{"id":13818,"date":"2021-07-16T02:08:12","date_gmt":"2021-07-15T19:08:12","guid":{"rendered":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/?p=13818"},"modified":"2021-07-16T03:52:14","modified_gmt":"2021-07-15T20:52:14","slug":"kisah-para-petani-sukses-yang-memberikan-dampak-positif-terhadap-sektor-pertanian","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/kisah-para-petani-sukses-yang-memberikan-dampak-positif-terhadap-sektor-pertanian\/","title":{"rendered":"Kisah Petani Sukses Yang Berdampak Positif Untuk Sektor Pertanian"},"content":{"rendered":"<p>Berikut informasi dari Pak Tani Digital kisah para petani sukses yang memberikan dampak positif terhadap sektor pertanian.<\/p>\n<h2>Petani Sukses<\/h2>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Menjadi Seorang Petani<\/span><\/h4>\n<figure id=\"attachment_13820\" aria-describedby=\"caption-attachment-13820\" style=\"width: 450px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-13820\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/buffalo-1822581_640-300x155.jpg\" alt=\"\" width=\"450\" height=\"233\" srcset=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/buffalo-1822581_640-300x155.jpg 300w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/buffalo-1822581_640.jpg 640w\" sizes=\"(max-width: 450px) 100vw, 450px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-13820\" class=\"wp-caption-text\">pixabay.com<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote><p>Baca Juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/manfaat-teh-genmaicha-bagi-tubuh-jika-di-konsumsi\/\">Manfaat Teh Genmaicha Bagi Tubuh Jika Di Konsumsi<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p>Bangsa ini tidak hanya bangsa maritim, tapi juga bangsa agraris.<\/p>\n<p>Lahan yang membentang luas, merupakan pemandangan yang gampang di temui ketika masuk ke wilayah pedesaan di negeri ini.<\/p>\n<p>Pertanian merupakan sektor yang cukup vital bagi ketahanan pangan bangsa ini berabad-abad.<\/p>\n<p>Masyarakat Indonesia sebagian besar rakyatnya ada pada sektor ini.<\/p>\n<p>Sudah sejak dahulu kala, negara Indonesia ini dikenal sebagai negara agraris. Itu artinya, hampir sebagian besar mata pencaharian warga Indonesia adalah bertani alias di sektor pertanian. Lalu, kenapa sekarang ini profesi petani tidak dilirik anak muda? Padahal prospek sektor ini sangat bagus lho.<\/p>\n<p>Bagi Kamu yang masih ingin menjadi petani, berikut beberapa cara menjadi petani yang bisa Kamu jadikan referensi :<\/p>\n<h6><strong>1. Kenali Motivasimu Dalam Bertani<\/strong><\/h6>\n<p>Untuk menjadi seorang petani yang sukses, Kamu harus mengenali apa dulu motivasimu.<\/p>\n<p>Tanpa motivasi, Kamu tidak akan bisa maju karena tidak ada yang Kamu perjuangkan.<\/p>\n<p>Untuk itu, temukan alasanmu untuk menjadi seorang petani dan silahkan berjuang di sektor ini.<\/p>\n<h6><strong>2. Belajar Tentang Pertanian<\/strong><\/h6>\n<p>Setelah Kamu yakin menjadi seorang petani, maka Kamu bisa mulai belajar tentang pertanian.<\/p>\n<p>Pelajari dari hal kecil hingga hal-hal yang mungkin belum diketahui banyak orang, ini akan sangat menguntungkan.<\/p>\n<h6><strong>4. Jadikan Bertani Sebagai Fokus Bisnis Kamu<\/strong><\/h6>\n<p>Jika sudah menjadikan bertani sebagai mindset, maka saatnya Kamu menjadikan pertanian sebagai ladang bisnis.<\/p>\n<p>Ada banyak keuntungan yang bisa Kamu raih di bidang ini, terutama dari bertani padi.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Petani Sukses<\/span><\/h4>\n<figure id=\"attachment_13822\" aria-describedby=\"caption-attachment-13822\" style=\"width: 450px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-13822\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/buffalo-1807517_640-300x188.jpg\" alt=\"\" width=\"450\" height=\"283\" srcset=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/buffalo-1807517_640-300x188.jpg 300w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/buffalo-1807517_640.jpg 640w\" sizes=\"(max-width: 450px) 100vw, 450px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-13822\" class=\"wp-caption-text\">pixabay.com<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote><p>Baca Juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/ada-6-kopi-andalan-indonesia-yang-mendunia\/\">Ada 6 Kopi Andalan Indonesia Yang Mendunia<\/a><\/p><\/blockquote>\n<h6>Aluysius Adiyo Agung<\/h6>\n<p>Siapa bilang banting setir menjadi petani akan membuat Anda merugi?<\/p>\n<p>Setidaknya Aluysius Adiyo Agung mampu mematahkan anggapan tersebut.<\/p>\n<p>Pria berusia 44 tahun ini telah berhasil membuktikan bahwa dengan menjadi petani di Indonesia, Anda juga bisa merasakan kesuksesan.<\/p>\n<p>Bahkan memiliki tabungan yang menjanjikan untuk hari tua nanti.<\/p>\n<p>Agung pada mulanya bukanlah seorang petani. Ia sama sekali tidak memiliki latar belakang pertanian dan memulai karirnya sebagai pegawai di sebuah perusahaan asing.<\/p>\n<p>Ketertarikannya untuk bertani muncul saat ia mengunjungi desanya di kawasan Delanggu, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah.<\/p>\n<p>Di sana ia mendapati fakta bahwa kebanyakan petani adalah mereka yang telah berusia senja, bukan pemuda yang punya fisik lebih prima.<\/p>\n<p>Setelah memperdalam ilmu tentang pertanian, akhirnya Agung memutuskan untuk banting setir menjadi petani. \u00a0Meski sempat gagal, ia tidak pernah menyerah.<\/p>\n<p>Agung bahkan menciptakan inovasi dalam penjualan hasil panen, yakni <em>direct selling<\/em> tanpa melalui tengkulak. Dengan cara ini ia pun mendapat keuntungan yang lebih besar.<\/p>\n<h6>Ulus Pirmawan<\/h6>\n<p>Ketekunan adalah kunci kesuksesan. Hal inilah yang menjadi pegangan Ulus Pirmawan saat menjalani profesinya sebagai petani.<\/p>\n<p>Dengan ketekunan dan pengalaman yang kaya, pria kelahiran Bandung ini sekarang sukses menjadi seorang petani sekaligus eksportir buncis super.<\/p>\n<p>Ulus memang memiliki latar belakang petani karena ayah ibunya pun seorang petani. Langkah Ulus sebagai seorang petani dimulai saat ia masih duduk di tingkat Sekolah Dasar (SD).<\/p>\n<p>Ia memang sering membantu orangtuanya bertani sepulang sekolah.<\/p>\n<p>Saat akhirnya memutuskan untuk tidak lanjut sekolah, Ulus pun fokus mengurus sawah yang diberi orangtuanya.<\/p>\n<p>Lahan seluas 1.680 m2 itu pun dimanfaatkannya sebaik mungkin. Setelah dewasa, akhirnya Ulus dipercayai mengelola lahan tersebut dengan bantuan 5 orang buruh tani<\/p>\n<hr \/>\n<p>Itulah informasi mengenai kisah petani sukses yang memberikan dampak positif terhadap sektor pertanian. Semoga informasi yang diberikan bermanfaat ya sobat PTD!.<\/p>\n<blockquote><p>Baca Juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/tanaman-hias-yang-sedang-hits-saat-ini\/\">Mengenal Tanaman Hias Yang Sedang Hits Saat Pandemi<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: right;\">Sumber : <strong>Kompas.com<\/strong><\/p>\n<p>Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<p>Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Berikut informasi dari Pak Tani Digital kisah para petani sukses yang memberikan dampak positif terhadap sektor pertanian. Petani Sukses Menjadi Seorang Petani Baca Juga :\u00a0Manfaat Teh Genmaicha Bagi Tubuh Jika&hellip; <!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":13821,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ub_ctt_via":""},"categories":[70,19],"tags":[12,2050,881],"featured_image_src":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/agriculture-1822530_640.jpg","author_info":{"display_name":"Pak Tani","author_link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/author\/ptd\/"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13818"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13818"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13818\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13833,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13818\/revisions\/13833"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13821"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13818"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13818"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13818"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}