{"id":13399,"date":"2023-06-15T08:08:37","date_gmt":"2023-06-15T01:08:37","guid":{"rendered":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/?p=13399"},"modified":"2023-06-11T13:58:45","modified_gmt":"2023-06-11T06:58:45","slug":"berikut-5-jenis-makanan-pengganti-beras","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/berikut-5-jenis-makanan-pengganti-beras\/","title":{"rendered":"Berikut 5 Jenis Makanan Pengganti Beras"},"content":{"rendered":"<p>Berikut informasi dari Pak Tani Digital mengenai 5 jenis makanan pengganti beras.<\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Beralih Dari Beras<\/span><\/h2>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Dampak Konsumsi Beras<\/span><\/h4>\n<figure id=\"attachment_13401\" aria-describedby=\"caption-attachment-13401\" style=\"width: 450px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-13401\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/rice-498688_640-300x186.jpg\" alt=\"\" width=\"450\" height=\"278\" srcset=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/rice-498688_640-300x186.jpg 300w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/rice-498688_640.jpg 640w\" sizes=\"(max-width: 450px) 100vw, 450px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-13401\" class=\"wp-caption-text\">pixabay.com<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\">Baca Juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/para-petani-mulai-memproduksi-pupuk-organik\/\">Para Petani Mulai Memproduksi Pupuk Organik<\/a><\/p>\n<\/blockquote>\n<p>Komoditas merupakan beras merupakan komoditas paling penting karena perannya sebagai makanan pokok yang mayoritas semua penduduk mengkonsumsinya.<\/p>\n<p>Namun seiring berjalannya waktu beras juga memberi dampak negatif bagi masyarakat dan juga suatu negara jika terus menerus dikonsumsi.<\/p>\n<p>Melihat jumlah penduduk yang memiliki penduduk yang semakin cepat, juga berpengaruh terhadap konsumsi beras.<\/p>\n<p>Jika hal seperti ini dibiarkan maka krisis pangan terutama beras akan terjadi.<\/p>\n<p>Kita ketahui bahwa indonesia sudah sering mengimpor beras dari negara lain untuk menjaga keseimbangan antara produksi dan konsumsi terhadap beras.<\/p>\n<p>Namun kita sebagai masyarakat harus membuka mata untuk masalah yang akan terjadi dikemudian hari. Seperti saat ini kita sedang dihadapkan dengan Covid-19 yang sangat mencekam.<\/p>\n<p>Dimana covid-19 mampu menghentikan pergerakan kegiatan yang biasanya berjalan dengan normal.<\/p>\n<p>seperti halnya kegiatan importir beras yang sangat tergangu bahkan tidak menutup kemungkinan akan berhenti.<\/p>\n<p>Lalu bagaimana kita mengatasinya masalah tersebut ? tentu dengan memanfaatkan sumberdaya alam yang ada ataupun memanfaatkan produk pangan yang ada.<\/p>\n<p>Mengkonsumsi nasi yang terus menerus bukan hanya menimbulkan krisis pangan, namun juga memicu penyakit.<\/p>\n<p>Berbagai penyakit dapat ditimbulkan beras seperti Diabetes, serangan jantung, stroke, dan obesitas.<\/p>\n<p>Dimana kita ketahui Obesitas sangat banyak dampak negatifnya, salah satunya menyebabkan berbagai penyakit.<\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Pengganti Beras<\/span><\/h2>\n<h4><span style=\"color: #339966;\">5 Pengganti Beras<\/span><\/h4>\n<figure id=\"attachment_13403\" aria-describedby=\"caption-attachment-13403\" style=\"width: 450px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-13403\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/pop-corn-785074_640-300x200.jpg\" alt=\"\" width=\"450\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/pop-corn-785074_640-300x200.jpg 300w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/pop-corn-785074_640.jpg 640w\" sizes=\"(max-width: 450px) 100vw, 450px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-13403\" class=\"wp-caption-text\">pixabay.com<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\">Baca Juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/kibarkan-pemasaran-ubi-jalar-hingga-ke-hongkong\/\">Kibarkan Pemasaran Ubi Jalar Hingga Ke Hongkong<\/a><\/p>\n<\/blockquote>\n<p>Indonesia memiliki beragam jenis tanaman, dan sangat membantu menyokong kebutuhan masyarakat, terutama pangan.<\/p>\n<p>Namun masyarakat lebih fokus mengkonsumsi satu jenis pangan seperti beras, dan menjadi kebutuhan pokok dan paling utama.<\/p>\n<p>Seperti kita ketahui masih banyak komoditi yang mampu menyokong kebutuhan pokok kita, terutama pangan.<\/p>\n<p>Bukan hanya beras yang bisa memenuhi kehausan tubuh akan nutrisi, energi, dan protein.<\/p>\n<p>Ada 5 Pangan yang bisa menggantikan posisi beras, sebagai berikut :<\/p>\n<ol>\n<li>\n<h5>\u00a0 Ubi<\/h5>\n<p>Seperti yang kita ketahui bahwa Ubi merupakan pengganti alternatif dari beras. Dimana beras mengandung karbohidrat, energi, protein, dan juga Vitamin B9, C, K.<br \/>\nUbi juga memberi manfaat yang baik bagi tubuh seperti menurunkan berat badan, menyehatkan mata, mengatasi peradangan, dan membantu kekebalan tubuh. Masih banyak lagi manfaat ubi bagi tubuh kita.<\/li>\n<li>\n<h5>Sagu<\/h5>\n<p>Perlu diketahui sagu merupakan salah satu sumber karbohidrat yang sangat baik bagi kesehatan tubuh sebagai sumber energi, mencegah darah tinggi.<br \/>\nMeningkatkan kesehatan tulang dan sendi dan mempelancar pencernaan.<br \/>\nSagu mengandung karbohidrat, protein, kalsium, dan zat besi.<\/li>\n<li>\n<h5>\u00a0Gandum<\/h5>\n<p>Gandum memiliki banyak manfaat bagi tubuh seperti merespon sistem imunitas tubuh,\u00a0 menjaga berat badan.<br \/>\nMengatasi penyakit kardio vaskular, dan peradangan kronis.<br \/>\nAdapun kandungan yang terdapat pada gandum yaitu karbohidrat, protein, sodium, dan kalium.<\/li>\n<li>\n<h5>Sayuran<\/h5>\n<p>Sayuran juga mampu menggantikan beras, karena sayuran sangat memberikan banyak manfaat bagi tubuh seperti pencernaan sehat.<br \/>\nsumber vitamin, mencegah kanker, dan meningkatkan sistem imun.<br \/>\nSayuran juga mengandung mineral, vitamin, dan kaya akan serat.<\/li>\n<li>\n<h5>Kentang<\/h5>\n<p>Kentang memiliki banyak manfaat bagi tubuh yaitu baik untuk jantung, memperkuat tulang, membangun kekebalan, dan membantu pencernaan.<br \/>\nHarus kita ketahui bahwa kentang mengandung karbohidrat, serat, protein, antioksidan, kalium, folat, dan vitamin B6.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Dari berbagai manfaat dan kandungan diatas sudah menjadi perwakilan untuk mengubah sedikit demi sedikit pola pikir kita untuk<\/p>\n<p>Mengubah kebiasaan mengkonsumsi beras beralh dengan pangan yang lain seperti ubu, gandum, sagu, sayuran, dan kentang.<\/p>\n<hr \/>\n<p>Itulah informasi mengenai berikut 5 jenis pengganti beras. Smeoga informasi yang diebrikan bermanfaat ya sobat PTD!<\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\">Baca Juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/beberapa-tips-mengurangi-konsumsi-nasi\/\">Beberapa Tips Mengurangi Konsumsi Nasi<\/a><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: right;\">Sumber :<strong> Liputan 6<\/strong><\/p>\n<p>Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<p>Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Berikut informasi dari Pak Tani Digital mengenai 5 jenis makanan pengganti beras. Beralih Dari Beras Dampak Konsumsi Beras Baca Juga :\u00a0Para Petani Mulai Memproduksi Pupuk Organik Komoditas merupakan beras merupakan&hellip; <!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":13404,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ub_ctt_via":""},"categories":[1],"tags":[2635,1517,659],"featured_image_src":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/vegetables-1584999_640.jpg","author_info":{"display_name":"Pak Tani","author_link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/author\/ptd\/"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13399"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13399"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13399\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13405,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13399\/revisions\/13405"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13404"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13399"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13399"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13399"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}