{"id":13578,"date":"2020-10-11T17:47:52","date_gmt":"2020-10-11T10:47:52","guid":{"rendered":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/?p=13578"},"modified":"2020-10-15T23:02:40","modified_gmt":"2020-10-15T16:02:40","slug":"kubis-indonesia-berpotensi-ekspor","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/kubis-indonesia-berpotensi-ekspor\/","title":{"rendered":"Apakah Benar Kubis Indonesia Berpotensi Ekspor ?"},"content":{"rendered":"<p>Berikut informasi dari Pak Tani Digital kubis indonesia berpotensi ekspor.<\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Sayuran Berpotensi Ekspor<\/span><\/h2>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Sayuran<\/span><\/h4>\n<figure id=\"attachment_13580\" aria-describedby=\"caption-attachment-13580\" style=\"width: 450px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-13580\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/vegetables-790022_6401-300x200.jpg\" alt=\"\" width=\"450\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/vegetables-790022_6401-300x200.jpg 300w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/vegetables-790022_6401.jpg 640w\" sizes=\"(max-width: 450px) 100vw, 450px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-13580\" class=\"wp-caption-text\">pixabay.com<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote><p>Baca Juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/dampak-alih-fungsi-lahan-terhadap-ketahanan-pangan\/\">Dampak Alih Fungsi Lahan Terhadap Ketahanan Pangan<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p>Sayuran merupakan sebutan umum bagi bahan <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Pangan\">pangan<\/a> asal <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Tumbuhan\">tumbuhan<\/a> yang biasanya mengandung kadar <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Air\">air<\/a> tinggi dan dikonsumsi dalam keadaan segar atau setelah diolah secara minimal.<\/p>\n<p>Sebutan untuk beraneka jenis sayuran disebut sebagai sayur-sayuran atau sayur-mayur. Sejumlah sayuran dapat dikonsumsi mentah tanpa dimasak terlebih dahulu.<\/p>\n<p>Sementara yang lainnya harus diolah terlebih dahulu dengan cara <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/w\/index.php?title=Perebusan&amp;action=edit&amp;redlink=1\">direbus<\/a>, <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Pengukusan\">dikukus<\/a>, <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Penggorengan\">digoreng<\/a>, <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/w\/index.php?title=Penyangraian&amp;action=edit&amp;redlink=1\">disangrai, atau dimakan mentah-mentah<\/a>.<\/p>\n<p>Sayuran berbentuk daun yang dimakan mentah disebut sebaga<u>i <a href=\"https:\/\/id.wikipedia.org\/wiki\/Lalapan\">lalapan<\/a><\/u>. Sayur merupakan makanan yang sehat untuk dikonsumsi.<\/p>\n<p>Sayuran dikonsumsi dengan cara yang sangat bermacam-macam, baik sebagai bagian dari menu utama maupun sebagai makanan sampingan.<\/p>\n<p>Kandungan nutrisi antara sayuran yang satu dan sayuran yang lain pun berbeda-beda, meski umumnya sayuran mengandung sedikit protein atau lemak, dengan jumlah vitamin, provitamin, mineral, fiber dan karbohidrat yang bermacam-macam.<\/p>\n<p>Beberapa jenis sayuran bahkan telah diklaim mengandung zat antioksidan, antibakteri, antijamur, maupun zat anti racun.<\/p>\n<p>Salah satunya adalah tanaman kubis, Kubis atau kol sebenarnya merupakan tanaman semusim atau lebih yang berbentuk perdu. Tanaman kubis berbatang pendek dan beruas \u2013 ruas. Sebagai bekas tempat duduk daun.<\/p>\n<p>Tanaman ini berakar tunggang dengan akar samping yang sedikit tapi dangkal.<\/p>\n<p>Daunnya lebar berbentuk bulat telur dan lunak. Daun yang muncul terlebih dahulu menutup daun yang muncul kemudian, demikian seterusnya hingga membentuk krop daun bulat seperti telur dan padat berwarna putih.<\/p>\n<p>Bunganya tersusun rapi\u00a0 dalam tandan dengan mahkota bunga berwarna kuning spesifik.<\/p>\n<p>Tanaman kubis sukar berbunga di indonesia karena perlu suhu rendah antara 5 \u2013 10 derajat celcius\u00a0selama satu bulan lebih.<\/p>\n<p>Buahnya bulat panjang menyerupai polong. Polong muda berwarna hijau, setelah tua berwarna kecoklatan dan mudah pecah.<\/p>\n<p>Bijinya kecil, berbentuk bulat dan berwarna kecoklatan. Biji yang banyak tersebut menempel pada dinding bilik tengah polong.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Kubis Berpotensi Ekspor<\/span><\/h4>\n<figure id=\"attachment_13582\" aria-describedby=\"caption-attachment-13582\" style=\"width: 450px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-13582\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/carrots-2106825_640-300x200.jpg\" alt=\"\" width=\"450\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/carrots-2106825_640-300x200.jpg 300w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/carrots-2106825_640.jpg 640w\" sizes=\"(max-width: 450px) 100vw, 450px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-13582\" class=\"wp-caption-text\">pixabay.com<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote><p>Baca Juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/manfaat-konsumsi-sayuran-organik-bagi-tubuh\/\">Manfaat Konsumsi Sayuran Organik Bagi Tubuh<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p>Direktur Jenderal Hortikultura Kementerian Pertanian (Kementan) Suwandi mengatakan, sebanyak 32 jenis sayuran organik diekspor ke Singapura.<\/p>\n<p>Ekspor komoditas pertanian berupa sayuran kubis sebanyak empat kontainer ke Taiwan. Masing-masing kontainer berisikan 25 ton kubis dengan harga mencapai Rp40.000 per kilogram (kg).<\/p>\n<p>Tahun ini permintaan ekspor sayuran Indonesia mencapai kurang lebih 230 kontainer. Bahkan diprediksi jumlah tersebut akan terus meningkat hingga 300 kontainer.<\/p>\n<p>Tahun lalu ekspor sayuran dan buah-buahan kurang lebih Rp6 triliun. Kalau begitu, bisnis yang pasti menjanjikan dan mampu menghidupkan rakyat adalah pertanian yang makin kuat dan makin akseleratif,&#8221; tambahnya.<\/p>\n<p>Menteri Pertanian, Syahrul Yasin Limpo, melepas ekspor kubis sebanyak 4 kontainer masing-masing berisi 25 ton ke Taiwan dari Kabupaten Malang, Jawa Timur (Jatim). Harga jualnya mencapai Rp40.000 per kilogram (kg).<\/p>\n<p>&#8220;Inilah yang kita sebut sebagai akselerasi pertanian, di mana konsumsi nasional kita mampu meningkatkan ketahanan pangan sekaligus punya nilai ekspor dan diminati oleh masyarakat di seluruh dunia,&#8221; ujarnya dalam keterangan tertulis.<\/p>\n<p>Indonesia tidak hanya mengimpor beras, namun indonesia saat ini mampu mngekspor komoditi hortikultura, salah satunya adalah kubis;<\/p>\n<hr \/>\n<p>Itulah informasi mengenaikubis indonesia berpotebsi ekspor. Semoga informasi yang diberikan bermanfaat ya sobat PTD!<\/p>\n<blockquote><p>Baca Juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/hidroponik-mampu-membantu-menjaga-ketahanan-pangan-keluarga\/\">Hidroponik Mampu Membantu Menjaga Ketahanan Pangan Keluarga<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: right;\">Sumber : Kompas.com<\/p>\n<p>Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<p>Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Berikut informasi dari Pak Tani Digital kubis indonesia berpotensi ekspor. Sayuran Berpotensi Ekspor Sayuran Baca Juga :\u00a0Dampak Alih Fungsi Lahan Terhadap Ketahanan Pangan Sayuran merupakan sebutan umum bagi bahan pangan&hellip; <!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":13587,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ub_ctt_via":""},"categories":[1234],"tags":[2663,65,414],"featured_image_src":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/cabbage-3722498_640.jpg","author_info":{"display_name":"Pak Tani","author_link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/author\/ptd\/"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13578"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13578"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13578\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13703,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13578\/revisions\/13703"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13587"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13578"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13578"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13578"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}