{"id":1315,"date":"2018-12-05T11:30:25","date_gmt":"2018-12-05T04:30:25","guid":{"rendered":"http:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/?p=1315"},"modified":"2019-07-11T19:19:23","modified_gmt":"2019-07-11T12:19:23","slug":"jenis-irigasi-pertanian","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/jenis-irigasi-pertanian\/","title":{"rendered":"Ketahui Jenis-Jenis Irigasi dalam Pertanian"},"content":{"rendered":"<p>Irigasi dalam pertanian merupakan aspek yang cukup penting. Bagi yang belum tahu apa itu irigasi, secara singkat,\u00a0irigasi bisa diartikan sebagai pengairan, yang berfungsi\u00a0untuk mengairi lahan pertanian agar tetap subur dan produktif. Irigasi ini sendiri terbagi menjadi beberapa jenis. Nah, apa saja? Berikut ini adalah jenis-jenis irigasi dalam pertanian.<\/p>\n<h2>Irigasi Permukaan<\/h2>\n<p>Irigasi yang pertama adalah irigasi permukaan, yang dianggap sebagai metode paling kuno dalam pertanian Indonesia. Metode ini juga terbilang paling mudah, yaitu air untuk irigasinya diambil dari sumber air terdekat, seperti sungai\u00a0atau bahkan waduk (bendungan).<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-full wp-image-1317\" src=\"http:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2018\/12\/Irigasi-Permukaan.jpg\" alt=\"Irigasi Permukaan\" width=\"1024\" height=\"768\" \/><\/p>\n<p>Untuk bisa mengairi lahan dari sumber air tersebut, digunakan pipa yang cukup panjang. Metode ini mengharuskan posisi sumber air lebih tinggi dari lahan\u00a0agar airnya bisa mengalir sebagaimana sifat air yang hanya bisa mengalir dari tempat tinggi ke tempat yang lebih rendah. Karena itu, lahan yang lebih tinggi jelas lebih dulu mendapatkan asupan air dibandingkan lahan yang lebih rendah.<\/p>\n<p><strong>Baca: <\/strong><a href=\"http:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/mengelola-pengairan-sawah-kekeringan\/\" rel=\"bookmark\"><strong>7 Cara Mengelola Pengairan Sawah Saat Kekeringan<\/strong><\/a><\/p>\n<h2>Irigasi Bawah Permukaan<\/h2>\n<p>Berbeda dengan sebelumnya, pengairan\/irigasi bawah permukaan lebih fokus pada air di bawah tanah, seperti namanya. Karena itulah, pipa yang digunakan tidak seperti irigasi permukaan yang berada di atas tanah, namun ditanam di bawah tanah\u00a0dan menuju langsung ke akar tanaman.<\/p>\n<p>Artinya, air yang dialirkan ini lebih menyasar pada akar tanaman. Dari akar, nantinya air bisa tersalurkan ke semua bagian tanaman secara menyeluruh, dan akar bisa makin kuat.<\/p>\n<h2>Irigasi dengan Pancaran<\/h2>\n<p>Untuk irigasi yang satu ini terbilang lebih modern dibandingkan 2\u00a0irigasi di atas, karena memang baru ditemukan belakangan. Sesuai namanya, irigasi dengan pancaran ini menggunakan alat seperti\u00a0pancuran\u00a0yang kemudian menyemburkan\u00a0air di lahan pertanian.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"alignnone size-full wp-image-1318\" src=\"http:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2018\/12\/Irigasi-dengan-Pancaran.jpg\" alt=\"Irigasi dengan Pancaran\" width=\"1280\" height=\"852\" \/><\/p>\n<p>Karena menggunakan pancaran atau pancuran, maka persebaran airnya bisa lebih menyeluruh layaknya hujan. Namun,\u00a0tak semua petani bisa menggunakan irigasi jenis ini\u00a0karena alat pancurnya yang tergolong mahal.<\/p>\n<h2>Irigasi Pompa Air<\/h2>\n<p>Irigasi jenis ini lebih mengandalkan tenaga mesin. Meski demikian, sumber airnya juga harus bisa diandalkan\u00a0agar saat musim kemarau,\u00a0tanamannya tetap bisa disuplai air. Jika saat musim kemarau sumber airnya kering, maka irigasi ini jadi tidak berfungsi. Untuk sumber airnya sendiri,\u00a0biasanya diambil dari sumur terdekat.<\/p>\n<p><strong>Baca juga: <\/strong><a href=\"http:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/teknologi-peningkatan-produksi-padi\/\" rel=\"bookmark\">3 Teknologi Peningkatan Produksi Padi<\/a><\/p>\n<h2>Irigasi Lokal<\/h2>\n<p>Irigasi lokal tak jauh berbeda dengan irigasi permukaan. Yang berbeda hanya daerah distribusi airnya saja. Masih menggunakan pipa untuk mengalirkan air, namun persebaran airnya hanya mengalir di area yang diinginkan saja, tanpa menyebar ke area lain.<\/p>\n<h2>Irigasi Ember atau Timba<\/h2>\n<p>Irigasi ini memang tergolong lebih murah, karena tak mengandalkan peralatan apa pun dan hanya mengandalkan tenaga petaninya sendiri. Mereka akan mengambil sendiri airnya dari sumber air terdekat dengan menggunakan ember.<\/p>\n<p>Meski tergolong lebih murah, namun irigasi jenis ini terbilang kurang efektif\u00a0karena tenaga manusia ada batasnya, ditambah lagi memakan waktu lama karena terkadang sumber airnya jauh dari lahan pertanian.<\/p>\n<h2>Irigasi Tetes<\/h2>\n<figure id=\"attachment_1319\" aria-describedby=\"caption-attachment-1319\" style=\"width: 1200px\" class=\"wp-caption alignnone\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-1319 size-full\" src=\"http:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2018\/12\/Irigasi-Tetes.jpg\" alt=\"Irigasi Tetes\" width=\"1200\" height=\"800\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-1319\" class=\"wp-caption-text\"><em>Sumber: tembakaurajangan.blogspot.com<\/em><\/figcaption><\/figure>\n<p>Irigasi tetes ini mirip dengan irigasi\u00a0bawah permukaan. Namun,\u00a0keluarnya air tidak memancur, melainkan berupa tetesan saja\u00a0dan langsung mengarah ke akar. Tujuan\u00a0dari irigasi tetes ini adalah agar tak banyak air yang terbuang percuma\u00a0dan tak perlu membasahi lahan.<\/p>\n<p>Selain itu, irigasi jenis ini lebih efisien\u00a0dan pastinya hemat air. Irigasi jenis ini cocok untuk tanaman pada awal-awal masa pertumbuhan.<\/p>\n<hr \/>\n<p>Itulah 7 jenis irigasi yang digunakan dalam pertanian, khususnya di Indonesia. Ternyata, selain irigasi di atas, sudah ada inovasi irigasi yang bernama irigasi kabut yang bisa Anda baca selengkapnya di <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/sistem-irigasi-kabut\/\">link ini<\/a>. Semoga bermanfaat.<\/p>\n<p><strong>Baca juga: <\/strong><a href=\"http:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/jenis-tanaman-hortikultura\/\" rel=\"bookmark\"><strong>5 Jenis Tanaman Hortikultura<\/strong><\/a><\/p>\n<p style=\"text-align: right;\">Penulis: <strong>Hutomo Dwinugrahanto<\/strong><\/p>\n<p>Sudah download aplikasi Pak Tani Digital? Klik di\u00a0<\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Irigasi dalam pertanian merupakan aspek yang cukup penting. Bagi yang belum tahu apa itu irigasi, secara singkat,\u00a0irigasi bisa diartikan sebagai pengairan, yang berfungsi\u00a0untuk mengairi lahan pertanian agar tetap subur dan&hellip; <!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":1316,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ub_ctt_via":""},"categories":[4],"tags":[232,6],"featured_image_src":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2018\/12\/Jenis-Jenis-Irigasi-dalam-Pertanian.jpg","author_info":{"display_name":"Pak Tani","author_link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/author\/ptd\/"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1315"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=1315"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1315\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":3404,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/1315\/revisions\/3404"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/1316"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=1315"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=1315"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=1315"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}