{"id":14758,"date":"2022-06-23T12:04:33","date_gmt":"2022-06-23T05:04:33","guid":{"rendered":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/?p=14758"},"modified":"2022-06-28T08:47:39","modified_gmt":"2022-06-28T01:47:39","slug":"kenali-pmk-pada-sapi-dan-cara-mengatasinya","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/kenali-pmk-pada-sapi-dan-cara-mengatasinya\/","title":{"rendered":"Kenali PMK pada Sapi dan Cara Mengatasinya"},"content":{"rendered":"<figure id=\"attachment_14759\" aria-describedby=\"caption-attachment-14759\" style=\"width: 300px\" class=\"wp-caption aligncenter\"><img loading=\"lazy\" class=\"size-medium wp-image-14759\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/pmk1-300x181.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"181\" srcset=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/pmk1-300x181.jpg 300w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/pmk1.jpg 612w\" sizes=\"(max-width: 300px) 100vw, 300px\" \/><figcaption id=\"caption-attachment-14759\" class=\"wp-caption-text\">Gambar 1 PMK pada sapi<\/figcaption><\/figure>\n<p>Wabah PMK atau Penyakit mulut dan kuku belakangan ini menyebar di beberapa wilayah Indonesia. Penyakit ini menyerang hewan \u2013 hewan ternak terutama sapi. Beberapa daerah di pulau Jawa juga melaporkan kasus penyebaran PMK yang dialami pada hewan \u2013 hewan ternak masyarakatnya.<\/p>\n<p>Yang mana diantaranya, Wabah PMK telah menyebar di 6 Kecamatan di Kabupaten Sampang, Madura, sebanyak 45 ekor hewan ternak di Kota Depok dan 328 hewan ternak positif terinfeksi PMK. Menurut World Organization for Animal Health, PMK ditandai dengan demam dan luka seperti melepuh pada lidah dan bibir, puting susu, maupun kuku hewan ternak.<\/p>\n<p>&nbsp;<\/p>\n<p>Dilansir dari laman resmi Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan Provinsi Jawa Barat, penyakit mulut dan kuku (PMK) merupakan jenis penyakit yang menyerang hewan berkuku belah atau genap seperti sapi, kerbau, domba, kambing, dan unta. PMK juga dapat menyerang hewan liar seperti gajah, antelope, bison, menjangan dan jerapah.<\/p>\n<p style=\"padding-left: 40px;\">Baca Juga : <a href=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/penyakit-tungro-padi-cara-mengatasinya\/#.YrPy2nZBw2w\">Mengenal Penyakit Tungro pada Padi dan Cara Mengatasinya<\/a><\/p>\n<p>Dan juga melalui agriculture.vic.gov.au, yang menyakan bahwa PMK umumnya tidak mematikan bagi hewan dewasa, tetapi dapat membunuh hewan muda dan menyebabkan kerugian yang cukup besar.<\/p>\n<p>Berikut gejala PMK yang ditimbulkan pada sapi:<\/p>\n<ol>\n<li>Mengalami anoreksia (tidak nafsu makan)<\/li>\n<li>Keluar air liur yang berlebih<\/li>\n<li>Mengalami demam hingga 41 derajat celcius<\/li>\n<li>Penurunan produksi susu yang drastis<\/li>\n<li>Hewan lebih sering berbaring<\/li>\n<li>Luka pada kuku, hingga lepas<\/li>\n<li>Saliva menggantung, air liur berbusa<\/li>\n<li>Pembengkakan kelenjar submandibular<\/li>\n<li>Mengalami myocarditis dan abortus kematian pada hewan muda<\/li>\n<li>Kehilangan berat badan permanen, dan kehilangan kontrol panas<\/li>\n<\/ol>\n<p>Berikut merupakan gejala yang timbul pada domba dan kambing:<\/p>\n<ol>\n<li>Lesi kurang terlihat, atau lesi pada kaki juga bisa terlihat<\/li>\n<li>Lesi pada sekitar gigi domba<\/li>\n<li>Kematian hewan muda<\/li>\n<li>Keluar air liur secara berlebih<\/li>\n<\/ol>\n<p>Berikut merupakan penyebab penularan PMK yang bisa anda ketahui:<\/p>\n<ol>\n<li>Kontak langsung dengan hewan yang tertular melalui leleran hidung, droplet, maupun serpihan kulit.<\/li>\n<li>Kontak tidak langsung melalui vektor hidup yang terbawa oleh manusia.<\/li>\n<li>Sisa makanan atau sampah yang terkontaminasi produk hewan seperti daging dan tulang dari hewan tertular<\/li>\n<li>Kontak tidak langsung melalui vektor yang tidak hidup seperti terbawa mobil angkutan, peralatan, alas kendang, dan lain \u2013 lain<\/li>\n<li>Tersebar melalui udara, angin, dan daerah beriklim tropis.<\/li>\n<\/ol>\n<p><img loading=\"lazy\" class=\"size-medium wp-image-14760 aligncenter\" src=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/pexels-sharath-g-5867858-225x300.jpg\" alt=\"\" width=\"225\" height=\"300\" srcset=\"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/pexels-sharath-g-5867858-225x300.jpg 225w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/pexels-sharath-g-5867858-768x1024.jpg 768w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/pexels-sharath-g-5867858-1152x1536.jpg 1152w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/pexels-sharath-g-5867858-1536x2048.jpg 1536w, https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/pexels-sharath-g-5867858-scaled.jpg 1920w\" sizes=\"(max-width: 225px) 100vw, 225px\" \/><\/p>\n<p>Disamping penyebab penularan yang terjadi , peternak juga dapat melakukan pencegahan maupun penanganan PMK dengan menggunakan cara sebagai berikut :<\/p>\n<ol>\n<li>Pengobatan pada hewan yang terinfeksi<\/li>\n<\/ol>\n<ul>\n<li>Memotong jaringan tubuh yang terinfeksi<\/li>\n<li>Mengaplikasikan larutan cuprisulfat pada kaki yang terinfeksi<\/li>\n<li>Melakukan injeksi intravena preparate sulfadinamine<\/li>\n<li>Hewan yang terinfeksi harus dikarantina atau dipisah dengan hewan lain selama pengobatan<\/li>\n<\/ul>\n<ol start=\"2\">\n<li>Pencegahan untuk hewan sehat<\/li>\n<\/ol>\n<ul>\n<li>Menjauhkan hewan yang terinfeksi dengan hewan yang sehat<\/li>\n<li>Memberikan pakan yang cukup untuk meningkatkan sistem kekabalan tubuh hewan<\/li>\n<li>Olesi larutan cuprisulfat setiap minggu<\/li>\n<\/ul>\n<p>Mengingat besarnya dampak secara ekonomi dan kemungkinan yang dapat terjadi, kita perlu meningkatkan kewaspadaan. Kita juga membutuhkan kerja sama yang baik antara pemerintah pusat daerah, antarkementrian, organisasi profesi dan seluruh lapisan masyarakat untuk bersungguh \u2013 sungguh mengendalikan dan menghadapi wabah PMK ini.<\/p>\n<p><strong>Jangan lupa SHARE artikel ini kepada teman-teman kamu ya!<\/strong><\/p>\n<p>Ingin menjual hasil panen kamu langsung ke pembeli akhir? Silahkan download aplikasi Marketplace Pertanian Pak Tani Digital di <\/p>\n<p>Butuh artikel pertanian atau berita pertanian terbaru? Langsung saja klik di <\/p>\n<p>Sumber :<\/p>\n<ul>\n<li>http:\/\/dkpp.jabarprov.go.id\/<\/li>\n<li>https:\/\/www.undip.ac.id\/post\/24488\/penyakit-mulut-dan-kuku-pada-hewan-ternak-dalam-pandangan-pakar-fpp-undip.html<\/li>\n<\/ul>\n<p><em>Sumber gambar utama<\/em>: unsplash.com<\/p>\n<!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on the_content --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on the_content -->","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Wabah PMK atau Penyakit mulut dan kuku belakangan ini menyebar di beberapa wilayah Indonesia. Penyakit ini menyerang hewan \u2013 hewan ternak terutama sapi. Beberapa daerah di pulau Jawa juga melaporkan&hellip; <!-- AddThis Advanced Settings generic via filter on get_the_excerpt --><!-- AddThis Share Buttons generic via filter on get_the_excerpt --><\/p>\n","protected":false},"author":1,"featured_media":14759,"comment_status":"open","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"ub_ctt_via":""},"categories":[846,842],"tags":[],"featured_image_src":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-content\/uploads\/2022\/06\/pmk1.jpg","author_info":{"display_name":"Pak Tani","author_link":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/author\/ptd\/"},"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14758"}],"collection":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/users\/1"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=14758"}],"version-history":[{"count":1,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14758\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":14761,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/14758\/revisions\/14761"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media\/14759"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=14758"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=14758"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/paktanidigital.com\/artikel\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=14758"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}