{"id":14129,"date":"2023-11-14T01:44:34","date_gmt":"2023-11-13T18:44:34","guid":{"rendered":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/?p=14129"},"modified":"2023-11-14T08:53:46","modified_gmt":"2023-11-14T01:53:46","slug":"langkah-yang-benar-untuk-budidaya-pakcoy-hidroponik","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/langkah-yang-benar-untuk-budidaya-pakcoy-hidroponik\/","title":{"rendered":"Langkah yang Benar Untuk Budidaya Pakcoy Hidroponik"},"content":{"rendered":"<p>Berikut informasi dari Pak Tani DIgital mengenai budidaya pakcoy menggunakan cara hidroponik<\/p>\n<h2>Pakcoy Hidroponik<\/h2>\n<figure id=\"attachment_14132\" aria-describedby=\"caption-attachment-14132\" style=\"width: 450px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-14132\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/beby-pakcoy-5195246_1280-300x225.jpg\" alt=\"\" width=\"450\" height=\"338\" srcset=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/beby-pakcoy-5195246_1280-300x225.jpg 300w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/beby-pakcoy-5195246_1280-1024x768.jpg 1024w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/beby-pakcoy-5195246_1280-768x576.jpg 768w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/beby-pakcoy-5195246_1280-360x270.jpg 360w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/beby-pakcoy-5195246_1280.jpg 1280w\" sizes=\"(max-width: 450px) 100vw, 450px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-14132\" class=\"wp-caption-text\">pixabay.com<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/bagaimana-prospek-dan-pengembangan-hidroponik\/\">Bagaimana Prospek Dan Pengembangan Hidroponik<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p>Sektor pertanian dimana saat ini telah banyak teknologi yang diterapkan misalkan budidaya tanpa menggunakan tanah seperti hidroponik.<\/p>\n<p>Teknik ini menggunakan air sebagi pengganti tanah dan tentunya saat mempermudah masyarakan yang ingin berbudidaya namun tidak memiliki lahan yang luas.<\/p>\n<p>Pokcoy merupakan salah satu tanaman yang populer dibudidayakan secara hidroponik karena ukuran dan bentuknya memungkinkan untuk dibudidayakan secara hidroponik.<\/p>\n<p>Teknik NFT merupakan teknik yang paling banyak digunakan dimana teknik ini berbentuk semacam selokan yang terbuat dari logam tipis anti karat atau alternatifnya dapat berupa botol bekas air minum.<\/p>\n<p>Namun secara umum digunakan paralon yang ukurannya disesuaikan dengan ukuran tanaman. Paralon kemudian dialiri air dan nutrisi yang dibutuhkan tanaman untuk pertumbuhannya.<\/p>\n<p>Para pelaku hidroponik secara umum menggunakan pupuk AB mix komposisi standar, lalu air yang sudah bernutrisi dialirkan ke tempat bakal penanaman sayuran dengan dosis 5 liter nutrisi untuk 1000 liter air.<\/p>\n<p>Dalam budidaya tanaman hijau secara hidroponik, harus diperhatikan agar pertumbuhan tanaman tidak terlalu besar karena akan mengganggu sirkulasi udara dalam media tanam sehingga dalam waktu satu bulan sudah dapat dipanen.<\/p>\n<h4><span style=\"color: #008000;\">Langkah Menanam Pakcoy Hidroponik<\/span><\/h4>\n<ol>\n<li>Siapkan bibit pakcoy yang dapat dibeli di toko pertanian.<\/li>\n<li>Siapkan spon atau rockwool sebagai media tanam persemaian.<\/li>\n<li>Pastikan <em>\u2018rockwool\u2019<\/em> lembab agar benih cepat bersemai.<\/li>\n<li>Masukkan masing-masing satu biji dalam setiap <em>\u2018rockwool\u2019<\/em> (jangan terlalu dalam). <em>\u2018Rockwool\u2019<\/em> berukuran satu kotak dadu untuk ditanami satu biji pakcoy.<\/li>\n<li>Gunakan tusuk gigi yang dibasahai dulu ujungnya untuk meletakkan benih ke dalam <em>\u2018rockwool\u2019<\/em> jika benihnya terlalu kecil dan susah untuk dipindahkan menggunakan tangan.<\/li>\n<li>Pastikan bahwa mata tunas biji terletak di bawah.<\/li>\n<li>Biji yang sudah dimasukkan ke dalam <em>\u2018rockwool\u2019<\/em> kemudian ditutup lastik hitam atau kain hitam dan ditempatkan di tempat yang tidak terkena sinar matahari langsung selama 48 jam.<\/li>\n<li>Umumnya, pada hari kedua benih mulai tumbuh, jika sudah tumbuh, letakkan benih di tempat yang terkena sinar matahari (selama dua minggu) namun jaga agar <em>\u2018rockwool\u2019<\/em> tetap lembab.<\/li>\n<li>Saat berusia 2 minggu dan bibit sudah memiliki 4 helai daun, maka bibit siap dipindahkan ke media paralon.<\/li>\n<li>Setelah berusia 30 HST, sayuran pakcoy yang dibudidayakan secara hidroponik sudah dapat dipanen secara pemetikan, pemetikan selanjutnya dapat dilakukan setelah tiga hari.<\/li>\n<li>Tanaman di paralon sudah dipanen dapat diganti tanaman yang baru untuk keberlangsungan budidaya.<\/li>\n<\/ol>\n<figure id=\"attachment_14130\" aria-describedby=\"caption-attachment-14130\" style=\"width: 450px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"wp-image-14130\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/pertaniankucom-300x150.jpg\" alt=\"\" width=\"450\" height=\"225\" srcset=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/pertaniankucom-300x150.jpg 300w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/pertaniankucom-768x384.jpg 768w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/pertaniankucom.jpg 800w\" sizes=\"(max-width: 450px) 100vw, 450px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-14130\" class=\"wp-caption-text\">pertanianku.com<\/figcaption><\/figure>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/hidroponik-mampu-membantu-menjaga-ketahanan-pangan-keluarga\/\">Hidroponik Mampu Menjaga Ketahanan Pangan Keluarga<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p>Selain hemat tempat, berikut beberapa keunggulan hidroponik lainnya :<\/p>\n<ol>\n<li>Budidaya secara hidroponik juga ramah lingkungan dan tidak memerlukan penyiraman sehingga tidak membutuhkan air sebanyak budidaya konvensional.<\/li>\n<li>Kemungkinan terserang hama rendah dan terpapar zat kimia rendah.<\/li>\n<li>Sayuran lebih higienis dan berkualitas dan membuat lingkungan lebih hijau.<\/li>\n<\/ol>\n<hr \/>\n<p>Itulah informasi mengenai pakcoy hidroponik yang dapat ditanam dengan mudah. Semoga informasi yang diberikan bermanfaat ya sobat PTD!<\/p>\n<blockquote><p>Baca juga: <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/kelebihan-dan-kekurangan-hidroponik-cocopeat\/\">Mengenal Media Tanam Hidroponik Cocopeat<\/a><\/p><\/blockquote>\n<p style=\"text-align: right;\">Sumber: <strong>Pertanianku.com<\/strong><\/p>\n<p>Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<p>Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di\u00a0<strong><\/strong>.<\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Berikut informasi dari Pak Tani DIgital mengenai budidaya pakcoy menggunakan cara hidroponik Pakcoy Hidroponik Baca juga: Bagaimana Prospek Dan Pengembangan Hidroponik Sektor pertanian dimana saat ini telah banyak teknologi yang&hellip; <!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":14131,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ub_ctt_via":""},"categories":[4,1],"tags":[50,2767,2766],"featured_image_src":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2021\/01\/pexels-pragyan-bezbaruah-4199758.jpg","author_info":{"display_name":"Pak Tani","author_link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/author\/ptd\/"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14129"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14129"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14129\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14133,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14129\/revisions\/14133"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/14131"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14129"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14129"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14129"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}