{"id":12992,"date":"2020-08-14T14:09:56","date_gmt":"2020-08-14T07:09:56","guid":{"rendered":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/?p=12992"},"modified":"2020-08-14T13:51:01","modified_gmt":"2020-08-14T06:51:01","slug":"yuk-beralih-budidaya-wortel-di-masa-pandemi","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/yuk-beralih-budidaya-wortel-di-masa-pandemi\/","title":{"rendered":"Yuk beralih Budidaya Wortel  di Masa Pandemi"},"content":{"rendered":"<p>Selama pandemi ini, banyak orang kembali ke kampung halaman untuk melanjutkan kehidupan mengingat banyaknya karyawan yang di PHK. Untuk yang ingin memulai bercocok tanam dan belum memiliki banyak modal, mungkin berkebun wortel bisa jadi solusinya.<\/p>\n<p>Untuk masyrakat Indonesia pastinya sudah sangat akrab sehari-harinya mengonsumsi sayuran yang satu ini kan? Wortel sangat populer di hampir semua jenis makanan yang kita nikmati setiap harinya.<\/p>\n<p>Wortel sering dijumpai di gorengan, sop, asam manis, sayur bahkan sayur yang satu ini juga enak loh dijadikan jus. Wortel adalah salah satu sayuran yang kaya akan vitamin A yang sangat baik untuk menjaga kesehatan mata.<\/p>\n<p>Selain itu, wortel juga mengandung vitamin B1, B2, B3, B6, B9 dan C, Kalsium, zat besi, magnesium, fosfor, kalium dan juga sodium.<\/p>\n<p>Sayuran yang berbentuk panjang dengan warna oranye ini juga sering dimakan mentah (tanpa dimasak) oleh para penikmatnya karena rasanya yang manis dan gurih.<\/p>\n<p>Nah untuk para pecinta wortel, ga lengkap nih kalau suka sayur ini tapi tidak tahu cara budidayanya. Yuk pelajari cara budidaya wortel yang sangat mudah.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-medium wp-image-12993\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/wortel.jpg\" alt=\"\" width=\"1\" height=\"1\" \/><img loading=\"lazy\" class=\"size-medium wp-image-13001 aligncenter\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/wortel-more-200x300.jpeg\" alt=\"\" width=\"200\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/wortel-more-200x300.jpeg 200w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/wortel-more-684x1024.jpeg 684w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/wortel-more-768x1150.jpeg 768w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/wortel-more.jpeg 1000w\" sizes=\"(max-width: 200px) 100vw, 200px\" \/><\/em><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Sumber: pexels.com<\/em><\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Cara Menanam Wortel<\/span><\/h4>\n<p>1. Pilih bibit yang bagus dan berkualitas. Dengan bibit yang bagus, maka hasil panen dapat menjadi lebih maksimal.<\/p>\n<p>Untuk mendaptkan bibit yang berkualitas, untuk mengurangi resiko silahkan membeli dari toko pertanian dan pilih yang sudah terbukti bagus.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img loading=\"lazy\" class=\"size-medium wp-image-12995 aligncenter\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/bibit-wortel-300x180.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"180\" srcset=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/bibit-wortel-300x180.jpg 300w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/bibit-wortel.jpg 334w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><br \/>\n<em>Sumber: https:\/\/gdmorganic.com\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/budidaya-wortel-1024&#215;769.jpg<\/em><\/p>\n<p>2. Setelah mendapatkan bibit wortel yang berkualiats, langkah selanjutnya adalah melakukan pembenihan pada wortel.<\/p>\n<p>Yaitu caranya dengan merendam bibit dengan pupuk organik cair sekitar setengah jam sebelum bibit akan ditanam.<\/p>\n<p>Ini bertujuan untuk mempercepat pertumbuhan wortel.<\/p>\n<p>3. Kemudian langkah selanjutnya adalah pastikan bahwa anda sudah mempersiapkan lahan untuk menanam wortel. Ingat untuk menanam sayur ini, tanah harus gembur dan sudah diberikan kompos yang banyak untuk menyuburkan tanah.<\/p>\n<p>Tanah yang tidak lembut dapat membuat wortel tidak tumbuh dengan baik selain itujuga, wortel dapat mudah terserang penyakit.<\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><img loading=\"lazy\" class=\"size-medium wp-image-12996 aligncenter\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/lahan-300x225.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"225\" srcset=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/lahan-300x225.jpg 300w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/lahan-768x576.jpg 768w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/lahan-360x270.jpg 360w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/lahan.jpg 960w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><br \/>\n<em>Sumber: https:\/\/gdmorganic.com\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/lahan-wortel.jpg<\/em><\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<blockquote>\n<h6>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/menanam-wortel-bagi-pemula\/\"><span style=\"color: #008000;\">Cara mudah menanam Wortel Bagi Pemula<\/span><\/a><\/h6>\n<\/blockquote>\n<p>4. Proses penanaman wortel dilakukan dengan menanam bibit dilahan yang sudah disiapkan. Untuk menanam wortel tidak perlu terlalu dalam.<\/p>\n<p>Anda hanya perlu menaburkan benih ke lahan kemudian tutup dengan tanah dengan tipis. Untuk mencegah kebanjiran, tutp dengan daun pisang. Pastikan juga tanah jgan pernah kering, jika mengalami kekeringan segera siram.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"size-medium wp-image-12997 aligncenter\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/penanaman-300x225.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"225\" srcset=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/penanaman-300x225.jpg 300w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/penanaman-768x577.jpg 768w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/penanaman-360x270.jpg 360w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/penanaman.jpg 1024w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><\/p>\n<p style=\"text-align: center;\"><em>Sumber: https:\/\/gdmorganic.com\/wp-content\/uploads\/2018\/11\/lahan-wortel.jpg<\/em><\/p>\n<p>5. Jika wortel sudah mulai tumbuh, biasanya akan ada beberapa tahap perawatan yang dilakukan.<\/p>\n<p>&#8211; Mengurangi jumlah tanaman yang berdekatan. Ini bertujuan untuk memberi ruang untuk wortel bertumbuh sehingga buahnya dapat lebih besar.<\/p>\n<p>&#8211; Bersihkan lahan dari rumput atau tanaman lain yang mengganggu pertumbuhan wortel.<\/p>\n<p>&#8211; Seringlah untuk menyiram lahan, agar tanah tetap dalam keadaan lembap.<\/p>\n<p>&#8211; Lakukan pemupukan agar waortel semakin berkembang dengan baik.<\/p>\n<p>6. Yang terakhir adalah tahap pemanenan.<\/p>\n<p>Tahap ini dilakukan sekitar 3 bulan setelah penanaman. Cara panennya sangat gampang, yaitu cabut wortel dengan hati-hati agar daun tidak putus dari buah dan buahnya pun tidak lecet.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"size-medium wp-image-12999 aligncenter\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/wortel-ibu-bogel-275x300.jpeg\" alt=\"\" width=\"275\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/wortel-ibu-bogel-275x300.jpeg 275w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/wortel-ibu-bogel-938x1024.jpeg 938w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/wortel-ibu-bogel-768x838.jpeg 768w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/wortel-ibu-bogel.jpeg 1173w\" sizes=\"(max-width: 275px) 100vw, 275px\" \/><\/p>\n<p>7. Bersihkan wortel yang sudah dipanen dan wortel siap untuk dikreasikan.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<h6 style=\"text-align: center;\">Baca Juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/cara-membuat-mie-wortel-sehat-yang-dijadikan-peluang-usaha\/\"><span style=\"color: #008000;\">Cara membuat Mie Wortel Sehat yang Dijadikan Peluang Usaha<\/span><\/a><\/h6>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Penyakit Tanaman Wortel<\/span><\/h4>\n<p style=\"text-align: center;\"><img loading=\"lazy\" class=\"size-full wp-image-12998 aligncenter\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/sakit-wortel.jpg\" alt=\"\" width=\"186\" height=\"271\" \/><br \/>\n<em>Sumber: data:image\/jpeg<\/em><\/p>\n<p>1. Hama<br \/>\nTanaman yang satu ini sangat rentan terserang oleh hama seperti ulat tanah dan kutu daun. Kedua hama ini dapat menyebabkan rusaknya perkembangan pada wortel, seperti kerusakan pada daun wortel.<\/p>\n<p>Untuk mencegah ini maka pastikan lahan tetap dalam keadaan bersih terutama dari gulma. Jika ada ditemukan gulma pada tanaman ini maka segera dibersihkan.<\/p>\n<p>2. Bercak daun dan bintil akar<br \/>\nBercak ini dapat disebabkan karena adanya jamur. biasanya jamur ini akan menyerang daun yang sudah tua. Ciri-cirinya adalah daun wortel akan terdapat bercak coklat dan hitam di pinggiran daun.<\/p>\n<p>Cara mengatasinya adalah menyeprotkan obat tanaman khusus untuk tanaman ini langsung ke tanah. Kemudian gunakan pupuk untuk meningkatkan pertumbuhan wortel dan menghilangkan bercak dan bintil akar. Sementara Bintil akar dapat diatasi dengan mengganti jenis tanaman pada lahan.<\/p>\n<p>3. Busuk alternaria<br \/>\nPenyakit ini membuat tanaman membusuk samapai berwarna hitam. Ini ditandai dengan bercak kecil berwarna coklat dan hitam dan dikelilingi jaringan berwarna hijau-kuning.<\/p>\n<p>Cara mengatasinya sama dengan penyakit bercak daun.<\/p>\n<p>Sekian sedikit informasi tentang penanaman wortel yang dapat saya bagian. Yuk praktek langsung.<\/p>\n<hr \/>\n<p>Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di <\/p>\n<p>Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di <\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Selama pandemi ini, banyak orang kembali ke kampung halaman untuk melanjutkan kehidupan mengingat banyaknya karyawan yang di PHK. Untuk yang ingin memulai bercocok tanam dan belum memiliki banyak modal, mungkin&hellip; <!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":13001,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ub_ctt_via":""},"categories":[1234,4],"tags":[2564,2565,385],"featured_image_src":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/wortel-more.jpeg","author_info":{"display_name":"Pak Tani","author_link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/author\/ptd\/"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12992"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=12992"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12992\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13002,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/12992\/revisions\/13002"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13001"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=12992"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=12992"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=12992"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}