{"id":13559,"date":"2023-01-05T01:57:47","date_gmt":"2023-01-04T18:57:47","guid":{"rendered":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/?p=13559"},"modified":"2023-01-05T08:16:54","modified_gmt":"2023-01-05T01:16:54","slug":"manfaat-konsumsi-sayuran-organik-bagi-tubuh","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/manfaat-konsumsi-sayuran-organik-bagi-tubuh\/","title":{"rendered":"Manfaat Konsumsi Sayuran Organik Bagi Tubuh"},"content":{"rendered":"<p>Berikut informasi dari Pak Tani Digital manfaat konsumsi sayuran organik bagi tubuh.<\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Sayuran Organik<\/span><\/h2>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Pengertian Sayuran Organik<\/span><\/h4>\n<figure id=\"attachment_13561\" aria-describedby=\"caption-attachment-13561\" style=\"width: 450px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-13561\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/broccoli-494754_640-300x225.jpg\" alt=\"\" width=\"450\" height=\"338\" srcset=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/broccoli-494754_640-300x225.jpg 300w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/broccoli-494754_640-360x270.jpg 360w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/broccoli-494754_640.jpg 640w\" sizes=\"(max-width: 450px) 100vw, 450px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-13561\" class=\"wp-caption-text\">pixabay.com<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote><p>Baca Juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/hidroponik-mampu-membantu-menjaga-ketahanan-pangan-keluarga\/\">Hidroponik Mampu Membantu Menjaga Ketahanan Pangan Keluarga<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p>Tren hidup sehat yang makin meningkat mendorong masyarakat untuk mengonsumsi sayuran organik daripada non-organik.<\/p>\n<p>Hal Ini karena sayur organik dianggap lebih aman untuk dikonsumsi, karena tidak mengandung residu <a href=\"https:\/\/www.alodokter.com\/sedekat-inilah-pestisida-dengan-kita\">pestisida<\/a> sebanyak sayur non-organik.<\/p>\n<h6>Perbedaan Sayur Organik dengan Sayur Non-organik<\/h6>\n<p>Sayur organik adalah sayur yang dibudidayakan tanpa menggunakan bahan kimia apa pun, baik saat proses pemupukan maupun saat penyemprotan hama.<\/p>\n<p>Secara umum, perbedaan antara sayur organik dan non-organik dapat dilihat dari beberapa hal berikut ini:<\/p>\n<h6>1. Pemilihan bibit<\/h6>\n<p>Bibit atau benih sayur organik diperoleh dari teknik budidaya tanaman alami, sedangkan bibit sayur non-organik bisa diperoleh dari hasil rekayasa atau persilangan genetik.<\/p>\n<h6>2. Proses pengolahan tanah<\/h6>\n<p>Tanah tempat sayur organik ditanam umumnya diolah seminimal mungkin, sehingga organisme yang ada di dalamnya masih bisa hidup. Keuntungan lain dari proses ini adalah berkurangnya risiko kerusakan tanah.<\/p>\n<h6>3. Penggunaan pupuk<\/h6>\n<p>Sebagian besar pemupukan sayur organik menggunakan pupuk kandang dan kompos buatan sendiri, sementara pemupukan sayur non-organik menggunakan pupuk kimia buatan pabrik.<\/p>\n<h6>4. Pengendalian hama<\/h6>\n<p>Untuk mengendalikan serangan hama, sayur organik tidak menggunakan zat kimia, seperti pestisida, tapi hanya menggunakan teknik alami untuk mengurangi serangan hama.<\/p>\n<p>Hanya saja, hasil panennya tidak selalu berhasil, karena serangan hama masih tetap mungkin terjadi. Faktor inilah yang membuat harga sayur organik menjadi lebih mahal dibandingkan sayur biasa.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Manfaat Konsumsi Sayuran Organik Bagi Tubuh<\/span><\/h4>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<figure id=\"attachment_13562\" aria-describedby=\"caption-attachment-13562\" style=\"width: 450px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-13562\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/vegetable-642119_640-300x200.jpg\" alt=\"\" width=\"450\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/vegetable-642119_640-300x200.jpg 300w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/vegetable-642119_640.jpg 640w\" sizes=\"(max-width: 450px) 100vw, 450px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-13562\" class=\"wp-caption-text\">pixabay.com<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/membantu-ketahanan-pangan-dengan-budidaya-sayuran-organik\/\">Membantu Ketahanan Pangan dengan Budidaya Sayuran Organik<\/a><\/p><\/blockquote>\n<h6>1. Jauh lebih sehat untuk dikonsumsi<\/h6>\n<p>Tidak dipungkiri lagi mengonsumsi sayuran organik jauh lebih menyehatkan.<\/p>\n<p>Hal ini karena sayuran organik tidak menggunakan bahan-bahan kimiawi yang dapat merusak kandungan nutrisi dan vitamin di dalam sayuran tersebut.<\/p>\n<p>Selain itu tanpa penggunaan bahan-bahan kimiawi juga akan lebih baik untuk tubuh ketika dicerna.<\/p>\n<h6>2. Memiliki kualitas yang jauh lebih segar<\/h6>\n<p>Sayuran organik juga memiliki kualitas yang jauh lebih segar dibanding yang tidak organik. Hal ini karena sayuran organik tidak menggunakan pengawet yang dapat merusak kualitas dan rasa dari sayuran itu sendiri.<\/p>\n<p>Hal ini juga kenapa sayuran organik lebih sering dijual langsung untuk menjaga kesegaran sayuran.<\/p>\n<h6>3. Dapat memperkuat sistem imun<\/h6>\n<p>Biasanya produksi sayuran atau buahan untuk mendapatkan hasil yang baik dilakukan modifikasi genetik, dengan dilakukannya hal ini dapat mengakibatkan penurunan sistem imun jika kita mengonsumsi sayuran tersebut.<\/p>\n<p>Hal ini tidak berlaku bagi sayuran organik karena proses bertanam dilakukan secara alami dan tanpa modifikasi genetika apapun.<\/p>\n<p>Sistem imun dibutuhkan oleh tubuh kita yang didapat dari kandungan nutrisi dan vitamin yang terdapat dari sayuran maupun buahan.<\/p>\n<h6>4. Kandungan antioksidan yang lebih tinggi<\/h6>\n<p>Sayuran organik memiliki kandungan antioksidan yang jauh lebih tinggi, hal ini dipengaruhi karena penanaman sayuran organik tidak menggunakan bahan-bahan kimiawi yang dapat merusak kandungan vitamin, nutrisi dan termasuk antioksidan. A<\/p>\n<p>ntioksidan sangat dibutuhkan tubuh untuk melindungi dari sakit seperti jantung, kanker, gangguan penglihatan, penuaan dini, sampai gangguan kognitif.<\/p>\n<p>Mengonsumsi sayuran organik akan memastikan bahwa tubuh mendapatkan asupan antioksidan yang sangat dibutuhkan.<\/p>\n<h6>5. Meningkatkan pertumbuhan otak<\/h6>\n<p>Sayuran organik juga bebas GMO (Genetically Modified Organism) atau proses modifikasi genetik pada sayuran dan buahan menggunakan teknik genetik sehingga menyebabkan DNA sayuran tersebut berubah.<\/p>\n<p>Hal ini jika dilakukan dan dikonsumsi, maka dalam jangka panjang dapat menyebabkan pertumbuhan otak yang lambat sampai kerusakan organ dalam.<\/p>\n<p>Sayuran organik cenderung bebas GMO karena semua prosesnya natural sehingga bukan hanya baik untuk pertumbuhan otak, tapi juga banyak manfaat untuk tubuh lainnya.<\/p>\n<hr \/>\n<p>Itulah informasi mengenai manfaat dari mengkonsumsi sayuran organik. Semoga informasi yang diberikan bermanfaat ya sobat PTD!<\/p>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/ketahui-manfaat-sayur-organik-kalakai\/\">Ketahui Manfaat Sayur Organik Kalakai<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p>Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<p>Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Berikut informasi dari Pak Tani Digital manfaat konsumsi sayuran organik bagi tubuh. Sayuran Organik Pengertian Sayuran Organik Baca Juga :\u00a0Hidroponik Mampu Membantu Menjaga Ketahanan Pangan Keluarga Tren hidup sehat yang&hellip; <!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":10695,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ub_ctt_via":""},"categories":[1234,4],"tags":[2661,659,2656],"featured_image_src":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/03\/ini-fakta-tentang-sayur-organik-yang-perlu-anda-ketahui.jpg","author_info":{"display_name":"Pak Tani","author_link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/author\/ptd\/"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13559"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13559"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13559\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13695,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13559\/revisions\/13695"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/10695"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13559"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13559"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13559"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}