},"categories":[1234],"tags":[1888,2542,2532],"featured_image_src":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/semua-negara-bisa-masuk-jurang-resesi-ekonomi-HaCw6HxzjT.jpg","author_info":{"display_name":"Pak Tani","author_link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/author\/ptd\/"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12902"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12902"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12902\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12907,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12902\/revisions\/12907"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12904"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12902"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12902"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12902"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}