{"id":13761,"date":"2020-10-21T10:31:22","date_gmt":"2020-10-21T03:31:22","guid":{"rendered":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/?p=13761"},"modified":"2020-10-21T21:25:01","modified_gmt":"2020-10-21T14:25:01","slug":"beberapa-provinsi-yang-di-jadikan-sebagai-lumbung-padi-ri","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/beberapa-provinsi-yang-di-jadikan-sebagai-lumbung-padi-ri\/","title":{"rendered":"Berikut Lumbung Padi Yang Tersebar Di Berbagai Daerah"},"content":{"rendered":"<p>Berikut informasi dari Pak Tani Digital mengenai beberapa provinsi di jadikan sebagai lumbung padi RI.<\/p>\n<h2>Lumbung Padi<\/h2>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Apa itu Lumbung Padi ?<\/span><\/h4>\n<figure id=\"attachment_13623\" aria-describedby=\"caption-attachment-13623\" style=\"width: 450px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-13623\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/wheat-2536371_640-1-300x200.jpg\" alt=\"\" width=\"450\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/wheat-2536371_640-1-300x200.jpg 300w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/wheat-2536371_640-1.jpg 640w\" sizes=\"(max-width: 450px) 100vw, 450px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-13623\" class=\"wp-caption-text\">pixabay.com<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote><p>Baca Juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/mengenal-lebih-dekat-pekarangan-pangan-lestari-p2l\/\">Mengenal Lebih Dekat Pekarangan Pangan Lestari (P2L)<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p>Lumbung pangan merupakan lembaga cadangan pangan di daerah perdesaan, berperan dalammengatasi kerawanan pangan masyarakat.<\/p>\n<p>Lumbung pangan telah ada sejalan dengan budaya padi dan menjadibagian dari sistem cadangan pangan masyarakat.<\/p>\n<p>Keberadaan lumbung pangan cenderung menurun karenabeberapa sebab, yaitu:<\/p>\n<p>(a) penerapan revolusi hijau yang mengintroduksikan teknologi padi unggul, danmodernisasi pertanian dinilai tidak sesuai dengan lumbung tradisional masyarakat<\/p>\n<p>(b) keberadaan Bulog yangberperan dalam stabilisasi pasokan dan harga pangan (gabah) di setiap wilayah pada setiap waktu menyebabkantidak ada insentif untuk menyimpan gabah<\/p>\n<p>(c) globalisasi yang menyebabkan terbangunnya beragam pangan,termasuk pangan olahan sampai ke perdesaan, telah merubah pola konsumsi<\/p>\n<p>(d) kegiatan pembinaan yangtidak konsisten dan cenderung orientasi proyek menyebabkan pembinaan yang dilakukan tidak efektif.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Beberapa Provinsi dijadikan Sebagai Lumbung Padi<\/span><\/h4>\n<figure id=\"attachment_13570\" aria-describedby=\"caption-attachment-13570\" style=\"width: 450px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-13570\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/agriculture-2654157_640-300x200.jpg\" alt=\"\" width=\"450\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/agriculture-2654157_640-300x200.jpg 300w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/agriculture-2654157_640.jpg 640w\" sizes=\"(max-width: 450px) 100vw, 450px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-13570\" class=\"wp-caption-text\">pixabay.com<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote><p>Baca Juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/teknologi-petani-padi\/\">5 Teknologi Tepat Guna yang Dibutuhkan Petani Padi<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p>Delapan wilayah itu adalah Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Yogyakarta. Kemudian, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, Lampung, dan Sumatera Selatan.<\/p>\n<p>Produksi beras kita ada di 7-8 provinsi mulai dari Jawa Barat, Jawa Tengah, Yogyakarta, Jawa Timur, Nusa Tenggara Barat, Sulawesi Selatan, Lampung dan Sumatera Selatan.<\/p>\n<p>Tapi yang makan 34 provinsi, artinya dari 8 ini sudah cukup.Produksi padinya di daerah itu surplus dari konsumsi.<\/p>\n<p>Misalnya Sulsel itu surplusnya kira kira 2,3 juta ton per tahun produksi 3,2 juta ton, konsumsi 900-an ribu ton.<\/p>\n<p>Adapun anggaran yang dibutuhkan untuk merevitalisasi 1 unit mesin sekitar Rp 3,6 &#8211; Rp 4 miliar. Untuk itu untuk merevitalisasi 66 unit mesin Bulog.<\/p>\n<p>Bulog membutuhkan anggaran sekitar Rp 237,6 miliar.<\/p>\n<hr \/>\n<p>Itulah informasi mengenai beberapa provinsi di jadikan sebagai lumbung padi RI.Semoga informasi yang diberikan bermanfaat ya sobat PTD!.<\/p>\n<blockquote><p>Baca Juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/strategi-budidaya-padi-penyakit\/\">6 Strategi Budidaya Padi dalam Pengendalian Penyakit<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: right;\">Sumber :<strong> Kompas.com<\/strong><\/p>\n<p>Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<p>Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Berikut informasi dari Pak Tani Digital mengenai beberapa provinsi di jadikan sebagai lumbung padi RI. Lumbung Padi Apa itu Lumbung Padi ? Baca Juga :\u00a0Mengenal Lebih Dekat Pekarangan Pangan Lestari&hellip; <!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":13514,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ub_ctt_via":""},"categories":[1234],"tags":[2693,2678,2670],"featured_image_src":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/heart-1394204_640.jpg","author_info":{"display_name":"Pak Tani","author_link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/author\/ptd\/"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13761"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13761"}],"version-history":[{"count":4,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13761\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13803,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13761\/revisions\/13803"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13514"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13761"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13761"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13761"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}