{"id":14069,"date":"2024-04-19T01:37:07","date_gmt":"2024-04-18T18:37:07","guid":{"rendered":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/?p=14069"},"modified":"2024-04-19T09:23:34","modified_gmt":"2024-04-19T02:23:34","slug":"5-jenis-rumput-yang-dapat-dijadikan-pakan-ternak","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/5-jenis-rumput-yang-dapat-dijadikan-pakan-ternak\/","title":{"rendered":"5 Jenis Rumput Yang Dapat Dijadikan Pakan Ternak"},"content":{"rendered":"<p>Berikut informasi dari Pak Tani Digital mengenai jenis rumput yang dapat dijadikan pakan ternak hiijauan yang bernutrisi tinggi<\/p>\n<h2>Pakan Ternak<\/h2>\n<p>Pakan memiliki peran penting dalam memelihara hewan ternak untuk memenuhi kebutuhan nutrisi ternak. Terdapat 5 pakan ternak hijau yang dibedakan menjadi 2 golongan, yaitu pakan hijau jenis rumput-rumputan, serta jenis leguminosa atau kacang-kacangan.<\/p>\n<figure id=\"attachment_14072\" aria-describedby=\"caption-attachment-14072\" style=\"width: 450px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-14072\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/starfarminternationalcom-300x169.jpeg\" alt=\"\" width=\"450\" height=\"253\" srcset=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/starfarminternationalcom-300x169.jpeg 300w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/starfarminternationalcom-768x432.jpeg 768w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/starfarminternationalcom.jpeg 1024w\" sizes=\"(max-width: 450px) 100vw, 450px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-14072\" class=\"wp-caption-text\">starfarminternational.com<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/potensi-ekspor-rumput-laut-ditengah-pandemi\/\">Potensi Ekspor Rumput Laut Ditengah Pandemi<\/a><\/p><\/blockquote>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Rumput Australia<\/span><\/h4>\n<p>Rumput Australia yang memiliki nama bahasa latin paspalum dilatatum ini merupakan jenis pakan rumput yang berasal dari Amerika serikat.<\/p>\n<p>Rumput Australia bisa tumbuh di lahan yang berstruktur sedang sampai berat. Namun penanaman yang baik dilakukan di tanah berat subur dan basah.<\/p>\n<p>Morfologi dari rumput australia yaitu berumur panjang, tinggi mencapai 60 sampai 150 cm, warna daun hijau tua dengan akar yang luas serta dalam.<\/p>\n<p>Rumput ini dapat bertahan dalam kekeringan serta genangan air. Kandungan yang ada pada tanaman ini ialah protein kasar sebanyak 4-23% serta kecernaan sebanyak 57-63%<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Rumput Kolonjono<\/span><\/h4>\n<p>Pakan rumput kolonjono yang memiliki nama latin Brachiaria mutica ini berasal dari Amerika Selatan serta Afrika. Rumput ini dapat tumbuh di ketinggian kurang dari 1200 m dan curah hujan sekitar 1000 mm.<\/p>\n<p>Rumput kolonjono memiliki ciri berbentuk hamparan lebat hingga 30-45 cm, tumbuh tegak, rhizoma pendek, berumur panjang, daun berbentuk linear dengan warna hijau gelap, serta memiliki bunga warna ungu.<\/p>\n<p>Rumput ini memiliki kandungan protein kasar 7% dengan serat kasar 35%.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Rumput Benggala<\/span><\/h4>\n<p>Jenis rumput benggala atau Panicum maximum merupakan rumput yang berasal dari Zimbabwe, Afrika. Rumput ini mempunyai banyak daun dan mampu tumbuh di ketinggian 0-1200 mdpl.<\/p>\n<p>Morfologi rumput benggala yaitu berakar kuat, batang berongga, daun lebar dengan warna hijau tua, memiliki bunga dengan warna hijau keunguan. Pakan ternak hijauan ini memiliki kandungan nutrien seperti protein kasar 8% serta serat kasar 27%.<\/p>\n<figure id=\"attachment_14070\" aria-describedby=\"caption-attachment-14070\" style=\"width: 450px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-14070\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/kaskuscom-300x225.jpeg\" alt=\"\" width=\"450\" height=\"338\" srcset=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/kaskuscom-300x225.jpeg 300w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/kaskuscom-768x576.jpeg 768w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/kaskuscom-360x270.jpeg 360w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/kaskuscom.jpeg 800w\" sizes=\"(max-width: 450px) 100vw, 450px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-14070\" class=\"wp-caption-text\">kaskuscom<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/langkah-budidaya-rumput-jepang\/\">Budidaya Rumput Jepang Mudah Dilakukan dengan 5 Langkah Ini<\/a><\/p><\/blockquote>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Rumput Setaria<\/span><\/h4>\n<p>Setaria sphacelata \u00a0atau rumput setaria merupakan jenis rumput dari wilayah tropika serta subtropika Afrika.<\/p>\n<p>Rumput ini memiliki ciri morfologi tumbuh tegak, berumpun lebat, batang tidak mempunyai bulu dengan 5-6 buku dan bewarna kemerahan, daun lunak atau lembut berwarna hijau muda sampai tua.<\/p>\n<p>Rumput setaria bisa tumbuh di lahan yang tingginya 1000-3000 mdpl dan curah hujan sekitar 750-1000 MM. Kandungan pada pakan ternak hijau rerumputan ini yaitu protein kasar 8% dan serat kasar 32%.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Rumput Gajah<\/span><\/h4>\n<p>Tanaman pennisetum purpureum atau rumput gajah adalah jenis pakan ternak yang bisa tumbuh di lahan marginal dengan ketinggian 0-3000 mdpl. Rumput ini dijadikan pakan ternak karena mempunyai produktivitas tinggi.<\/p>\n<p>Ciri dari rumput gajah yaitu tumbuh tegak sampai 4 meter, rumpun lebat, batang keras dan tebal daun panjang, memiliki bunga seperti es lilin.<\/p>\n<p>Kandungan pada rumput gajah yaitu protein kasar 10% serta serat kasar 31%. Namun, kandungan protein rumput gajah masih rendah, sehingga peternak membutuhkan konsentrat untuk mencukupi kebutuhan ternak.<\/p>\n<hr \/>\n<p>Itulah iformasi mengenai jenis rumput yang dapat dijadikan pakan ternak. Semoga informasi yang diberikan dapat bermanfaat ya sobat PTD!<\/p>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/3-tips-sukses-budidaya-rumput-azolla\/\">3 Tips Sukses Budidaya Rumput Azolla<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: right;\">Sumber:\u00a0<strong>sinauternak.com<\/strong><\/p>\n<p>Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<p>Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Berikut informasi dari Pak Tani Digital mengenai jenis rumput yang dapat dijadikan pakan ternak hiijauan yang bernutrisi tinggi Pakan Ternak Pakan memiliki peran penting dalam memelihara hewan ternak untuk memenuhi&hellip; <!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":14071,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ub_ctt_via":""},"categories":[4,2346],"tags":[2746,2745,1331],"featured_image_src":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/pexels-fox-212324.jpg","author_info":{"display_name":"Pak Tani","author_link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/author\/ptd\/"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14069"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14069"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14069\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14073,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14069\/revisions\/14073"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/14071"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14069"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14069"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14069"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}