{"id":13043,"date":"2020-08-17T16:58:11","date_gmt":"2020-08-17T09:58:11","guid":{"rendered":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/?p=13043"},"modified":"2020-08-17T16:58:11","modified_gmt":"2020-08-17T09:58:11","slug":"uang-rp-75-000-di-ulang-tahun-indonesia-ke-75","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/uang-rp-75-000-di-ulang-tahun-indonesia-ke-75\/","title":{"rendered":"Uang Rp. 75.000 di Ulang Tahun Indonesia ke-75"},"content":{"rendered":"<p>Sebagai perayaan spesial untuk ulang tahun Indonesia ke 75, BI mengeluarkan uang Rp.75.000 sebagai uang peringatan. Sebagai uang peringatan, uang ini hanya akan dicetak pada hari tertentu dan tahun yang dianggap istimewa. Uang ini dikeluarkan sebagai sujud syukur atas kemerdekaan yang diperoleh Indonesia sekaligus peringatan ulang tahun ke 75.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\" wp-image-13044 aligncenter\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/uang-Rp.75.000-300x182.png\" alt=\"\" width=\"434\" height=\"263\" srcset=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/uang-Rp.75.000-300x182.png 300w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/uang-Rp.75.000-1024x622.png 1024w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/uang-Rp.75.000-768x467.png 768w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/uang-Rp.75.000.png 1099w\" sizes=\"(max-width: 434px) 100vw, 434px\" \/><\/p>\n<p>Uang ini sendiri memiliki ornamen sendiri. Uang Rp.75.000 ini dibuat dengan kesan kemerdekaan tahun 1945 silam. Pada gambar uang ini juga lebih menunjukkan capaian Indonesia di bidang infrastruktur yaitu, MRT Jakarta, Tol Transjawa sampai ke jembatana Youtefa yang ada di Papua.<\/p>\n<p>Selain infrastruktur tersebut, pada sisi lain dari uang Rp.75.000 juga menggambarkan bhineka tunggal ika, yaitu gambar para penerus bangsa yang menggunakan pakaian adat dari berbagai suku yang ada di Indonesia.<\/p>\n<p>Ada juga Ir. Soekarno beserta Drs. Mohammad Hatta sebagai bentyk rasa hormat Indonesia atas jasa dan pengorbanannya untuk memerdekan Indonesia.<br \/>\nMeskipun uang ini dicetak dengan jumlah yang terbatas, namun uang ini tetap dapat digunakan sebagai alat transaksi yang sah.<\/p>\n<p>Dikeluarkannya uang ini juga sebagai bentuk harapan untuk Indonesia kedepannya. Indonesia diharapkan dapat menyongsong masa depan yang cerah dan gemilang. Ini disimbolkan dengan satelit merah putih yang berkibar.<\/p>\n<p>Bendera ini diharapkan sebagai jembatan komnikasi Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Indonesia diharapkan mampu berperan di kancah global dan menghasilkan anak anak bangsa yang unggul untuk memajukan Indonesia.<\/p>\n<p>Melalui perayaan Ulang Tahun Indonesia Raya yang kita cintai ini, diharpkan untuk setiap elemen bangsa yang ada di dalamnya saling menghormati, mendukung, menyayangi dan menciptakan kedamaian bersama. Mari slaing berangkul tangan, bersama kita jadikan Indonesia yang maju dalam setiap aspek. Menjadi anak bangsa yang memegang teguh Bhineka Tunggal Ika.<\/p>\n<p>Saling membanggakan sesama anak bangsa. Wujudkan Indonesia yang maju dan cinta damai.<br \/>\nTidak peduli apapun agamanya, sukunya, warna kulitnya, kita adalah satu. Kita adalah Indonesia, dan kita semua cinta Indonesia.<\/p>\n<p>Merdeka, merdeka, merdeka!!<\/p>\n<blockquote>\n<h6>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/perayaan-untuk-kemerdekaan-indonesia-ke75-merdeka\/\"><span style=\"color: #008000;\">Perayaan Untuk Kemerdekaan Indonesia Ke-75 tahun, Merdeka<\/span><\/a><\/h6>\n<\/blockquote>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Sebagai perayaan spesial untuk ulang tahun Indonesia ke 75, BI mengeluarkan uang Rp.75.000 sebagai uang peringatan. Sebagai uang peringatan, uang ini hanya akan dicetak pada hari tertentu dan tahun yang&hellip; <!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":13044,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ub_ctt_via":""},"categories":[4,929],"tags":[2576,2580,2578,2575,2579],"featured_image_src":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/08\/uang-Rp.75.000.png","author_info":{"display_name":"Pak Tani","author_link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/author\/ptd\/"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13043"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13043"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13043\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13045,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13043\/revisions\/13045"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13044"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13043"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13043"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13043"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}