{"id":14102,"date":"2024-03-26T01:40:33","date_gmt":"2024-03-25T18:40:33","guid":{"rendered":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/?p=14102"},"modified":"2024-03-26T11:55:39","modified_gmt":"2024-03-26T04:55:39","slug":"pemberian-pupuk-yang-baik-bagi-tanaman-kelengkeng","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/pemberian-pupuk-yang-baik-bagi-tanaman-kelengkeng\/","title":{"rendered":"Pemberian Pupuk yang Baik Bagi Tanaman Kelengkeng"},"content":{"rendered":"<p>Berikut informasi dari Pak Tani Digital mengenai pemberian pupuk untuk tanaman kelengkeng.<\/p>\n<h2>Tanaman Kelengkeng<\/h2>\n<p>Untuk menanam atau membudidayakan lengkeng (kelengkeng) diperlukan pemeliharaan serta perawatan yang baik. Dengan begitu, maka tanaman lengkeng akan menghasilkan buah yang baik dan sehat.<\/p>\n<p>Ada beberapa hal yang perlu \u00a0perhatikan untuk merawat lengkeng, salah satunya adalah penggunaan pupuk lengkeng.<\/p>\n<p>Perlu \u00a0ingat sebelum menanam kelengkeng, \u00a0perlu mengetahui varietas yang ditanam. Hal tersebut guna mempermudah dalam pemeliharaan atau perawatan tanaman lengkeng. \u00a0bisa memilih varietas unggul untuk ditanam.<\/p>\n<p>Pemberian pupuk lengkeng sangat penting untuk memenuhi kebutuhan nutrisi pada tanaman. Namun, tanaman kelengkeng harus diberikan pupuk lengkeng yang cocok dan sesuai.<\/p>\n<figure id=\"attachment_14105\" aria-describedby=\"caption-attachment-14105\" style=\"width: 450px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-14105\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/longan-2088588_1280-300x200.jpg\" alt=\"\" width=\"450\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/longan-2088588_1280-300x200.jpg 300w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/longan-2088588_1280-1024x682.jpg 1024w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/longan-2088588_1280-768x512.jpg 768w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/longan-2088588_1280.jpg 1280w\" sizes=\"(max-width: 450px) 100vw, 450px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-14105\" class=\"wp-caption-text\">pixabay.com<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote><p>Baca Juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/jenis-buah-kelengkeng-super-yang-berpotensi-melimpah\/\">Jenis Buah Kelengkeng Super yang Berpotensi Melimpah Buahnya<\/a><\/p><\/blockquote>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Pupuk Untuk Tanaman Lengkeng<\/span><\/h4>\n<p>Berikut ini merupakan pupuk yang cocok untuk tanaman lengkeng,<\/p>\n<ol>\n<li>Perlu memperhatikan umur tanaman. Jika tanaman kelengkeng masih berusia 6 bulan kebawah, \u00a0dapat menggunakan jenis pupuk organik. Pupuk organik yang dipakai untuk tanaman ialah pupuk kng, pupuk kompos, pupuk kelelawar, serta pupuk organik yang lain.<\/li>\n<li>Jika tanaman kelengkeng berusia diatas 6 bulan, bisa menggunakan pupuk booster. Pupuk lengkeng ini memiliki kandungan senyawa potassium klorat. Selain itu, kandungan lainnya dalam pupuk ini ialah KNO3, asam amino, unsur mikro, unsur makro, yang membuat pohon lengkeng cepat berbuah.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Adapun untuk memberikan pupuk lengkeng yang berusia minimal 6 bulan, harus memiliki kriteria seperti tanaman sehat, bagian pucuk daun tanaman tidak terlalu tua dengan warna hijau muda serta tidak ternaungi.<\/p>\n<p>Adapun langkah-langkah untuk memberikan pupuk lengkeng diantaranya adalah:<\/p>\n<ol>\n<li>Potong batang pohon dengan hati-hati, setelah itu kupas pada batang yang memiliki warna kecoklatan. Pengupasan ini dilakukan dengan tipis. Siapkan bambu untuk mengkerok bagian batang pokok serta bagian batang primer.<\/li>\n<li>Siapkan pupuk lengkeng booster, dan campur menggunakan air bersih sekitar 4-5 liter setelah itu aduk hingga merata.<\/li>\n<li>Siapkan kain lap yang bersih dan higienis. Lalu masukkan kain lap yang bersih tadi, ke dalam campuran pupuk dengan air bersih yang \u00a0buat sebelumnya.<\/li>\n<li>Setelah selesai mengerjakan pencampuran pupuk tersebut, pasti akan tersisa beberapa larutan. Larutan tersebut bisa \u00a0siramkan ke bagian area pangkal batang. Waktu yang baik untuk memberikan larutan ini yaitu pagi hari.<\/li>\n<\/ol>\n<p>Pemberian pupuk ini ditunjukkan agar tanaman terangsang untuk cepat mengeluarkan bunga. Jika tanaman sudah berbunga, maka pohon lengkeng akan cepat berbuah.<\/p>\n<p>Selain itu, pemberian pupuk juga harus dilakukan dengan dosis yang sesuai. Biasanya untuk takaran 1 dosis penggunaan larutan bisa mencakup 12 cm lingkar batang. Biarkan tanaman lengkeng tersebut menyerap larutan pupuk yang sudah diberi selama 4 jam.<\/p>\n<p>Adapun untuk tanaman kelengkeng dengan jenis varietas diamond river menggunakan pupuk NPK 16 atau 2 botol kandungan KN03 yang berbentuk cair.<\/p>\n<p>Meskipun tanaman diberikan pupuk, namun tanaman tetap membutuhkan waktu serta proses untuk menghasilkan bunga serta buah.<\/p>\n<p>Adapun pemberian pupuk ini hanya untuk mempercepat proses serta waktu tersebut, dibandingkan dengan tanaman yang tidak diberi pupuk.<\/p>\n<figure id=\"attachment_14104\" aria-describedby=\"caption-attachment-14104\" style=\"width: 450px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-14104\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/longan-5808020_640-300x200.jpg\" alt=\"\" width=\"450\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/longan-5808020_640-300x200.jpg 300w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/longan-5808020_640.jpg 640w\" sizes=\"(max-width: 450px) 100vw, 450px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-14104\" class=\"wp-caption-text\">pixabay.com<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/cara-mengolah-sarang-burung-walet-yang-aman\/\">Cara Mengolah Sarang Burung Walet Yang Aman<\/a><\/p><\/blockquote>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Penyebab Kegagalan Pemupukan<\/span><\/h4>\n<p>Biasanya, tanaman lengkeng membutuhkan waktu untuk berbunga sekitar 22 hari hingga 2 bulan. Sehingga, ketika sudah melebihi waktu yang sudah ditentukan, kemungkinan besar pohon \u00a0belum mencukupi umur atau tidak sedang musim buah.<\/p>\n<p>Ada beberapa hal yang menyebabkan kegagalan dalam pemupukan serta pertumbuhan tanaman, diantaranya yaitu varietas tanaman yang tidak sesuai, tanah yang tidak subur, tidak memenuhi syarat tumbuh, tanaman tidak terkena matahari, serta penyebab lainnya.<\/p>\n<p>Selain itu, pemilihan bibit yang dilakukan di awal juga sangat penting untuk diperhatikan. Karena bibit yang bagus akan mengurangi resiko kegagalan tanaman.<\/p>\n<hr \/>\n<p>Itulah informasi mengenai pemberian pupuk yang baik bagi tanaman kelengkeng. Semoga informasi yang diberikan bermanfaat ya sobat PTD!<\/p>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/budidaya-pohon-matoa-hanya-dengan-5-langkah-saja\/\">Budidaya Pohon Matoa Hanya dengan 5 Langkah Saja<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: right;\">Sumber: <strong>Agrotani.com<\/strong><\/p>\n<p>Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<p>Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Berikut informasi dari Pak Tani Digital mengenai pemberian pupuk untuk tanaman kelengkeng. Tanaman Kelengkeng Untuk menanam atau membudidayakan lengkeng (kelengkeng) diperlukan pemeliharaan serta perawatan yang baik. Dengan begitu, maka tanaman&hellip; <!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":14103,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ub_ctt_via":""},"categories":[4],"tags":[2756,1052,2757],"featured_image_src":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2020\/12\/dimocarpus-longan-3354180_1280.jpg","author_info":{"display_name":"Pak Tani","author_link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/author\/ptd\/"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14102"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14102"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14102\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14106,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14102\/revisions\/14106"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/14103"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14102"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14102"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14102"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}