{"id":13650,"date":"2021-05-11T06:16:50","date_gmt":"2021-05-10T23:16:50","guid":{"rendered":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/?p=13650"},"modified":"2021-05-11T08:18:39","modified_gmt":"2021-05-11T01:18:39","slug":"syarat-dan-ketentuan-yang-harus-di-lalui-saat-ekspor","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/syarat-dan-ketentuan-yang-harus-di-lalui-saat-ekspor\/","title":{"rendered":"Syarat dan Ketentuan Yang Harus di Lalui Saat Ekspor"},"content":{"rendered":"<p>Berikut informasi dari Pak Tani Digital syarat dan ketentuan yang harus di lalui saat ekspor.<\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Ekspor produk Pertanian<\/span><\/h2>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Pengertian Ekspor.<\/span><\/h4>\n<figure id=\"attachment_13652\" aria-describedby=\"caption-attachment-13652\" style=\"width: 450px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-13652\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/port-675539_640-300x169.jpg\" alt=\"\" width=\"450\" height=\"253\" srcset=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/port-675539_640-300x169.jpg 300w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/port-675539_640.jpg 640w\" sizes=\"(max-width: 450px) 100vw, 450px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-13652\" class=\"wp-caption-text\">pixabay.com<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote><p>Baca Juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/beberapa-kendala-pemasaran-produk-agribisnis\/\">Beberapa Kendala Pemasaran Produk Agribisnis<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p>Ekspor adalah suatu kegiatan perdagangan dimana barang dan jasa di dalam negeri dijual dan dikirimkan ke luar negeri dengan tujuan untuk memperoleh keuntungan.<\/p>\n<p>Pendapat lain mengatakan, arti ekspor adalah suatu kegiatan ekonomi dimana terjadi proses penjualan dan pengiriman suatu produk (barang maupun jasa) dari dalam negeri ke negara lain dalam jumlah yang besar.<\/p>\n<p>Pada umumnya kegiatan ekspor dilakukan karena kebutuhan di dalam negeri sudah terpenuhi dan ada permintaan dari negara lain.<\/p>\n<p>Proses kegiatan ekspor tersebut harus melalui bea cukai di negara pengirim dan penerima barang dengan syarat dan ketentuan yang berbeda-beda di setiap negara.<\/p>\n<p>Ekspor adalah sebuah kegiatan transportasi barang atau komoditas dari suatu negara ke negara lainnya.<\/p>\n<p>Kegiatan ini umum dilakukan oleh perusahaan berskala bisnis kecil sampai menengah sebagai salah satu strategi untuk bersaing di pasar internasional.<\/p>\n<p>Kegiatan ekspor juga menghasilkan devisa bagi negara asal barang atau komoditas tersebut.<\/p>\n<h6><strong>Ekspor Langsung<\/strong><\/h6>\n<p>Ekspor langsung adalah cara menjual barang secara ekspor melalui perantara (eksportir) yang bertempat di negara lain atau negara tujuan ekspor.<\/p>\n<p>Penjualan dilakukan melalui distributor dan perwakilan perusahaan. Kelebihan dari ekspor langsung adalah produksi yang terpusat di negara asal dan kontrol terhadap distribusi lebih baik.<\/p>\n<p>Kekurangannya adalah biaya transportasi lebih tinggi untuk skala besar dan adanya hambatan perdagangan serta proteksionisme.<\/p>\n<h6><\/h6>\n<h6><strong>Ekspor Tidak Langsung<\/strong><\/h6>\n<p>Ekspor tidak langsung adalah cara menjual barang secara ekspor melalui perantara (eksportir) negara asal kemudian dijual oleh perantara tersebut melalui perusahaan manajemen ekspor (<em>export management companies<\/em>) .<\/p>\n<p>Perusahaan ekspor (<em>export trading companies<\/em>). Kelebihan dari ekspor tidak langsung adalah sumber daya produksi terkonsentrasi dan tidak perlu menangani proses ekspor secara langsung.<\/p>\n<p>Kekurangannya adalah kontrol terhadap distribusi kurang dan pengetahuan terhadap operasi di negara lain kurang.<\/p>\n<div>\n<h6 class=\"subtitle\"><strong>Produk Ekspor Indonesia<\/strong><\/h6>\n<p>Produk ekspor Indonesia umumnya meliputi hasil pertanian, hasil hutan, hasil pertambangan, hasil industri, hasil perikanan, dan juga hasil jasa. Berikut detail produk ekspor Indonesia:<\/p>\n<h6><strong>Hasil Pertanian<\/strong><\/h6>\n<ul>\n<li>Karet<\/li>\n<li>Kopi<\/li>\n<li>Kelapa sawit<\/li>\n<li>Cengkeh<\/li>\n<li>Teh<\/li>\n<li>Lada<\/li>\n<li>Tembakau<\/li>\n<\/ul>\n<h6><strong>Hasil Hutan<\/strong><\/h6>\n<ul>\n<li>Kayu<\/li>\n<li>Rotan<\/li>\n<\/ul>\n<h6><strong>Hasil Perikanan<\/strong><\/h6>\n<ul>\n<li>Ikan Tuna<\/li>\n<li>Ikan Cakalang<\/li>\n<li>Udang<\/li>\n<li>Teripang<\/li>\n<\/ul>\n<h6><strong>Hasil Pertambangan<\/strong><\/h6>\n<ul>\n<li>Timah<\/li>\n<li>Alumunium<\/li>\n<li>Batu Bara<\/li>\n<li>Emas<\/li>\n<\/ul>\n<h6><strong>Hasil Industri<\/strong><\/h6>\n<ul>\n<li>Semen<\/li>\n<li>Pupuk<\/li>\n<li>Tekstil<\/li>\n<li>Pakaian<\/li>\n<\/ul>\n<h6><strong>Jasa<\/strong><\/h6>\n<ul class=\"list\">\n<li>Tenaga Kerja<\/li>\n<\/ul>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Syarat dan Ketentuan Ekspor<\/span><\/h4>\n<figure id=\"attachment_13653\" aria-describedby=\"caption-attachment-13653\" style=\"width: 450px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-13653\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/freight-17666_640-300x201.jpg\" alt=\"\" width=\"450\" height=\"301\" srcset=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/freight-17666_640-300x201.jpg 300w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/freight-17666_640.jpg 640w\" sizes=\"(max-width: 450px) 100vw, 450px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-13653\" class=\"wp-caption-text\">pixabay.com<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote><p>Baca Juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/tips-pemasaran-produk-pertanian\/\">Tips Pemasaran Produk Pertanian<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p>Food Agricultural Organization (FAO) menilai produk pertanian harus berdaya saing, efisien, dan spesifik untuk dapat memasarkan produknya ke luar negeri, contohnya seperti tanaman organik.<\/p>\n<p>Sebagai sebuah bentuk perdagangan berskala internasional, kegiatan ekspor harus melalui bea cukai di negara pengirim dan penerima barang dengan syarat dan ketentuan yang berbeda-beda di setiap negara.<\/p>\n<p>Namun pada dasarnya ada beberapa langkah yang harus dipenuhi, yakni:<\/p>\n<h6>1. Korespondensi<\/h6>\n<p>Eksportir mengadakan korespondensi dengan importir luar negeri untuk menawarkan dan menegosiasikan komoditas yang akan dijualnya.<\/p>\n<p>Dalam surat penawaran kepada importir harus dicantumkan jenis barang, mutu, harga, syarat-syarat pengiriman dan lain sebagainya.<\/p>\n<h6>2. Pembuatan kontrak dagang<\/h6>\n<p>Jika importir menyetujui penawaran yang diajukan oleh eksportir maka importir dan eksportir membuat dan menandatangani kontrak dagang. Dalam kontrak dagang dicantumkan hal-hal berbagai persyaratan dan ketentuan yang disepakati bersama.<\/p>\n<h6>3. Penerbitan <em>Letter of Credit <\/em>(L\/C)<\/h6>\n<p>Setelah kontrak dagang ditandatangani maka importir membuka L\/C melalui bank koresponden di negaranya dan meneruskan L\/C tersebut ke bank devisa negara eksportir. Bank devisa yang ditunjuk akan memberitahukan diterimanya L\/C atas nama eksportir kepada eksportir.<\/p>\n<h6>4. Eksportir menyiapkan barang<\/h6>\n<p>Dengan diterimanya L\/C tersebut, eksportir bisa mulai mempersiapkan barang-barang yang dipesan importir. Keadaan barang-barang yang dipersiapkan harus sesuai dengan persyaratan yang tercantum dalam kontrak dagang dan L\/C.<\/p>\n<h6>5. Eksportir mendaftarkan Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB)<\/h6>\n<p>Selanjutnya eksportir mendaftarkan Pemberitahuan Ekspor Barang (PEB) ke bank devisa dengan melampirkan surat sanggup bayar apabila barang ekspornya terkena pajak.<\/p>\n<h6>6. Pengiriman barang ke pelabuhan<\/h6>\n<p>Eksportir bisa mengirim barang ke pelabuhan secara mandiri atau bisa juga dilakukan oleh perusahaan jasa pengiriman barang (<em>freight forwarding<\/em> atau EMKL). Dokumen-dokumen ekspor harus disertakan dalam pengiriman barang ke pelabuhan dan ke kapal.<\/p>\n<h6>7. Pemeriksaan Bea Cukai<\/h6>\n<p>Di pelabuhan, dokumen ekspor diperiksa oleh pihak <a href=\"https:\/\/lifepal.co.id\/media\/bea-cukai\/?utm_campaign=MEDIA_ekspor&amp;utm_source=media&amp;utm_medium=inarticle_text&amp;utm_content=ekspor\" target=\"_blank\" rel=\"noreferrer noopener\" aria-label=\" (opens in a new tab)\">bea cukai<\/a>. Jika diperlukan barang-barang yang akan diekspor juga akan diperiksa. Jika barang dan dokumen telah sesuai dengan ketentuan, maka bea cukai menandatangani pernyataan persetujuan muat yang ada pada PEB.<\/p>\n<h6>8. Pemuatan barang ke kapal<\/h6>\n<p>Setelah pihak bea cukai menandatangani PEB, barang bisa dimuat ke atas kapal. Segera setelah barang dimuat kapal, pihak pelayaran menerbitkan Draft Bill of Lading (B\/L) yang diserahkan pada eksportir. Setelah itu, eksportir menukarkan <em>mate\u2019s receipt <\/em>dengan Master Bill of Lading (pada FCL) atau House Bill of Lading (pada LCL).<\/p>\n<h6>9. Surat Keterangan Asal Barang (SKA)<\/h6>\n<p>Eksportir sendiri atau freight forwarding atau EMKL pemuatan barangnya dan mengajukan permohonan ke Kantor Wilayah Departemen Perindustrian dan Perdagangan atau Kantor Departemen Perindustrian dan Perdagangan untuk memperoleh SKA jika dibutuhkan.<\/p>\n<h6>10. Pencairan Letter of Credit (L\/C)<\/h6>\n<p>Jika barang sudah dikapalkan, maka eksportir bisa ke bank untuk mencairkan L\/C. Jika At sight L\/C dokumen-dokumen yang diserahkan adalah B\/L, Commercial Invoice, Packing List dan PEB, dan lainnya.<\/p>\n<h6>11. Pengiriman barang ke importir<\/h6>\n<p>Barang dalam perjalanan dengan kapal dari negara eksportir ke pelabuhan di negara importir.<\/p>\n<hr \/>\n<p>Itulah informasi mengenai syarat dan ketentuan yang harus dilalui saat ekspor. Semoga informasi yang diberikan bermanfaat ya sobat PTD!<\/p>\n<blockquote><p>Baca Juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/mengenal-lebih-dekat-kelebihan-padi-organik\/\">Mengenal Lebih Dekat Kelebihan Padi Organik<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: right;\">Sumber : <strong>Kompas.com<\/strong><\/p>\n<p>Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<p>Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<\/div>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Berikut informasi dari Pak Tani Digital syarat dan ketentuan yang harus di lalui saat ekspor. Ekspor produk Pertanian Pengertian Ekspor. Baca Juga :\u00a0Beberapa Kendala Pemasaran Produk Agribisnis Ekspor adalah suatu&hellip; <!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":13654,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ub_ctt_via":""},"categories":[1234],"tags":[2673,806,2674],"featured_image_src":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/container-2568197_640.jpg","author_info":{"display_name":"Pak Tani","author_link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/author\/ptd\/"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13650"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13650"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13650\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14522,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13650\/revisions\/14522"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13654"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13650"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13650"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13650"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}