{"id":12928,"date":"2020-08-10T14:00:30","date_gmt":"2020-08-10T07:00:30","guid":{"rendered":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/?p=12928"},"modified":"2020-08-10T22:06:05","modified_gmt":"2020-08-10T15:06:05","slug":"lebih-alami-buat-hand-sanitizer-dari-daun-sirih","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/lebih-alami-buat-hand-sanitizer-dari-daun-sirih\/","title":{"rendered":"Lebih Alami! Buat Hand Sanitizer dari Daun Sirih"},"content":{"rendered":"<p>Hand sanitizer adalah cairan yang dipercaya dapat mencegah perkembangan virus beserta penularannya. Berdasarkan uji klinis, penggunaan hand sanitizer bermanfaat untuk mengurangi kuman, bakteri, serta virus yang berada di tangan manusia. Sehingga, hand sanitizer sangat penting untuk menjaga kebersihan diri dari berbagai kuman.<\/p>\n<p>Namun di tengah merebaknya virus corona atau COVID-19 saat ini, keberadaan hand sanitizer menjadi sangat langka. Sehingga, banyak orang yang membuat atau menciptakan cairan ini secara mandiri dan alami, salah satunya dengan memanfaatkan daun sirih.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Membuat Hand Sanitizer dari Daun Sirih<\/span><\/h4>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"size-medium wp-image-12930 aligncenter\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/sirih-300x150.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"150\" srcset=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/sirih-300x150.jpg 300w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/sirih-1024x512.jpg 1024w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/sirih-768x384.jpg 768w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/sirih-1536x768.jpg 1536w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/sirih.jpg 2014w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Sumber: https:\/\/www.google.com\/url?sa=i&amp;url=https%3A%2F%2Fportalgambarhd.blogspot.com%2F2020%2F06%2Ffantastis-19-gambar-daun-sirih-animasi.html&amp;psig=AOvVaw0S4arp6wi4-g0x6XdzcLxV&amp;ust=1597114343020000&amp;source=images&amp;cd=vfe&amp;ved=0CAIQjRxqFwoTCNC0i97Qj-sCFQAAAAAdAAAAABAD<\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: left;\">Pembuatan hand sanitizer dari daun sirih sudah dilakukan setelah dteliti oleh departemen farmasetika fakultas farmasi Unair tahun 2006. Dimana ketika itu terjadi wabah flu burung yang menyebar seluruh dunia, termasuk Indonesia.<\/p>\n<p>Pada dasarnya cairan hand sanitizer harus memiliki kandungan senyawa etanol di atas 70%. Namun bahan kimia sulit untuk dicari. Sehingga dokter Retno Sari, MSC, Apt mengatakan bahwa 15% air daun sirih setara dengan kandungan etanol di atas 70% dalam mengurangi jumlah virus dan bakteri.<\/p>\n<p>Namun daun sirih mudah melakukan oksidasi. Untuk mengatasinya, Anda bisa menambahkan kandungan jeruk nipis yang memiliki sifat antioksidan serta antibakteri ke dalam kandungan air daun sirih disebut.<\/p>\n<p>Untuk lebih jelas, Anda perlu mengetahui cara pembuatan hand sanitizer dari daun sirih, diantaranya sebagai berikut,<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Menyiapkan Alat dan Bahan<\/span><\/h4>\n<p>Berikut ini merupakan beberapa alat yang dibutuhkan dalam pembuatan hand sanitizer,<br \/>\n1. Pisau<br \/>\n2. Kompor<br \/>\n3. Gelas ukur<br \/>\n4. Panci 2 buah<br \/>\n5. Saringan<br \/>\n6. Botol spray<\/p>\n<p>Berikut ini merupakan beberapa bahan alami yang perlu dipersiapkan sebelum membuat hand sanitizer,<\/p>\n<p>1. 200 ml air bersih<br \/>\n2. 50 gram daun sirih<br \/>\n3. 200 ml air panas<br \/>\n4. 8 ml jeruk nipis<\/p>\n<blockquote>\n<h6>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/penemuan-produk-bahan-alami-pengganti-hand-sanitizer\/\"><span style=\"color: #008000;\">Penemuan Produk Bahan Alami Pengganti Hand Sanitizer<\/span><\/a><\/h6>\n<\/blockquote>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Cara Pembuatannya<\/span><\/h4>\n<p>Untuk membuat hand sanitizer dari daun sirih tidak memerlukan waktu yang lama, Berikut ini merupakan cara pembuatannya,<\/p>\n<p>1. Cuci bersih daun sirih yang disiapkan sebelumnya menggunakan air bersih<br \/>\n2. Letakkan daun untuk dikeringkan<br \/>\n3. Ketika daun sudah bersih dan sudah kering, Anda bisa memotong daun tersebut hingga kecil.<br \/>\n4. Masukkan potongan 50 gram daun ke panci yang diisi air panas sebanyak 200 ml<br \/>\n5. Kemudian, ambil panci lainnya yang berukuran besar<br \/>\n6. Masukkan air dingin ke dalam panci tersebut<br \/>\n7. Letakkan panci berisi air daun sirih di dalam panci berukuran besar tadi<br \/>\n8. Kemudian rebus daun sirih seperti di tim, dengan menggunakan api yang kecil<br \/>\n9. Tunggu hingga panasnya mencapai 90\u00b0 Celcius, setelah itu diamkan selama 30 menit.<br \/>\n10. Ketika air rebusan sudah dingin, anda bisa menyaring hasil rebusan daun sirih dalam gelas ukur<br \/>\n11. Masukkan air daun sirih sampai 15%.<br \/>\n12. Setelah itu campur dengan air jeruk nipis sebanyak 8 ml dan menambahkan air mineral secukupnya.<br \/>\n13. Aduk semua campuran tersebut hingga merata<br \/>\n14. Setelah itu, tuangkan cairan hand sanitizer daun sirih ke botol spray, terakhir Anda bisa langsung menggunakannya.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"size-medium wp-image-12929 aligncenter\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/hand-sanitizer-200x300.jpeg\" alt=\"\" width=\"200\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/hand-sanitizer-200x300.jpeg 200w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/hand-sanitizer-683x1024.jpeg 683w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/hand-sanitizer-768x1152.jpeg 768w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/hand-sanitizer.jpeg 1000w\" sizes=\"(max-width: 200px) 100vw, 200px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><a href=\"http:\/\/pexels.com\">Sumber: Pexels.com<\/a><\/p>\n<p>Hand sanitizer yang dibuat ini tidak untuk diperjualbelikan, Anda bisa menggunakannya untuk pribadi. Disarankan untuk tidak terlalu lama dalam menggunakan hand sanitizer, karena bisa menyebabkan kulit kasar, kering, bahkan alergi.<br \/>\nItulah beberapa hal mengenai hand sanitizer yang terbuat dari daun sirih dan lebih alami. Selamat mencoba, semoga bermanfaat.<\/p>\n<blockquote>\n<h6><\/h6>\n<h6>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/cuci-tangan-pakai-sabun-atau-hand-sanitizer\/\"><span style=\"color: #008000;\">Cuci Tangan Pakai Sabun atau Hand Sanitizer?<\/span><\/a><\/h6>\n<\/blockquote>\n<hr \/>\n<p>Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di <\/p>\n<p>Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di <\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<hr \/>\n<p>Referensi:<\/p>\n<p><a href=\"https:\/\/www.merdeka.com\/trending\/cara-membuat-hand-sanitizer-dari-daun-sirih-sangat-mudah-dipraktikkan-kln.html\">https:\/\/www.merdeka.com\/trending\/cara-membuat-hand-sanitizer-dari-daun-sirih-sangat-mudah-dipraktikkan-kln.html<\/a><\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Hand sanitizer adalah cairan yang dipercaya dapat mencegah perkembangan virus beserta penularannya. Berdasarkan uji klinis, penggunaan hand sanitizer bermanfaat untuk mengurangi kuman, bakteri, serta virus yang berada di tangan manusia.&hellip; <!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":4,"featured_media":12929,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ub_ctt_via":""},"categories":[2207,2346],"tags":[],"featured_image_src":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/hand-sanitizer.jpeg","author_info":{"display_name":"Epin Supini","author_link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/author\/epin-supini\/"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12928"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/4"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12928"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12928\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":12933,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12928\/revisions\/12933"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/12929"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12928"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12928"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12928"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}