{"id":13994,"date":"2022-12-05T01:24:44","date_gmt":"2022-12-04T18:24:44","guid":{"rendered":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/?p=13994"},"modified":"2022-12-05T08:36:11","modified_gmt":"2022-12-05T01:36:11","slug":"apa-saja-limbah-yang-bisa-di-olah-menjadi-pupuk-kompos","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/apa-saja-limbah-yang-bisa-di-olah-menjadi-pupuk-kompos\/","title":{"rendered":"Apa Saja Limbah Yang Bisa Di Olah Menjadi Pupuk Kompos"},"content":{"rendered":"<p>Berikut informasi dari Pak Tani Digital mengenai apa saja limbah yang bisa di olah pupuk kompos.<\/p>\n<h2>Pupuk Kompos<\/h2>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Apa Itu Pupuk Kompos<\/span><\/h4>\n<figure id=\"attachment_13996\" aria-describedby=\"caption-attachment-13996\" style=\"width: 450px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-13996\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/dung-406217_640-300x200.jpg\" alt=\"\" width=\"450\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/dung-406217_640-300x200.jpg 300w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/dung-406217_640.jpg 640w\" sizes=\"(max-width: 450px) 100vw, 450px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-13996\" class=\"wp-caption-text\">pixabay.com<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote><p>Baca Juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/beberapa-manfaat-penggunaan-pupuk-organik-terhadap-kesuburan-tanah\/\">Beberapa Manfaat Penggunaan Pupuk Organik Terhadap Kesuburan Tanah<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p>Dewasa ini banyak industri memproduksi pupuk anorganik yang tidak ramah lingkungan. Hal ini dapat berbahaya bagi kesehatan manusia.<\/p>\n<p>Bisa dibayangkan jika zat-zat berbahaya yang terdapat pada pupuk anorganik akan termakan juga oleh kita, bersarang dalam tubuh, dan menimbulkan penyakit.<\/p>\n<p>Supaya terhindar dari penyakit akibat zat-zat berbahaya, kita harus mulai terbiasa dengan alternatif pupuk organik. Salah satu pupuk organik yang ramah lingkungan adalah kompos.<\/p>\n<p>Menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI), definisi kompos adalah pupuk campuran yang terdiri atas bahan organik (seperti daun dan jerami yang membusuk) dan kotoran hewan.<\/p>\n<p>Pengertian kompos menurut Wield (2014) merupakan pupuk alami (organik) yang dapat dibuat dari bahan-bahan hijau dan bahan organik lainnya yang ditambahkan dengan sengaja sehingga proses pembusukan akan lebih cepat.<\/p>\n<p>Hasil dekomposisi atau fermentasi bahan-bahan organik seperti sisa hewan, tanaman, dan limbah organik lainnya dapat menghasilkan kompos yang dimanfaatkan untuk memperbaiki struktur tanah.<\/p>\n<p>Memperbaiki kehidupan mikroorganisme dalam tanah, menambah daya ikat air terhadap tanah, dan memperbaiki sifat-sifat tanah lainnya.<\/p>\n<p>Pupuk kompos mengandung unsur-unsur hara mineral yang baik untuk tanaman serta meningkatkan bahan organik dalam tanah.<\/p>\n<p>Pembuatan pupuk ini pun dapat dibuat sendiri dengan memanfaatkan bahan-bahan organik yang mudah didapatkan dengan harga pembuatan yang relatif murah.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Limbah Yang Di Olah Menjadi Kompos<\/span><\/h4>\n<figure id=\"attachment_13998\" aria-describedby=\"caption-attachment-13998\" style=\"width: 450px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-13998\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/compost-709020_640-300x111.jpg\" alt=\"\" width=\"450\" height=\"167\" srcset=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/compost-709020_640-300x111.jpg 300w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/compost-709020_640.jpg 640w\" sizes=\"(max-width: 450px) 100vw, 450px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-13998\" class=\"wp-caption-text\">pixabay.com<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote><p>Baca Juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/berbagai-manfaat-dan-kandungan-jerami-bagi-kesuburan-tanah\/\">Berbagai Manfaat dan Kandungan Jerami Bagi Kesuburan Tanah<\/a><\/p><\/blockquote>\n<h6>Limbah pertanian<\/h6>\n<p>Indonesia sebagai negara agraris, yang sebagian masyrakatnya hidup sebagai petani. Seharusnya memiliki pupuk kompos yang melimpah.<\/p>\n<p>Banyak yang bisa disulap jadi kompos, misalnya jerami, sekam padi, gulma, batang jagung, tongkol jagung, semua bagian vegetatif tanaman, batang pisang, sabut kelapa, dan masih banyak lagi.<\/p>\n<p>Khusus untuk jerami, di Indonesia merupakan sumber bahan kompos yang paling baik dan sering digunakan.<\/p>\n<h6>Limbah peternakan<\/h6>\n<p>Kotoran dari hewan ternak adalah bahan kompos yang banyak dimanfaatkan. Semisal kotoran sapi, kambing, dan ayam. Ternak-ternak ini menghasilka kotoran yang berbentuk padat dan cair.<\/p>\n<p>Kotoran tersebut bisa diguankan sebagai bahan baku kompos. Kotoran yang sudah dikomposkan akan mengalami penyusutan masa sebesar 50 persen.<\/p>\n<h6>Limbah industri<\/h6>\n<p>Kebanyakan Industri menjdi biang kerok pencemaran lingkungan. Sebab banyak yang tidak mengelolah limbahnya dengan baik. Tentu tidak semua limbah industri bisa jadi kompos.<\/p>\n<p>Namun, untuk Industri rumah tangga seperti industri pembuatan tahu dan industri kayu menghasilkan hasil sampingan organik yang bisa digunakan sebagai bahan kompos.<\/p>\n<p>Daripada dibuang begitu saja mencemari lingkungan, ya lebih baik dimanfaatkan untuk menyuburkan tanaman dan menyehatkan tanah.<\/p>\n<p>Limbah rumah tangga<\/p>\n<p>Limbah rumah tangga adalah limbah yang melimpah. Diperkirakan setiap rumah tangga di perkotaan bisa menghasilkan sampah rata-rata 2\u20143 kg.<\/p>\n<p>Limbah atau sampah rumah tangga biasanya dibagi menjadi dua, yakni organik dan nonorganik. Nah, untuk sampah organic ini bisa diolah kembali menjadi kompos, namun tidak semua bisa.<\/p>\n<p>Sampah organik yang bisa dibuat menjadi kompos adalah bahan yang mudah hancur, semisal sisa makanan matang seperti nasi, daging, tulang, duri-duri ikan, sayur basi, dan produk yang berasal dari susu karena bisa menimbulkan bau dan menjadi bibit penyakit.<\/p>\n<hr \/>\n<p>Itulah informasi mengenai apa saja limbah yang bisa di olah pupuk kompos. Semoga Informasi yang diberikan bermanfaat ya sobat PTD!.<\/p>\n<blockquote><p>Baca Juga :\u00a0<a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/apa-tujuan-utama-perluasan-areal-tanam-baru-patb-padi\/\">Apa Tujuan Utama Perluasan Areal Tanam Baru (PATB) Padi<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: right;\">Sumber : <strong>Kompas.com<\/strong><\/p>\n<p>Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<p>Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Berikut informasi dari Pak Tani Digital mengenai apa saja limbah yang bisa di olah pupuk kompos. Pupuk Kompos Apa Itu Pupuk Kompos Baca Juga :\u00a0Beberapa Manfaat Penggunaan Pupuk Organik Terhadap&hellip; <!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":13997,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ub_ctt_via":""},"categories":[1234],"tags":[289,187,14],"featured_image_src":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/11\/fresh-2386786_640.jpg","author_info":{"display_name":"Pak Tani","author_link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/author\/ptd\/"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13994"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=13994"}],"version-history":[{"count":3,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13994\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14006,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/13994\/revisions\/14006"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/13997"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=13994"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=13994"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=13994"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}