{"id":13935,"date":"2020-10-28T14:54:15","date_gmt":"2020-10-28T07:54:15","guid":{"rendered":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/?p=13935"},"modified":"2020-10-28T14:54:15","modified_gmt":"2020-10-28T07:54:15","slug":"ini-dia-alasan-mengapa-komodo-dikatakan-hewan-langka-dan-hanya-ada-di-indonesia","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/ini-dia-alasan-mengapa-komodo-dikatakan-hewan-langka-dan-hanya-ada-di-indonesia\/","title":{"rendered":"Ini Dia Alasan Mengapa Komodo Dikatakan Hewan Langka Dan Hanya Ada Di Indonesia"},"content":{"rendered":"<p>Berikut informasi dari Pak Tani Digital mengenai ini dia alasan mengapa komodo dikatakan hewan langka dan hanya ada di indonesia.<\/p>\n<h2><span style=\"color: #000000;\">Komodo<\/span><\/h2>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Bagaimana Komodo Hidup<\/span><\/h4>\n<figure id=\"attachment_13938\" aria-describedby=\"caption-attachment-13938\" style=\"width: 450px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-13938\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/komodo-dragon-590552_640-300x164.jpg\" alt=\"\" width=\"450\" height=\"245\" srcset=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/komodo-dragon-590552_640-300x164.jpg 300w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/komodo-dragon-590552_640.jpg 640w\" sizes=\"(max-width: 450px) 100vw, 450px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-13938\" class=\"wp-caption-text\">pixabay.com<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote><p>Baca Juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/dampak-perubahan-cuaca-terhadap-produksi-dan-pendapatan-petani\/\">Dampak Perubahan Cuaca Terhadap Produksi Dan Pendapatan Petani<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p>Komodo atau Varanus komodoensis, adalah spesies kadal yang merupakan hewan endemik Indonesia, yang artinya ia adalah satwa asli Indonesia.<\/p>\n<p>Di Indonesia sendiri, komodo hanya ada di pulau Komodo, pulau Rinca, Gili Motang dan pulau Padar.<\/p>\n<p>Komodo ( Varanus komodoensis )\u00a0 adalah reptil yang langka dan hanya terdapat di Indonesia, lebih spesifiknya ada di Pulau Komodo.<\/p>\n<p>Reptil ini bisa tumbuh rata-rata sampai berukuran dua sampai dengan tiga meter. Komodo bisa memiliki berat rata-rata hingga tujuh puluh kilogram.<\/p>\n<p>Musim kawin komodo adalah bulan Mei sampai dengan Agustus, telur diletakkan pada bulan September.<\/p>\n<p>Reptil ini biasa disebut ora oleh penduduk setempat. Sampai saat ini populasi komodo diperkirakan tinggal tiga ribu ekor di pulau komodo.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Alasan Mengapa Komodo Langka<\/span><\/h4>\n<figure id=\"attachment_13939\" aria-describedby=\"caption-attachment-13939\" style=\"width: 450px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-13939\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/monitor-1589200_640-300x200.jpg\" alt=\"\" width=\"450\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/monitor-1589200_640-300x200.jpg 300w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/monitor-1589200_640.jpg 640w\" sizes=\"(max-width: 450px) 100vw, 450px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-13939\" class=\"wp-caption-text\">pixabay.com<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote><p>Baca Juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/beberapa-manfaat-daun-kelor-bagi-tubuh\/\">Beberapa Manfaat Daun Kelor Bagi Tubuh<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p>Menurut sebuah studi yang terbit di Prosiding Royal Society B menjelaskan Komodo bukannya tidak bisa menjelajah daerah lain dan menguasai dunia, tapi mereka tidak ingin melakukannya.<\/p>\n<p>Hal ini didukung dengan penemuan sekelompok ahli yang mengamati komodo di empat pulau di Indonesia selama satu dekade.<\/p>\n<p>Mereka mengungkapkan komodo tidak pernah meninggalkan tanah kelahirannya sepanjang hidup mereka.<\/p>\n<p>Begitu mereka membuat koloni di sebuah pulau, meski sebelumnya sudah datang dari tempat yang jauh, mereka memutuskan perjalanan mereka sudah cukup.<\/p>\n<p>Mereka bertahan di tempat itu tak peduli seberapa berat kondisinya. Itu sungguh mengherankan, Komodo memang hewan yang unik.<\/p>\n<p>Komodo sudah nyaman dan tahu harus ke mana harus mencari mangsa. Mereka juga hafal bentang alam tempat mereka lahir. Melakukan eksplorasi yang jauh juga membawa resiko besar.<\/p>\n<p>Jika misalnya seekor komodo terdampar di sebuah pulau sendirian, maka ia tidak akan bisa bereproduksi melanjutkan keturunannya.<\/p>\n<p>Jadi pada dasarnya, alasan mengapa komodo hanya ada di Indonesia karena mereka sendiri yang memilih untuk tinggal di pulau-pulau Sunda Kecil.<\/p>\n<p>Komodo punya kemampuan untuk bermigrasi dari satu tempat ke tempat lain, tapi mereka sudah terlanjur nyaman dan betah di rumah tempat mereka dilahirkan.<\/p>\n<hr \/>\n<p>Itulah informasi mengenai ini dia alasan mengapa komodo dikatakan hewan langka dan hanya ada di indonesia. Semoga Informasi yang diberikan bermanfaat ya sobat PTD!.<\/p>\n<blockquote><p>Baca Juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/ada-beberapa-manfaat-mengkonsumsi-durian-secukupnya\/\">Ada Beberapa Manfaat Mengkonsumsi Durian Secukupnya<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: right;\">Sumber :<strong> Liputan6.com<\/strong><\/p>\n<p>Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<p>Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Berikut informasi dari Pak Tani Digital mengenai ini dia alasan mengapa komodo dikatakan hewan langka dan hanya ada di indonesia. Komodo Bagaimana Komodo Hidup Baca Juga :\u00a0Dampak Perubahan Cuaca Terhadap&hellip; <!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":13940,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ub_ctt_via":""},"categories":[1234],"tags":[18,2713,2712],"featured_image_src":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/10\/komodo-dragons-2392146_640.jpg","author_info":{"display_name":"Pak Tani","author_link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/author\/ptd\/"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13935"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13935"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13935\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":13941,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13935\/revisions\/13941"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13940"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13935"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13935"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13935"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}