{"id":13302,"date":"2020-09-13T16:08:34","date_gmt":"2020-09-13T09:08:34","guid":{"rendered":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/?p=13302"},"modified":"2020-09-13T16:08:34","modified_gmt":"2020-09-13T09:08:34","slug":"kibarkan-pemasaran-ubi-jalar-hingga-ke-hongkong","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/kibarkan-pemasaran-ubi-jalar-hingga-ke-hongkong\/","title":{"rendered":"Kibarkan Pemasaran Ubi Jalar Hingga Ke Hongkong"},"content":{"rendered":"<p>Berikut informasi dari Pak Tani Digital mengenai potensi ekpsor ubi jalar hingga ke Hongkong<\/p>\n<h2>Ubi Jalar<\/h2>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Ekspor Ubi Jalar<\/span><\/h4>\n<figure id=\"attachment_13305\" aria-describedby=\"caption-attachment-13305\" style=\"width: 450px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-13305\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/sweet-potato-1666707_640-300x225.jpg\" alt=\"ubi jalar\" width=\"450\" height=\"338\" srcset=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/sweet-potato-1666707_640-300x225.jpg 300w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/sweet-potato-1666707_640-360x270.jpg 360w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/sweet-potato-1666707_640.jpg 640w\" sizes=\"(max-width: 450px) 100vw, 450px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-13305\" class=\"wp-caption-text\">pixabay.com<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/faktor-dan-resiko-memasuki-pasar-global\/\">Faktor Dan Resiko Memasuki Pasar Global<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p>Tanaman ubi asal Indoensia sudah semakin dilirik oleh pasar global sebagai bahan pangan yang memiliki khasiat yang baik bagi kesehatan tubuh.<\/p>\n<p>Permintaan komoditas ubi jalar baik di pasar domestik maupun internasional semakin meningkat, seiring peningkatan jumlah penduduk dan kesadaran terhadap makanan yang mempunyai fungsi fisiologis bagi kesehatan tubuh<\/p>\n<p>Salah satu ubi jalar yang berasal dari Jawa Barat (Jabar) telah diekspor hingga ke Hongkong. Kementerian Pertanian (Kementan) terus memacu aktivitas\u00a0ekspor\u00a0pertanian<\/p>\n<p>Di berbagai daerah sehingga sektor pertanian semakin tangguh dan berkontribusi terhadap perekonomian nasional meski di masa Pandemi Covid 19.<\/p>\n<p>Pelepasan ekspor sebanyak 30 ton ubi jalar ini dilakukan Gubernur Jabar, Ridwan Kamil, Direktur Aneka Kacang dan Umbi Kementan.<\/p>\n<p>Amirudin Pohan, Bupati Bandung Dadang Supriatna dan juga turut hadir serta jajaran Forkopimda Provinsi Jabar dan Kabupaten Bandung.<\/p>\n<p>Provinsi Jabar berkontribusi sekitar 18 persen dari total ekspor ubi jalar secara nasional.Tahun ini ada 1.100 ha bantuan budidaya ubi jalar yang dialokasikan untuk Provinsi Jabar.<\/p>\n<p>Rata-rata produktivitas ubi jalar saat ini 20 ton per ha, untuk itu Kementan mendorong peningkatan produktivitas dengan penggunaan varietas unggul.<\/p>\n<p>Ridwan Kamil menyatakan,\u00a0ekspor\u00a0ubi jalar ini sebagai bukti ketahanan pangan tidak terkendala pandemi Covid-19.<\/p>\n<p>Bahkan Indonesia bisa melakukan ekspor karena produksi dalam negeri yang sangat membaik. Guna terus menggairahkan ekspor, perlu kerjasama petani dengan kelompok pembeli.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Potensi Ubi Jalar<\/span><\/h4>\n<figure id=\"attachment_13304\" aria-describedby=\"caption-attachment-13304\" style=\"width: 450px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-13304\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/vegetable-3559112_640-300x169.jpg\" alt=\"ubi jalar\" width=\"450\" height=\"253\" srcset=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/vegetable-3559112_640-300x169.jpg 300w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/vegetable-3559112_640.jpg 640w\" sizes=\"(max-width: 450px) 100vw, 450px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-13304\" class=\"wp-caption-text\">pixabay.com<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/persiapan-untuk-memasuki-produk-hingga-ke-pasar-global\/\">Persiapan Untuk Memasuki Produk Hingga Ke Pasar Global<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p>Ubi jalar yang merupakan salah satu sumber karbohidrat telah dapat menjadi bahan olahan yang berguna untuk berbagai bahan makanan seperti tepung.<\/p>\n<p>Dan sektor pertanian akan terus memperkuat perekonomian Indonesia di masa pandemi untuk terus melakukan ekspor ke berbagia negara dengan hasil produksi pertanian yang melimpah.<\/p>\n<p>Adapun rincian volume dan nilai ekspor tanaman pangan besar di semester I-2019 adalah sebagai berikut:<\/p>\n<ol>\n<li>Beras, volume ekspor 75,47 ton dengan nilai ekspor US$ 153.000,95<\/li>\n<li>Beras ketan, volume ekspor 44 ton dengan nilai US$ 67.000,55<\/li>\n<li>Jagung, volume ekspor 701,61 ton dengan nilai US$ 378.000,76<\/li>\n<li>Kedelai, volume ekspor 2.831,38 ton dengan nilai US$ 932.000,92<\/li>\n<li>Kacang Tanah, volume ekspor 607,08 ton dengan nilai ekspor US$ 954.000,29<\/li>\n<li>Kacang Hijau, volume ekspor 3.378,63 ton dengan nilai US$ 3.023.000,77<\/li>\n<li>Ubi kayu, volume ekspor 440,13 ton dengan nilai US$ 327.000,14<\/li>\n<li>Ubi jalar, volume ekspor 4.856,44 ton dengan nilai US$ 3.851.000,33<\/li>\n<li>Talas, volume ekspor 1.910,40 ton dengan nilai US$ 1.826.000,9<\/li>\n<li>Tanaman pangan lainnya, volume ekspor 79,16 ton dengan nilai US$ 565.000,30<\/li>\n<\/ol>\n<p>Dari 10 komoditas tanaman pangan segar yang di ekspor Indonesia ke 29 negara, ubi jalar jadi komoditas terfavorit.<\/p>\n<p>Pada periode semester I-2019 ini, volume ekspor ubi jalar sebesar 4.856,44 ton dengan nilai ekspor US$ 3.851.000,33 atau setara dengan Rp 54,8 miliar (kurs Rp 14.250).<\/p>\n<p>Pada kebijakan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo strategi peningkatkan ekspor yakni pertama harus tingkatkan produksi 7 persen<\/p>\n<p>Dan kedua menjaga agar losses di bawah 10 persen dan yang ketiga yakni melalui Gerakan Tiga Kali Ekspor (Gratieks).<\/p>\n<p>Dengan harapan produk pertanian dapat semakin kuat saat masa pandemi sehingga terus membantu perekonomian Indonesia kembali menjadi normal serta menjaga kontinuitas produksi dan jaminan mutu harus terjaga.<\/p>\n<hr \/>\n<p>Itulah informasi mengenai potensi ubi jalar yang dieskpor hingga ke Hongkong. Smeoga informasi yang diberikan bermanfaat ya sobat PTD!<\/p>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/menuju-swasembada-bawang-putih-agar-terlepas-dari-impor\/\">Menuju Swasembada Bawang Putih Agar Terlepas Dari Impor<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: right;\">Sumber: <strong>Liputan6.com<\/strong><\/p>\n<p>Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<p>Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Berikut informasi dari Pak Tani Digital mengenai potensi ekpsor ubi jalar hingga ke Hongkong Ubi Jalar Ekspor Ubi Jalar Baca juga: Faktor Dan Resiko Memasuki Pasar Global Tanaman ubi asal&hellip; <!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":13303,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ub_ctt_via":""},"categories":[1234],"tags":[2625,806,1263],"featured_image_src":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/09\/sweet-potato-5318960_640-1.jpg","author_info":{"display_name":"Pak Tani","author_link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/author\/ptd\/"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13302"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13302"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13302\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13306,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13302\/revisions\/13306"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13303"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13302"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13302"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13302"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}