{"id":13921,"date":"2021-03-15T08:11:15","date_gmt":"2021-03-15T01:11:15","guid":{"rendered":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/?p=13921"},"modified":"2021-03-15T10:20:35","modified_gmt":"2021-03-15T03:20:35","slug":"dampak-positif-dari-bantuan-tegnologi-alsinta-bagi-petani","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/dampak-positif-dari-bantuan-tegnologi-alsinta-bagi-petani\/","title":{"rendered":"Dampak Positif Dari Bantuan Teknologi Alsintan Bagi Petani"},"content":{"rendered":"<p>Berikut informasi dari Pak Tani Digital mengenai dampak positif dari bantuan tegnologi alsinta bagi petani.<\/p>\n<h2>Tegnologi Pertanian<\/h2>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Tegnologi Baru<\/span><\/h4>\n<figure id=\"attachment_13574\" aria-describedby=\"caption-attachment-13574\" style=\"width: 450px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-13574\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/dji-4204801_640-300x174.jpg\" alt=\"\" width=\"450\" height=\"261\" srcset=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/dji-4204801_640-300x174.jpg 300w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/dji-4204801_640.jpg 640w\" sizes=\"(max-width: 450px) 100vw, 450px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-13574\" class=\"wp-caption-text\">pixabay.com<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote><p>Baca Juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/beberapa-keuntungan-menjadi-petani-sukses\/\">Beberapa Keuntungan Menjadi Petani Sukses<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p>Berkaca dari sistem pertanian modern yang telah diterapkan di negara-negara maju, seperti Jepang, Amerika, dan China.<\/p>\n<p>Pola pertanian di Indonesia harus segera berbenah. Pasalnya, sebagian besar petani di Indonesia belum mampu memaksimalkan perkembangan alat.<\/p>\n<p>Teknologi dan memanfaatkan alat-alat pertanian modern untuk mendongkrak produktivitas area persawahan.<\/p>\n<p>Di negara-negara maju, hampir seluruh aspek pada sektor pertanian telah menggunakan peralatan yang jauh lebih modern dan tidak hanya mengandalkan tenaga manusia.<\/p>\n<p>Misalnya di Jepang, produksi pangan di negara ini telah memanfaatkan alat pertanian modern.<\/p>\n<p>Mulai dari pemilihan bibit, penanaman, perawatan, pemanenan, hingga proses lain sampai ke tangan konsumen.<\/p>\n<p>Efektivitas dan efisiensi adalah tujuan utama dari penggunaan teknologi di bidang pertanian.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Dampak Positif Tegnologi<\/span><\/h4>\n<figure id=\"attachment_13541\" aria-describedby=\"caption-attachment-13541\" style=\"width: 450px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-13541\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/farmer-880567_640-300x214.jpg\" alt=\"\" width=\"450\" height=\"321\" srcset=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/farmer-880567_640-300x214.jpg 300w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/farmer-880567_640.jpg 640w\" sizes=\"(max-width: 450px) 100vw, 450px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-13541\" class=\"wp-caption-text\">pixabay.com<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote><p>Baca Juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/kisah-para-petani-sukses-yang-memberikan-dampak-positif-terhadap-sektor-pertanian\/\">Kisah Petani Sukses Yang Berdampak Positif Untuk Sektor Pertanian<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p>Alsintan menjadi solusi kelangkaan tenaga kerja yang sering terjadi di pedesaan.<\/p>\n<p>Apalagi jumlah terbanyak tenaga kerja pada sektor tanaman pangan adalah petani yang sudah berusia lebih kurang 60 tahun kemudian disusul usia antara 40-45 tahun.<\/p>\n<p>Masalah yang muncul pada kegiatan tanam dapat ditangani dengan menerapkan mesin tanam pindah bibit padi.<\/p>\n<p>Mesin transplanter bisa dijadikan solusi peningkatan kerja kegiatan tanam padi. Hemat tenaga kerja, mempercepat waktu penyelesaian kerja tanam per satuan luas lahan.<\/p>\n<p>Faktor ini yang akhirnya bisa menurunkan biaya produksi budidaya padi.<\/p>\n<p>Dampak nyata penggunaan mesin tanam padi ini, terlihat dari hasil pengamatan di tingkat petani.<\/p>\n<p>Pengguna mesin transplanter menunjukkan bahwa rata-rata kinerja satu mesin transplanter dengan satu orang operator dan dua asistennya dapat menggantikan 15-27 hari orang kerja (HOK).<\/p>\n<p>Sedangkan kemampuan kerja tanam mencapai 1 sampai 1,2 hektar per hari.<\/p>\n<p>Saat ini Balai Besar Pengembangan Mekanisasi Pertanian Kementan sendiri sudah menghasilkan mesin transplanter yang dinamai dengan mesin Transplanter Jarwo 2:1.<\/p>\n<p>Secara umum rata-rata biaya tanam padi secara manual sekitar Rp 1,72 juta per hektar, sedangkan dengan mesin transplanter jarwo 2:1 sekitar Rp 1,1 juta per hektar.<\/p>\n<hr \/>\n<p>Itulah informasi mengenai dampak positif dari bantuan tegnologi alsinta bagi petani. Semoga Informasi yang diberikan bermanfaat ya sobat PTD!.<\/p>\n<blockquote><p>Baca Juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/beberapa-keuntungan-menjadi-petani-sukses\/\">Beberapa Keuntungan Menjadi Petani Sukses<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: right;\">Sumber : <strong>Kompas.com<\/strong><\/p>\n<p>Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<p>Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Berikut informasi dari Pak Tani Digital mengenai dampak positif dari bantuan tegnologi alsinta bagi petani. Tegnologi Pertanian Tegnologi Baru Baca Juga :\u00a0Beberapa Keuntungan Menjadi Petani Sukses Berkaca dari sistem pertanian&hellip; <!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":13543,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ub_ctt_via":""},"categories":[1234],"tags":[2711,644,2710],"featured_image_src":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/tractor-1815232_640-1.jpg","author_info":{"display_name":"Pak Tani","author_link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/author\/ptd\/"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13921"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13921"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13921\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14190,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13921\/revisions\/14190"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13543"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13921"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13921"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13921"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}