{"id":13419,"date":"2022-10-22T01:02:39","date_gmt":"2022-10-21T18:02:39","guid":{"rendered":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/?p=13419"},"modified":"2022-10-22T10:27:35","modified_gmt":"2022-10-22T03:27:35","slug":"faktor-yang-mempengaruhi-ketahanan-pangan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/faktor-yang-mempengaruhi-ketahanan-pangan\/","title":{"rendered":"Faktor Yang Mempengaruhi Ketahanan Pangan"},"content":{"rendered":"<p>Berikut informasi dari Pak Tani Digital mengenai faktor yang mempengaruhi ketahanan pangan<\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Ketahanan Pangan<\/span><\/h2>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Pangan<\/span><\/h4>\n<figure id=\"attachment_13421\" aria-describedby=\"caption-attachment-13421\" style=\"width: 450px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-13421\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/field-3186902_640-300x200.jpg\" alt=\"\" width=\"450\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/field-3186902_640-300x200.jpg 300w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/field-3186902_640.jpg 640w\" sizes=\"(max-width: 450px) 100vw, 450px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-13421\" class=\"wp-caption-text\">pixabay.com<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\">Baca Juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/tidak-adanya-larangan-ekspor-perikanan-ke-jepang\/\">Tidak Adanya Larangan Ekspor Perikanan Ke China<\/a><\/p>\n<\/blockquote>\n<p>Pangan merupakan kebutuhan dasar manusia untuk dapat hidup dan melakukan aktivitas sehari-hari.<\/p>\n<p>Sedang ketahanan pangan adalah jaminan bagi manusia untuk hidup sehat dan bekerja secara produktif.<\/p>\n<p>Dari perspektif sejarah istilah ketahanan pangan (food security) muncul karena adanya krisis pangan dan kelaparan (Reutlinger 1982 dalam Maxwell &amp; Frankenberger 1992).<\/p>\n<p>Istilah ketahanan pangan pertama kali digunakan pada tahun 1971 oleh PBB untuk membebaskan dunia terutama negara\u2013negara berkembang dari krisis produksi dan krisis suplai makanan pokok.<\/p>\n<p>Fakta internasional menunjukkan bahwa banyak negara yang mampu mencapai swasembada pangan tetapi mengalami insekuritas pangan.<\/p>\n<p>Pandemi COVID-19 yang melanda Indonesia sejak bulan Maret mengganggu banyak sekali sektor-sektor yang menyokong kehidupan masyarakat,<\/p>\n<p>Termasuk diantaranya sektor pertanian. Sektor pertanian menjadi sorotan karena memiliki kaitan erat dengan ketahanan pangan nasional.<\/p>\n<p>Tentunya pada masa pandemi yang sulit seperti sekarang ini ketahanan pangan menjadi sesuatu yang harus diupayakan untuk menghindar dari krisis pangan yang seakan menghantui Indonesia.<\/p>\n<p>Pangan merupakan hal yang terpenting di Sebuah negara, guna menyokong kehidupan sehari &#8211; hari.<\/p>\n<p>Namun setiap negara akan mengalami beberapa kendala dalam proses ketahanan pangan, baik itu secara eksternal dan internal.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Faktor Yang Mempengaruhi Ketahanan Pangan<\/span><\/h4>\n<figure id=\"attachment_13422\" aria-describedby=\"caption-attachment-13422\" style=\"width: 450px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-13422\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/corn-3520030_640-300x199.jpg\" alt=\"\" width=\"450\" height=\"299\" srcset=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/corn-3520030_640-300x199.jpg 300w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/corn-3520030_640.jpg 640w\" sizes=\"(max-width: 450px) 100vw, 450px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-13422\" class=\"wp-caption-text\">pixabay.com<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\">Baca Juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/kibarkan-pemasaran-ubi-jalar-hingga-ke-hongkong\/\">Kibarkan Pemasaran Ubi Jalar Hingga Ke Hongkong<\/a><\/p>\n<\/blockquote>\n<p><span class=\"Textweb__StyledText-sc-1fa9e8r-0 jATCuv components__InlineTableText-ul8wq4-0 drMAgy\">Pangan menjadi kebutuhan primer bagi masyarakat di sebuah negara. Maka dari itulah, <\/span><\/p>\n<p><span class=\"Textweb__StyledText-sc-1fa9e8r-0 jATCuv components__InlineTableText-ul8wq4-0 drMAgy\">Penting bagi negara tersebut untuk menjamin ketahanan pangan.<\/span><\/p>\n<p><span class=\"Textweb__StyledText-sc-1fa9e8r-0 jATCuv components__InlineTableText-ul8wq4-0 drMAgy\"> Pada dasarnya ketahanan pangan adalah ketersediaan dan kemampuan seseorang untuk mengakses pangan. <\/span><\/p>\n<p><span class=\"Textweb__StyledText-sc-1fa9e8r-0 jATCuv components__InlineTableText-ul8wq4-0 drMAgy\">Di Indonesia, pengertian ketahanan pangan disebutkan secara terperinci dalam UU No.18 Tahun 2012. <\/span><\/p>\n<p><span class=\"Textweb__StyledText-sc-1fa9e8r-0 jATCuv components__InlineTableText-ul8wq4-0 drMAgy\">Untuk mewujudkan ketahanan pangan nasional, setidaknya ada lima hal penting dan berpengaruh yang perlu diperhatikan.<\/span><\/p>\n<h6>Kondisi Ekonomi, Politik, Sosial, dan Keamanan<\/h6>\n<p><span class=\"Textweb__StyledText-sc-1fa9e8r-0 jATCuv components__InlineTableText-ul8wq4-0 drMAgy\">Ketahanan pangan dapat tercipta apabila aspek penting dalam suatu negara terpenuhi. <\/span><\/p>\n<p><span class=\"Textweb__StyledText-sc-1fa9e8r-0 jATCuv components__InlineTableText-ul8wq4-0 drMAgy\">Aspek ini ada empat poin yakni kondisi ekonomi, politik, sosial, dan keamanan. <\/span><\/p>\n<p><span class=\"Textweb__StyledText-sc-1fa9e8r-0 jATCuv components__InlineTableText-ul8wq4-0 drMAgy\">Sebab, apabila dari keempat aspek tersebut tidak dapat berjalan dengan baik maka dampaknya dapat meluas ke segi lainnya yang merugikan masyarakat termasuk ketahanan pangan.<\/span><\/p>\n<h6>Tegnologi Yang di Kembangkan<\/h6>\n<p>Teknologi dapat berperan sebagai penghela tumbuhnya agroindustri pangan lokal yang dapat menggerakkan ekonomi masyarakat dan diversifikasi pangan secara simultan.<\/p>\n<p>Untuk itu inovasi yang terus-menerus yang selaras dengan tuntutan pasar dan kebutuhan konsumen merupakan kunci sukses pendekatan ini.<\/p>\n<p>Jika tegnologi tidak dikembangkan dengan baik akan berpengaruh terhadap ketahanan pangan suatu negara.<\/p>\n<h6>Sarana dan Prasarana<\/h6>\n<p><span class=\"Textweb__StyledText-sc-1fa9e8r-0 jATCuv components__InlineTableText-ul8wq4-0 drMAgy\">Sarana dan prasarana adalah hal berikutnya yang mempengaruhi ketahanan pangan. <\/span><\/p>\n<p>Sarana dan prasarana sangat penting dalam menjaga ketahanan pangan, seperti ketersediaan pupuk dan sarana pertanian lainnya.<\/p>\n<p>Apalagi dimasa saat ini, dimana kita sedang menghadapi permasalahan yang cukup besar. Dimana Covid-19 sangat menggangu proses sektor pertanian.<\/p>\n<p>Dimana penyediaan sara dan prasarana sangat dibutuhkan saat ini, untuk mendukung kegiatan pertanian, untuk menghasilkan produksi.<\/p>\n<p>Salah satunya produksi pangan untuk menjaga keseimbangan konsumsi dan ptoduksi.<\/p>\n<h6>Pengadaan Lahan yang Tepat<\/h6>\n<p><span class=\"Textweb__StyledText-sc-1fa9e8r-0 jATCuv components__InlineTableText-ul8wq4-0 drMAgy\">Jumlah lahan juga menjadi faktor utama dalam menjaga ketahanan pangan. Jumlah lahan yang memadai dapat memungkinkan produktivitas komoditas pangan tercukupi. <\/span><\/p>\n<p><span class=\"Textweb__StyledText-sc-1fa9e8r-0 jATCuv components__InlineTableText-ul8wq4-0 drMAgy\">Sebaliknya, jika lahan ini semakin menurun maka stabilitas pangan juga dapat terganggu. Inilah yang menjadi masalah di Indonesia saat ini. <\/span><\/p>\n<p>Sehingga pemerintah perlu memiliki strategi baru dalam penyediaan lahan untuk pertanian, yang tentunya lahan untuk budidaya beragam tanaman penghasil pangan.<\/p>\n<p>Namun yang terjadi saat ini banyaknya lahan yang sudah dialih fungsikan ke lahan perkebunan, sehingga mempersempit kesempatan petani untuk meningkatkan produksi.<\/p>\n<h6>Iklim dan Cuaca<\/h6>\n<p>Selain empat faktor diatas, yang menjadi faktor utama adalah iklim dan cuaca yang sangat mempengaruhi ketahanan pangan.<\/p>\n<p>Pada saat ini iklim dan cuaca sudah sangat sulit diperediksikan, karena terjadi perubahan &#8211; perubahan.<\/p>\n<p>Jika iklim dan cuaca bagus dapat meningkatkan hahsil produksi pertanian terutama pangan, namun sebaliknya jika cuaca tidak bersahabat aka akan menjadi permasalahan yang besar bagi para petani.<\/p>\n<p>Iklim dan cuaca juga menentukan proses pembudidayaan dilakukan, agar menghasilkan produksi yang baik maka petani harus pandai meramal iklim dan cuaca yang akan datang dihari kedepan.<\/p>\n<hr \/>\n<p>Itulah informasi mengenai faktor yang mempengaruhi ketahanan pangan. Semoga informasi yang diberikan bermanfaat ya sobat PTD!<\/p>\n<blockquote>\n<p style=\"text-align: center;\">Baca Juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/para-petani-mulai-memproduksi-pupuk-organik\/\">Para Petani Mulai Memproduksi Pupuk Organik<\/a><\/p>\n<\/blockquote>\n<p style=\"text-align: right;\">Sumber : <strong>Kompas.com<\/strong><\/p>\n<p>Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<p>Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Berikut informasi dari Pak Tani Digital mengenai faktor yang mempengaruhi ketahanan pangan Ketahanan Pangan Pangan Baca Juga :\u00a0Tidak Adanya Larangan Ekspor Perikanan Ke China Pangan merupakan kebutuhan dasar manusia untuk&hellip; <!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":13423,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ub_ctt_via":""},"categories":[1234,1],"tags":[2637,1517,659],"featured_image_src":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/farmland-3727384_640.jpg","author_info":{"display_name":"Pak Tani","author_link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/author\/ptd\/"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13419"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13419"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13419\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13424,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13419\/revisions\/13424"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13423"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13419"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13419"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13419"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}